Azrohal Hasan
Muhammadiyah Historical Walk Batch 2 akan segera hadir, kali ini kita akan jalan-jalan di sekitar Kawasan Wisata Ampel.
Start dari peninggalan Kolonial Abattoir (RPH Surabaya), kita akan menelusuri Kampementraat, Berziarah ke Makam Mas Mansur dan KH Hasan Gipo, berlanjut menelusuri Polikliniek Muhammadiyah Surabaya, kemudian endingnya ke Masjid Taqwa dan Langgar Gipo dekat dengan kawasan industri bantaran sungai Kalimas.
See you on Sunday!!
Tari Topeng Jabar
Jejak Soekarno dalam pengasingannya di Pulau Ende menjadi catatan tersendiri dalam kisah hidupnya sosok Inggit istri Soekarno yang saat dinikahi berusia 34 tahun dan Kusno (Soekarno) berusia 22 tahun,
Perjuangan Inggit bagai seorang Khadijah mendampingi Muhammad dalam berjuang.
Namun kisah keduanya tidak bertahan lama setelah dari Ende pengasingan selanjutnya di Bengkulu mengenalkan Soekarno dengan Fatmawati yang kemudian menjadi Ibu Negara pertama RI.
Muhammadiyah Historical Walk
Kegiatan napak tilas jejak Sejarah Muhammadiyah kita mulai di pusat kota Surabaya.
Memulai dengan pertemuan anak kandung B**g Tomo dan foto yang ditemukan Prof Purnawan terkait beberapa kali pertemuannya dengan tokoh-tokoh Muhammadiyah.
Kemudian melalui narasi sejarah kami ingin mengadvokasi dan menjaga eksistensi dakwah Muhammadiyah di Masjid Da’wah yang berbatasan langsung dengan tembok setinggi 3 meter gedung Empire Palace.
Muhammadiyah harus lebih memperhatikan jejak sejarahnya karena banyak bangunan historis muhammadiyah yang sudah tidak dimiliki lagi oleh Muhammadiyah di Surabaya.
Seperti kawasan Genteng Muhammadiyah yang akan terus eksis sebagai pusat dakwah Muhammadiyah Surabaya.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the public figure
Website
Address
Surabaya