Solusi Komputer

Solusi Komputer

Share

Photos 12/02/2016

Google Maps Kini Bisa Cari Jalan di Dalam Gedung
Google Maps untuk wilayah Indonesia sudah dilengkapi dengan fitur Indoor Maps. Dengan fitur ini, pengguna bisa melihat detail sebuah gedung langsung melalui aplikasi Google Maps.
Bingung ketika menjelajahi beberapa gedung besar di Indonesia? Kini, Google Maps Indonesia sudah dilengkapi dengan fitur Indoor Maps untuk menjabarkan apa saja yang terdapat di gedung-gedung tersebut.
“Fitur ini memberikan kemudahan untuk pengguna di Indonesia, baik turis maupun masyarakat setempat,” kata Nikhil Vaishnavi, Product Manager, Google Maps, sebagaimana Nextren rangkum dari keterangan pers.
Indoor Maps bisa membantu pengguna untuk melihat detail per lantai sebuah gedung. Pengguna bisa melihat letak-letak toko, ATM, dan toilet, misalnya, di saat pengelola gedung sedang tidak berada di sekitar pengguna.
Denah lantai yang mendetail akan muncul secara otomatis saat pengguna melakukan zoom in di gedung atau lokasi di mana fitur Indoor Maps tersedia.
Serupa dengan layanan Google Maps biasa, akan ada “titik biru” yang berkedap­-kedip sesuai titik di mana pengguna berada. Ketika berpindah lantai, Google Maps juga akan memperbarui lokasi.
“Dengan liburan akhir tahun sudah di depan mata, kami berharap Indoor Maps akan membuat pengalaman Anda dalam menikmati dan menjelajahi Indonesia lebih menyenangkan lagi," ujar Vaishnavi.
Di masa awal kehadiran fitur ini, sudah ada 60 tempat di 13 kota di Indonesia yang sudah kehadiran fitur tersebut.
Jumlah gedung tersebut memang belum terlalu banyak. Akan tetapi, para pemilik gedung bisa membantu meningkatkan jumlah tersebut dengan cara mengunggah floorplan properti masing-masing.
Nantinya, Google akan membantu mengubah floorplan tersebut ke dalam format Maps. Peta indoor di wilayah Indonesia sendiri baru bisa diakses lewat aplikasi Google Maps untuk Android. Pemilik platform lain seperti iOS masih harus menunggu sebelum dapat memanfaatkan fitur tersebut.
Berikut daftar lokasi indoor di Indonesia yang sudah bisa dijelajahi lewat Google Maps:
1. Bandara
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali
Bandara Juanda, Surabaya
Bandara Internasional Lombok, Lombok
2. Gedung Pertemuan
Jakarta Convention Center
3. Pusat Perbelanjaan
Central Park Mall
Gandaria City
Grand Indonesia Shopping Town
Kuningan City
Lippo Mall Kemang
Mal Kelapa Gading
Plaza Indonesia
Plaza Semanggi
Pondok Indah Mall
Senayan City
Bandung Indah Plaza
Beachwalk Bali
Cibubur Junction
Emporium Pluit
fX Sudirman
Mall Artha Gading
Lippo Mall Kuta
Mangga Dua Square
Jakarta Design Center
DP Mall Semarang
Lippo Plaza Jogja
Sun Plaza
Palembang Icon
4. Museum
Museum Nasional Indonesia
5. Universitas
Universitas Gadjah Mada
Institut Pertanian Bogor
Universitas Kristen Petra
Dikutip dari Nextren

Photos 12/02/2016

Gawat, E-mail dan Ponsel Pengguna GoJek Masih Bisa Diintip
Meski sudah ramai diberitakan, Go-Jek belum memperbaiki celah keamanan (bug) pada sistem basis datanya. Siapa saja masih bisa melihat data privasi pengguna dan supir berdasarkan customer ID.
Bocornya informasi sensitif tersebut pertama kali diungkap Yohanes Nugroho, programmer yang membeberkan bug Go-Jek lewat blog personalnya.
"Sampai saat ini beberapa bug yang saya sebutkan masih ada," kata Yohanes, pada KompasTekno.
Sebaga catatan, Yohanes sebenarnya telah mempublikasikan tulisannya pada akhir Desember 2015.Tulisan itu kemudian dibuat private dan hanya bisa diakses olehnya dan pihak Go-Jek. Namun, karena respons Go-Jek dianggap lambat, Yohanes pun memutuskan mempublikasikan artikelnya secara umum.
Pada saat artikel dipublikasikan umum, ia menegaskan belum mengecek kembali bug pada aplikasi Go-Jek. Artikel yang ia tulis hanya berdasarkan pengecekan yang dilakukan pada Agustus dan Desember 2015 silam.
Namun ternyata hingga tulisan Yohanes jadi viral di jagat maya, Go-Jek belum juga bertindak. Yohanes pun kembali mengecek sistem keamanan GoJek.
"Menurut saya sih mereka (Go-Jek) lebih mengejar fitur dan layanan baru. Mereka tidak memprioritaskan pembenahan bug," kata dia.
Pernyataan itu didukung bukti berupa beberapa tautan khusus yang diberikan Yohanes ke KompasTekno. Tautan tersebut merujuk pada beberapa informasi personal supir dan pengguna Go-Jek.
Pada data supir misalnya, tautan menunjukkan nama lengkap, nomor telepon, alamat e-mail, alamat rumah, hingga alamat pangkalan.
Tak hanya informasi kontak, informasi yang lebih mendetil pun terungkap. Contohnya pekerjaan lain selain supir Go-Jek, nama ibu kandung, saldo pulsa, hingga jenis handphone yang digunakan.
Pada data customer, selain nama lengkap, nomor telepon, dan alamat rumah, informasi lainnya juga bisa dilacak. Jika menggunakan Go-Ride, mulai dari alamat tujuan hingga rute yang dilewati bisa diketahui.
Jika menggunakan Go-Food, restoran dan makanan apa saja yang dipesan bisa diketahui. Begitupun pada fitur-fitur lainnya.
Artinya, dengan sedikit pengetahuan teknis, sampai hari ini, siapapun bisa mengambil dan melihat informasi-informasi rahasia pengguna dan supir Go-Jek. Dikutip dari Kompas tekno

Want your business to be the top-listed Business in Solok?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Jln. Aditiawarman
Solok
27321