AstroPedia

AstroPedia

Share

Photos from AstroPedia's post 03/02/2021

Deep sky nebula paling indah menurut admin

1. NGC 6828

NGC 6826 adalah nebula planet yang terletak di konstelasi Cygnus. Hal ini biasanya disebut sebagai "planet yang berkedip", meskipun banyak nebula lain dapat menunjukkan "berkedip" seperti itu.

2. Messier 20 (6514)

Messier 20 (NGC 6514) juga dikenal sebagai Nebula Trifid. Dinamakan karena penampilannya yang berbentuk tiga lobus, ini adalah salah satu objek paling terkenal di langit. Objek ini adalah kombinasi yang tidak biasa dari gugus bintang terbuka, nebula emisi, nebula refleksi, dan nebula gelap yang membagi nebula emisi menjadi tiga bagian.

3.NGC 7662 - Nebula Bola Salju Biru

NGC 7662, Bola Salju Biru, adalah nebula planet yang terletak di konstelasi Andromeda, 2,5 ° barat-barat daya bintang Iota Andromedae. NGC 7662 adalah nebula planet yang cukup populer bagi pengamat biasa.

4.NGC 6543 - Nebula Mata Kucing

Nebula planet NGC 6543 yang luar biasa di Draco juga dikenal sebagai nebula Mata Kucing. Ia memiliki piringan terang kebiruan dan bintang pusat samar yang terlihat pada teleskop besar.

5.NGC 7009 - Nebula Saturnus

Nebula Saturnus adalah nebula planet kecil cerah yang terletak satu derajat di sebelah barat dari bintang berkekuatan 4,5 Nu Aquarii.

29/01/2021

BAGIAN 2: Debat Besar

Pada tahun 1917, Heber Curtis mengamati sebuah nova dalam M 31, dan menemukan 11 lagi dengan mencari di catatan fotografis. Novae ini rata-rata 10 magnitudo lebih redup daripada yang ada di Bima Sakti. Akibatnya Curtis menjadi pendukung hipotesis "pulau alam semesta" bahwa nebula spiral sebenarnya adalah galaksi independen. Perdebatan Hebat antara Harlow Shapley dan Heber Curtis terjadi pada tahun 1920, mengenai sifat Bimasakti, nebula spiral, dan dimensi alam semesta.

Edwin Hubble menyelesaikan perdebatan pada tahun 1925 ketika dia menemukan variabel Cepheid pertama di galaksi Andromeda. Ini membuktikan secara meyakinkan bahwa M 31 terletak jauh di luar Bima Sakti, dan menetapkan sifat aslinya sebagai galaksi yang terpisah. Hubble menerbitkan studi penting tentang "nebula" Andromeda sebagai sistem bintang ekstragalaktik pada tahun 1929. Tetapi karena Hubble tidak mengetahui dua kelas variabel Cepheid, dia meremehkan jarak M 31 lebih dari dua faktor. Kesalahan ini tidak ditemukan sampai teleskop Palomar 200 inci mulai mengamati M 31 pada tahun 1953.

Pada tahun 1943, Walter Baade adalah orang pertama yang menemukan bintang di Galaksi Andromeda, dan mampu membedakan dua populasi bintang yang berbeda. Dia menamai bintang muda berkecepatan tinggi di cakram Tipe I dan yang lebih tua, bintang merah di tonjolan Jenis II. Nomenklatur ini kemudian diadopsi untuk bintang-bintang di dalam Bima Sakti dan galaksi lain. Dr. Baade juga menemukan dua jenis variabel Cepheid, yang melipatgandakan perkiraan jarak M 31.

Emisi radio dari Galaksi Andromeda pertama kali dideteksi oleh Grote Reber pada tahun 1940, dan peta radio galaksi pertama dibuat pada tahun 1950 di Grup Astronomi Radio Cambridge. Inti dari Galaksi Andromeda disebut 2C 56 dalam katalog astronomi radio Cambridge ke-2.

Akan dilanjutkan di postingan ke tiga

Source: callestron sky portal

Penulis: Nighel

Want your school to be the top-listed School/college in Surakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Website

Address


Sudirman Pekanbaru
Surakarta
28124