Az Zahra Store
Banyak Kematian Mendadak
MENJELANG akhir zaman, manusia akan banyak menyaksikan hal-hal yang aneh dan ajaib. Dan mungkin saja hal-hal aneh ini sangat jarang, atau tidak pernah pernah kita lihat sebelumnya. Salah satu fenomena yang sering disaksikan pada saat ini adalah kematian mendadak. Fenomena ini adalah salah satu tanda kiamat, ia bisa terjadi pada orang-orang dewasa maupun anak-anak, tanpa pandang bulu. Meski sebenarnya sangat mungkin pada zaman dahulu juga sering terjadi fenomena ini, namun fenomena mati mendadak pada abad sekarang, merupakan gambaran paling nyata atas nubuwah Nabi Saw. Rasulullah bersabda:
“Sungguh di antara tanda kiamat adalah…. Maraknya kematian secara mendadak.” (HR. Thabrani dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’ al-Shaghir no. 5899)
Fenomena kematian mendadak ini sudah sering kita saksikan pada masa sekarang. Orang yang sebelumnya sehat bugar, -beraktifitas seperti biasa, atau bahkan berolah raga sepak bola, futsal, badminton dan semisalnya- tiba-tiba ia terjatuh lalu meninggal dunia. Hal ini dibenarkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), yang berdasarkan sebuah penelitian, setiap tahunnya banyak orang meninggal karena stroke dan serangan jantung. Bahkan disebutkan kalau penyakit jantung menempati urutan pertama yang banyak menyebabkan kematian pada saat ini.
Dalam hadits di atas terdapat mukjizat ilmiah yang kita benarkan melalui kajian kedokteran yang harus diakui. Mukjizat ini membuktikan bahwa Nabi Saw adalah utusan Allah yang tidak berbicara berdasar hawa nafsunya, tapi yang beliau sampaikan adalah wahyu dari Allah yang diturunkan kepada beliau.
Rasanya orang yang hidup pada zaman Nabi Saw tak pernah membayangkan akan datangnya zaman yang merebaknya kematian mendadak, kecuali berdasarkan wahyu ilahi yang menyingkap fenomena ini.
Selain daripada penyakit jantung yang menyebabkan kematian mendadak, stress juga menjadi faktor pemicu kematian ini. Terkadang seseorang yang telah mengidap stress akut, ia tak segan lagi untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Faktor lainnya yang menyebabkan kematian mendadak, bahkan kematian mendadak secara masal, adalah sering terjadinya bencana alam ataupun bencana kemanusiaan. Akibat bencana alam misalnya, masih teringat dalam benak kita kejadian Tsunami Aceh tahun 2004, yang merenggut lebih dari 200 ribu orang secara serempak.
Begitupun bencana kemanusiaan, yang tak jarang menyumbang banyak kematian masal secara mendadak. Apalagi saat ini sering terjadi peperangan, pemberontakan, dan pembantaian, yang mungkin telah membunuh jutaan nyawa di seluruh dunia.
Jika Ingin Anakmu Hafidz Mulailah dari Dirimu …
IN my humble opinion, Musa dan anak-anak kecil lainnya yang hafal Al Quran bukanlah anak ajaib. Sebab, setiap anak terlahir punya potensi yang sama. Yang membedakan bagaimana orang tua setiap anak mengisi anak-anaknya.
Maka, ketika membaca kisah-kisah bagaimana anak-anak ini bisa menghafal di usia sangat dini, yang perlu kita cek pertama kali adalah bagaimana hafalan kita.
Hafalan orang-orang dewasa di sekitar anak-anak kita. Orang tua ataupun keluarga terdekat yang ikut andil mengasuh mereka.
Berhubung belum punya anak, saya mencoba menerapkan pada ponakan. Paling tidak, saya coba terapkan dalam seminggu ponakan yang masih kecil menghafal minimal 1 surah pendek.
Menyesuaikan dan menyiasati kondisi si anak.
Misalnya, karena ponakan saya yang super aktif dan tak mau diam, setiap kali akan membantunya menghafal satu surah, saya membawanya keliling naik motor dan dia duduk di depan. Motor laju si ponakan saya tak punya pilihan lain kecuali diam dan mendengar saya membaca sebuah surah berulang-ulang.
Menakjubkan bagi saya. Dari yang diam, karena sama sekali tak menghafal surah yang saya bacakan, tak sampai ulangan ke 10 kali ponakan mulai ikut melafazkan ayat demi ayat. Meski belum terlalu fasih.
Mengulang ke 20 kali dia telah hafal 3 ayat dan masya Allah setengah jam berikutnya sebuah surah yang panjangnya 5 ayat sudah mulai dihafalnya, meski masih sedikit tersendat ia sudah bisa melafazkannya sendiri. Selanjutnya sisa diulang-diulang saja.
Jadi, jika anak kecil bisa hafal secepat itu, bisa saya bayangkan tugas saya sebagai orang dewasa harusnya terus menambah hafalan jauh lebih cepat daripada ponakan saya.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Surakarta
57141
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 21:00 |
| Tuesday | 09:00 - 21:00 |
| Wednesday | 09:00 - 21:00 |
| Thursday | 09:00 - 21:00 |
| Friday | 09:00 - 21:00 |
| Saturday | 09:00 - 21:00 |
| Sunday | 09:00 - 22:00 |