BPR SEHAT

BPR SEHAT

Share

03/07/2022

Danagung Grup Gelar Workshop Eksekusi RBB 2022 Dengan Pendekatan Balance Score Card (BSC)

Perekonomian Indonesia pasca pandemi covid-19 mulai nampak ada pergerakan dan pertumbuhan perekonomian yang signifikan. Sektor riil mulai bangkit, kebutuhan dana segar dalam bentuk kredit maupun pembiayaan di sektor perbankan mulai meningkat, namun potensi resiko kredit macet juga masih membayangi.

Menyadari hal tersebut, maka lembaga keuangan, tidak terkecuali Bank Perkreditan Rakyat (BPR) perlu menyusun strategi agar dapat mencapai target sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) dengan jumlah kredit bermasalah atau Non Performance Loan (NPL) yang tetap terkendali di bawah angka 5 persen.

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh dosen prodi akuntansi Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Suharno, saat tampil sebagai fasilitator workshop Eksekusi RBB 2022 Dengan Pendekatan Balance Score Card (BSC).

Kegiatan workshop diikuti 129 peserta dari Danagung Grup yaitu BPR Klaten Sejahtera, BPR Danagung Abadi, BPR Danagung Ramulti, BPR Danagung Bakti dan BPRS Danagung Syariah, bertempat di Griya Persada Convention Hotel and Resort Kaliurang, Sabtu (2/7-2022).

Lebih lanjut, Suharno yang juga direktur Amalia Consulting, mengingatkan agar fokus peserta tidak hanya sekedar bertumpu pada pencapaian target dari sisi finansial semata, namun juga memperhatikan aspek non finansial.

" Asek finansial dan non finansial dalam konsep BSC harus mendapat porsi seimbang. Kalau hanya fokus pada pencapaian laba, aset, dan pengendalian NPL, maka bisa jadi bumerang untuk keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang, " tandasnya.

" Dimensi kepuasan pelanggan, proses bisnis, pembelajaran dan pertumbuhan yang merupakan dimensi non finansial juga harus menjadi perhatian dalam melakukan eksekusi RBB 2022, " papar Suharno mewanti-wanti.

Kegiatan workshop yang berlangsung fun dan antusias ini juga dihadiri secara langsung, Rachmad Ali, selaku Chairman Danagung Group, yang memberikan motivasi agar selalu berpikir dan bertindak optimis, serta tidak gampang mengeluh menghadapi situasi saat ini.

" Anda semua harus selalu semangat dan optimis dalam bekerja untuk mewujudkan RBB 2022. Jangan jadi pecundang. Jadilah petarung yang hebat dan handal, " ungkapnya membakar semangat peserta workshop.

Sementara itu, ketua panitia workshop, Kotot Tamtama, diakhiri sesi workshop meminta komitmen peserta terkait pelaksanaan workshop, " Kegiatan workshop harus ada tindak lanjut, mohon kepada peserta workshop untuk membuat komiten personal terkait rencana dan tindakan yang akan dilakukan setelah mengikuti worksop secara tertulis, " pungkasnya (*)

03/05/2022

EKSEKUSI RBB BPR 2022

Alhamdulilah RBB 202 catur wulan pertama, baru saja kita lewati penuh s**a dan duka. Tanpa kita sadari dalam pasca pandemi saat ini, di mana situasi ekonomi belum menentu, kita sering tertekan untuk mewujudkan RBB 2022.

Segala upaya telah kita lakukan agar pertumbuhan aset, kredit, penghimpunan dana pihak ketiga bisa terwujud, NPL sehat dan target laba bisa tercapai. Namun kinerja BPR masih labil dan fluktuatif. Problem utama yang kita hadapi sebenarnya klasik yaitu terkait SDM yang belum bisa bekerja mandiri dan bekerja dalam sebuah tim.

Mereka masih tergantung pada perintah atasan, sehingga waktu dan tenaga kita terkuras untuk memberi petunjuk dan arahan yang sifatnya tehnis operasional. Bukankah demikian ? Kita sering merasa lelah tenaga dan pikiran, bahkan terkadang stres !!!

Tentunya kita butuh solusi bukan ? Pertanyaannya adakah strategi, metode atau sistem yang dapat diterapkan agar kita tidak terjebak dan berorientasi hanya target jangka pendek ? Namun bisa tumbuh dan berkembang berkelanjutan. Tidak tergantung fiqur direksi semata. Pimpinan dan anak buah bisa menyatu menjadi team yang hebat dan solid, mampu mewujudkan RBB penuh antusias dan bahagia. Mampu mewujudkan bisnis yang digerakkan oleh sistem yang integral, komprehensif dan terukur, bukan oleh pimpinan yang sentralistik.

Bila ingin mewujudkan hal tersebut, kami dengan senang hati siap membantu.

Kami telah menyusun modul workshop in house training " EKSEKUSI RBB DENGAN PENDEKATAN BALANCE SCORE CARD " yang telah teruji dan terbukti.

Materi ini mengupas eksekusi RBB berdimensi jangka pendek dan jangka panjang berlandaskan dimensi pengukuran kinerja finansial (tingkat kesehatan bank) dan non finansial (kepuasan pelanggan, bisnis proses dan pembelajaran).

Delevery workshop menggunakan pendekatan edutainment yang dikemas fun, antusias, interaktif dan komunikatif dengan bahasa sederhana serta lugas. 30 persen konsep dan 70 persen simulasi secara langsung.

Target workshop:
1. Setiap individu bisa bekerja mandiri dan team untuk mewujudkan RBB
2. Pimpinan mampu menyusun dan mengeksekusi RBB dengan action plan yang spesifik, jelas dan terukur.
3. Tercipta suasana kerja yang nyaman, antusias dan fun dalam mewujudkan RBB.

Mohon maaf jadual kami sangat padat, hubungi kami segera untuk pengaturan jadual lebih lanjut.

Terimakasih, salam pertumbuhan.

Suharno
Amalia Consulting
WA 0897-5387-300

Want your hotel to be the top-listed Hotel in Surakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Jalan Kolonel Sutarto 80 B
Surakarta
57126