Solusi Umrohajigratis

Solusi Umrohajigratis

Share

10/10/2017

Sharing dari kang Dewa eka Prayoga...

KUNCI SUKSES...

Entah kenapa.., Saya selalu iri dengan mereka yang punya penghasilan Miliyaran per bulan dan dengannya mereka bisa sedekah jor-joran tanpa hitung-hitungan. MasyaAllah... Iri banget!

Dulu pas sharing di Medan, ada salah satu peserta training bapak-bapak yang perawakannya muda banget. Pas Saya ke belakang, dia ngajak ngobrol dan pengen ketemuan nanti malam di hotel tempat Saya menginap.

Malamnya, Saya turun dari kamar hotel ke lobi. Eh ternyata, bapak-bapak ini udah nongkrong dan nungguin. Kaosan, celana jeans.

Lalu dia ngajak Saya keluar,
"Kang, keluar yuk... Jangan disini ngobrolnya".

Saya pikir, kenapa enggak, yasudah... Yuk ah!

Di mobil, Saya ngobrol banyak, tapi masih tahap perkenalan dan basa basi. Biasalah, building rapport dulu, kan gak mungkin langsung ngomongin bisnis langsung blak-blakan.

Gak kerasa, nyampe deh tempat makan...

Nah, di tempat makan inilah obrolan serius muncul.
Ternyata, restoran tempat makan tersebut adalah miliknya. Wow! Luas banget..

Iseng Saya tanya,
"Udah berapa lama pak?"

Jawab:
"Oh, kalau yang ini baru-baru ini kok kang, belum nyampe setahun..."

Wah, Saya penasaran, kok jawabannya ada "yang ini" nya, berarti asumsinya ada bisnis yang lain d**g. Hehe

Langsung Saya kepoin,
"Kalau yang lain pak?"

Jawab:
"Kalau rumah sakit, udah cukup lama. Robotik, lumayan juga. Madrasah, dari awal Saya bisnis. Hotel, juga udah lama sih... Ya gitu deh."

MasyaaAllah... Ini bukan orang sembarangan.

Sambil terkaget2, Saya bilang,
"Pak, banyak amat bisnisnya..."

Sembari bercanda, dia bilang,
"Ah, enggak ah kang, biasa aja. Hobi Saya sebenernya ngajar. Saya lulusan Al-Azhar Kairo..."

Yassalam...
Makin kepo nih Saya.

Langsung Saya bilang,
"Kalau lulusan Al-Azhar, hafidz Quran d**g pak?"

Jawab:
"Ya Alhamdulillah... Bisnis cuma selingan aja.."

Dalam hati Saya bilang, "Wah ini orang assem tenan..."

(Tapi dalam konotasi baik ya.. ^_^)

Akhirnya kami ngobrol panjang lebar sampai tengah malam. Asyik banget lah pokoknya.

Saya banyak belajar dari bapak satu ini. Sederhana, pemikiran dan prestasinya luar biasa!

Salah satu pesan dia ke Saya ketika itu, begini kurang lebih,

"Kang, jangan pernah tinggalkan Al-Quran. Jaga Al-Quran. Sebisa mungkin setiap hari membaca dan mengkajinya..."

Allah ya rabb.. nyess di hati!

Saya gak puas. Minta wejangan lagi,
"Ada lagi gak stadz?"

(Saya tiba2 manggil dia ustadz)

Dia pun menjawab,

"Satu lagi, jangan pernah ragu untuk sedekah banyak. Saran Saya, nanti akang setiap hari Jum'at coba bagi-bagi nasi untuk orang-orang gak mampu di kota akang. Kenapa harus nasi? Saya ngajar tafsir. Kalau Saya jelasin alasannya, ini jelasinnya bisa sampai pagi kang. Pokoknya ikutin aja lah... hehe"

Saya nurut. Sami'na wa atho'na ke Guru, selama ajarannya bener.

Sep**ang ke Bandung, wejangan dia Saya praktekkan hingga beberapa bulan kedepan.

Hasilnya emang ajaib!

Gak bisa diungkapkan dengan kata-kata...

