ESG Intelligence
05/06/2026
ESG di industri garmen masih sering dipahami sebatas isu lingkungan atau kampanye sustainability. Padahal, ESG juga menilai bagaimana perusahaan mengelola risiko dalam rantai pasok, melindungi pekerja, serta memastikan transparansi dan responsible sourcing. Hal ini menjadi semakin penting karena industri garmen memiliki dampak lingkungan yang besar sekaligus menghadapi risiko sosial dalam supply chain seperti keselamatan kerja, upah layak, dan hak pekerja. Di saat yang sama, buyer, investor, serta regulasi internasional seperti OECD dan Uni Eropa juga semakin mendorong transparansi dan penguatan supply chain due diligence dalam industri garmen.
Artinya, perusahaan garmen perlu:
- Memetakan dampak lingkungan dari proses produksi dan rantai pasok
- Memperkuat sistem perlindungan pekerja dan standar ketenagakerjaan
- Meningkatkan transparansi supplier, responsible sourcing, dan supply chain due diligence
-
Jadi, sudahkah perusahaan Anda mengidentifikasi risiko ESG yang paling material dalam rantai pasok garmen? Hubungi CESGS untuk memetakan gap dan memperkuat strategi ESG perusahaan Anda di bit.ly/TanyaCESGS
26/05/2026
Climateworks Centre Monash University berkolaborasi dengan CESGS dalam Program Net Zero Campus (NZC) Indonesia untuk mendorong transisi menuju kampus emisi nol bersih dan berkelanjutan di sektor pendidikan tinggi. CESGS berperan sebagai salah satu mitra strategis Climateworks Centre dalam mendukungpengembangan ekosistem dan dialog NZC di sejumlah kampus agar menjadi lebih terarah dan relevan.
Pada 19 Mei, CESGS mendampingi Climateworks Centre dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) berkunjung ke Universitas Airlangga guna menjajaki peluang kolaborasi terkait pengembangan strategi NZC. Di Jawa Timur, penjajakan kerjasama serupa juga dilakukan dengan sejumlah perguruan tinggi lainnya di Surabaya dan Malang, termasuk Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas Negeri Malang.
Net Zero Campus merupakan inisiatif yang dikembangkan oleh Climateworks Centre dan Purnomo Yusgiantoro Center untuk meningkatkan kesadaran, membangunkapasitas, serta mendukung pengembangan strategi emisi nol bersih dengan melibatkan berbagai universitas di Indonesia. Hal ini dilakukan melalui pendekatan kolaboratif yang menyesuaikan konteks dan kebutuhan masing-masing perguruan tinggi.
Melalui kolaborasi ini, CESGS berharap semakin banyak institusi pendidikan yang dapat memperkuat perannya dalam mendukung transisi menuju kampus rendah karbon dan berkelanjutan.
20/05/2026
MSCI Rebalance Mei 2026 menjadi perhatian karena sejumlah saham Indonesia keluar dari indeks MSCI Global Standard dan MSCI Global Small Cap. Perubahan ini bukan hanya soal daftar saham, tetapi juga menjadi sinyal penting bagi perusahaan publik untuk lebih memperhatikan likuiditas, free float, transparansi, struktur kepemilikan, tata kelola, dan kualitas pelaporan.
Bagi investor global, indeks seperti MSCI sering menjadi salah satu acuan dalam pengambilan keputusan investasi. Karena itu, perusahaan tidak cukup hanya memiliki valuasi besar, tetapi juga perlu memastikan sahamnya mudah diakses, aktif diperdagangkan, dan didukung oleh governance yang kuat.
Isu ini juga menunjukkan bahwa ESG dan tata kelola semakin relevan dalam membangun kepercayaan pasar. Perusahaan perlu mulai memetakan gap dan memantau indikator penting secara berkala agar lebih siap dinilai dengan standar global. Ingin menyusun strategi ESG dan governance yang lebih terarah? Hubungi CESGS di bit.ly/TanyaCESGS
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Address
Surabaya
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 17:00 |
| Tuesday | 09:00 - 17:00 |
| Wednesday | 09:00 - 17:00 |
| Thursday | 09:00 - 17:00 |
| Friday | 09:00 - 17:00 |