123

123

Share

Resmi pamit, seluruh gerai Giant tutup permanen mulai hari ini 05/08/2021

Resmi pamit, seluruh gerai Giant tutup permanen mulai hari ini

Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8).
Hal tersebut selaras dengan keputusan PT Hero Supermarket Tbk selaku pengelola, yang memutuskan untuk menutup seluruh gerai Giant di Indonesia per akhir Juli 2021. Keputusan itu telah diumumkan oleh Presiden Direktur Hero Supermarket, Patrik Lindvall, pada akhir Mei 2021.
Dalam pengumumannya pada saat itu disebutkan, penutupan Giant merupakan bagian dari langkah Hero yang akan lebih fokus pada pengembangan gerai merek lainnya, yaitu IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket. “Gerai Giant lainnya akan dengan berat hati ditutup pada akhir Juli 2021,” kata Patrik, dalam siaran pers Selasa (25/5) silam.

Penutupan Giant juga merupakan bentuk adaptasi Hero Group terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah. Pengalihan fokus bisnis pun dilakukan untuk merespons turunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia.

“Keputusan besar seperti ini tidaklah mudah, tetapi kami percaya keputusan ini perlu diambil untuk kepentingan jangka panjang PT Hero Supermarket Tbk,” ujar Patrik.

Sebagai informasi, Hero akan mengubah setidaknya lima gerai Giant menjadi IKEA untuk memperluas pelayanan pelanggan. Hero Group juga tengah mempertimbangkan perubahan sejumlah gerai Giant menjadi gerai Hero Supermarket.

Kisah Giant dimulai pada tahun 1944 ketika toko pertama keluarga Teng Meng Chun ini dibuka di Sentul Pasar, Malaysia, dan diperluas dengan pembukaan Pusat Minimarket Teng di Bangsar pada tahun 1974. Selanjutnya Giant dikembangkan tak hanya di Malaysia, tetapi juga Singapura dan Indonesia.

Sumber :

Resmi pamit, seluruh gerai Giant tutup permanen mulai hari ini Giant resmi tutup di Indonesia mulai hari ini.

MuslimAfiyah | Sehat Jiwa dan Raga Bersama Islam 30/07/2021

Makna Silaturahmi/Silaturahim Yang Benar

“Saya mau ke rumah teman dulu, silaturahmi, supaya panjang umur dan mudah rezeki”

Sebenarnya tidak ada masalah dan tidak perlu meributkan mana yang benar antara kata “silaturahmi” atau “silaturahim” karena ini hanyalan masalah urf/adat berbahasa indonesia. Karenanya berlaku kaidah

لا مشاحة فى الاصطلاح

“Tidak ada perdebatan dalam istilah (jika hakihatnya sama)”

jika dirunut dari sumber asal serapannya yaitu bahasa Arab, mak yang lebih tepat adalah “SILATURAHIM”

karena terdiri dari dua kata yaitu “shilah” (menyambung) dan “Rahim” (rahim wanita/kekeluargaan)

bisa kita lihat dalam hadits berikut, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

الرَّحِمُ مُعَلَّقَةٌ بِالْعَرْشِ تَقُولُ مَنْ وَصَلَنِي وَصَلَهُ اللَّهُ وَمَنْ قَطَعَنِي قَطَعَهُ اللَّهُ

“Ar-rahim itu tergantung di Arsy. Ia berkata: “Barang siapa yang menyambungku, maka Allah akan menyambungnya. Dan barang siapa yang memutusku, maka Allah akan memutus hubungan dengannya”.[1]

Silaturahmi yang dimaksud hadits adalah keluarga bukan sekedar teman

Disebutkan dalam hadits banyak keutamaan silaturahmi. Misalnya diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ؛ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ”.

“Barang siapa menginginkan untuk diluaskan rizkinya serta diundur ajalnya; hendaklah ia bersilaturrahim”.[2]

Maka meninjau dari makna bahasanya, silaturahmi di sini hanya kepada keluarga saja. Keluarga bisa meliputi keluarga inti dan keluarga yang tercakup dan terlibat dalam hal warisan. Adapun ke rumah teman maka bahasa syariatnya adalah “ziyarah”. Hanya saja ini tidak lazim dalam bahasa Indonesia tidak biasa digunakan dan lebih identik dengan kata “ziarah kubur”

Jadi komentar,

“Saya mau ke rumah teman dulu, silaturahmi, supaya panjang umur dan mudah rezeki”

Kurang tepat secara syariat karena yang dimaksud keutamaan dalam hadits adalah silaturahim ke keluarga bukan ke teman

Karenanya hubungan keluarga harus dijaga dan dimotivasi oleh Islam, bahkan ada ancaman khusus bagi orang yang memutusnya.

Rasulullah shallallahu’alaihiwasallambersabda,

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ

“Tidak akan masuk surga pemutus (silaturrahim)”.[3]

Demikian semoga bermanfaat

Penyusun: Raehanul Bahraen

Artikel www.muslimafiyah.com

[1] Muttafaqun ‘alaihi

[2] HR. Bukhari dan Muslim

[3] HR. Bukhari dan Muslim

MuslimAfiyah | Sehat Jiwa dan Raga Bersama Islam MuslimAfiyah.Com membahas mengenai agama Islam dan kesehatan dari sisi syariat Islam dan medis. Situs Pribadi dan dikelola oleh dokter Raehanul Bahraen. Membahas juga seputar kesehatan Muslim seperti masalah imunisasi, vaksin, dan thibbun nabawi.

23/04/2021

Yuk menanam .....

Want your business to be the top-listed Finance Company in Tangerang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Tangerang

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00