Salutnya Saya, selain bisnisnya banyak dan besar-besar, omsetnya pun miliaran, tapi nggak pernah berhenti berbagi. Harta maupun ilmu.

Nah, Saya iri sama orang macam begini. Kepengen deh kaya dia. Allah..

Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak diperbolehkan iri dan dengki, kecuali pada dua perkara. Pertama, seseorang yang diberi Allah harta kekayaan lalu ia menghabiskan harta kekayaan itu pada jalan yang benar. Kedua, seseorang yang diberi ilmu lalu ia mengamalkanya dan mengajarkannya pada orang lain" (HR. Muslim)

Jadi, iri sama orang macam begitu, gak apa-apa ternyata dalam Islam...

Semoga sharing singkat Saya hari ini, bermanfaat untuk Anda. Aamiin.

19/09/2017

*"KISAH SUMPIT PANJANG"*

Ada sebuah cerita China kuno ttg seorg pria yg akan segera meninggal. Dia ingin sekali tahu spt apa Neraka dan Surga itu.

Lantas dia mengunjungi seorg tua bijak di desanya dan memohon petunjuk spt apa NERAKA dan SURGA.

Orang bijak itu mengajaknya ke sebuah rumah makan unik yg ada di desanya. Dimana di rumah makan itu menyediakan semua masakan lezat dgn gratis dgn syarat hanya boleh makan dimeja khusus dgn peralatan khusus.

Meja khusus itu adalah meja yg berukuran besar, dgn segala makanan enak terhidang diatasnya dan sepasang sumpit dgn ukuran sepanjang hampir 1 meter utk mengambil makanan yg berada ditengah meja makan besar itu.

Pria itu melihat bbrp org yg lapar (rakus krn makanan itu gratis) mencoba mengambil makanan se-banyak2nya, namun mrk kesulitan saat akan menyuapkan ke mulutnya masing2 menggunakan sumpit panjang itu.

Karena emosi, setiap org yg berada dimeja itu mengeluarkan sumpah serapah dan makian shg ramai lah ruang makan itu dgn segala macam hujatan, bahkan tak jarang mrk ada yg berkelahi satu dgn yg lain.

Kata pria, "Aku sdh mengerti spt apa neraka itu, sekarang tunjukan kepadaku spt apa itu surga"

Lalu org bijak itu mengajaknya ke ruang yg lain, dgn kondisi yg sama dgn yg sebelumnya, meja besar dan tentu sumpit sepanjang hampir 1 meter.

Namun, begitu masuk pria itu melihat semua org yg sdg duduk makan terlihat bahagia, tertawa dan bercanda, tdk terdengar sedikitpun makian dan sumpah serapah spt diruang sebelumnya.

Pria itu bertanya : _"Mengapa disini semua org bahagia, padahal mrk mendapatkan kondisi yg sama dgn ruang yg lain? Mereka bisa makan dgn tenang dan kenyang tdk spt ruangan yg sebelumnya"_

Lalu, pria itu melihat mrk yg duduk dimeja besar itu saling menyuapkan makanan dr yg satu kepada yg lain dgn sumpit yg panjang itu. Saling memberi makan satu dgn yg lain, tdk terlihat sedikitpun rebutan makanan yg dihidangkan.

Orang bijak itu lalu menjawab begini : _*"Jika kamu ingin merasakan 'SURGA di bumi', berusahalah membantu mrk yg kekurangan dan mrk yg membutuhkan, krn SURGA sedemikian sederhana, SYARATNYA HANYA YAITU BERBAGI dan MELAYANI. Ya, SURGA itu sangat sederhana, mau berbagi dan melayani satu dgn yg lain.*_

Dan jika _*"kamu ingin juga merasakan 'NERAKA di bumi', sering2lah EGOIS dan tdk mau berbagi, fokuslah kpd kesenangan dan kepentingan sendiri, shg frustasi, amarah dan kebutaan mata hati akan menguasai dirimu..."*_

Want your place of worship to be the top-listed Place Of Worship in Tangerang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address


Jalan Cakra Buana II Pinang
Tangerang
14424