SID Store

SID Store

Share

Photos 26/02/2017

* Menjaga Kualitas ASI Melalui Pola Makan *

Menyusui buah hati adalah bentuk kasih sayang seorang Bunda yang tidak ternilai harganya. Setuju kan bun? Ya, hal tersebutlah yang sering kali membuat sebagian Ibu merasa cemas tentang apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan untuk menjaga kesehatan si Kecil. Salah satunya adalah menjaga kualitas ASI yang diberikan.

Pada dasarnya, kualitas ASI dipengaruhi oleh kesehatan Ibu, lho. Hal tersebut termasuk juga pola makan sehari-hari dan istirahat yang cukup. Berikut ini adalah sederet tips untuk menjaga kualitas ASI.

> Hindari minum-minuman beralkohol.

Sudah bukan rahasia kalau alkohol berdampak buruk untuk kesehatan. Ikatan Dokter Anak Amerika Serikat menjelaskan bahwa ibu menyusui yang mengonsumsi minuman beralkohol dapat berpotensi membuat bayi cepat mengantuk, lemah, berat badan susah naik, dan mengurangi refleks pengeluaran ASI pada sang ibu. Oleh sebab itu, jauhi minuman beralkohol ketika sedang menyusui.

> Kurangi konsumsi minuman yang mengandung Kafein.

Bun, konsumsi minuman yang mengandung Kafein, seperti kopi, teh, dan soda harus dikurangi saat sedang menyusui. Kandungan kafein ini dapat memberikan efek yang kurang baik bagi si Kecil yang mengonsumsi ASI Bunda, seperti susah tidur, dan juga rewel. Akan tetapi, bukan berarti Bunda tidak boleh minum kopi sama sekali. Takaran kafein yang aman untuk ibu menyusui adalah sekitar satu sampai dua cangkir sehari.

> Hindari Konsumsi Ikan Laut yang Tinggi Merkuri Sejak Hamil

Merkuri merupakan logam berat yang bisa masuk ke dalam ASI lewat peredaran darah. Menurut Badan Pengawasan Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA), zat ini bisa mempengaruhi si Kecil sejak mereka berada di dalam kandungan saat Bunda mengonsumsi makanan laut yang tercemar bahan berbahaya tersebut. Beberapa jenis ikan laut seperti ikan makarel, ikan sarden, ikan marlin, dan ikan hiu mengandung merkuri yang tinggi.

> Kurangi Konsumsi Makanan yang Terlalu Pedas

Mengonsumsi makanan pedas bukan membuat ASI jadi terasa pedas bun. Faktanya, makanan yang terlalu pedas dapat berisiko terhadap Bunda sendiri. Bisa-bisa Bunda terserang diare setelahnya dan bisa mempengaruhi kualitas ASI karena diare membuat Bunda kekurangan cairan atau dehidrasi.

Nah, bukan hanya keempat makanan di atas yang harus Bunda hindari. Sederet makanan yang mengandung zat pengawet dan pemanis buatan, seperti makanan kalengan atau makanan siap saji juga perlu dikurangi bun.

Mulai sekarang, perhatikan pola makan dan beistirahatlah yang cukup agar Bunda sehat selalu. Jika Bunda sehat, maka kualitas ASI akan tetap terjaga.

Photos 20/02/2017

* 5 Mainan untuk Mengembangkan Kemampuan Bayi *

Memilih mainan yang tepat tentu bisa ikut membantu proses tumbuh kembang si Kecil. Berikut ini adalah 5 mainan untuk mengembangkan kemampuan si Kecil.

> Mainan Berwarna Hitam, Putih, dan Merah

Saat baru lahir, kemampuan mata si Kecil masih harus berkembang lebih banyak lagi, sehingga saat ini biasanya ia baru bisa melihat warna-warna yang kontras. Untuk itu, dipilihkan mainan berwarna hitam, putih, dan merah dengan berbagai bentuk untuk si Kecil. Mainan dengan warna yang mudah dilihatnya seperti itu akan ikut melatih kemampuan fokus matanya serta membuatnya bisa mulai belajar tentang berbagai macam bentuk.

> Rattle

Mainan rattle yang bisa diikatkan ke tangan atau kaki si Kecil tak hanya akan membuatnya penasaran dan senang, tapi juga ikut melatih kemampuannya, lho. Lewat mainan seperti ini, si Kecil bisa mengasah pendengarannya serta berlatih menggerakkan tangan dan kaki untuk mendengar bebunyian yang dikeluarkan mainannya.

> Buku Kain atau Softbook

Walaupun saat ini si Kecil belum bisa membaca, tapi bukan berarti ia tidak bisa menggunakan buku untuk sarana belajarnya. Kehadiran buku kain atau softbook dengan gambar-gambar lucu dan tekstur yang beragam akan menjadi kesempatan bagi si Kecil untuk belajar soal tekstur, warna dan bentuk. Bunda juga bisa menggunakan buku ini sebagai alat bantu bercerita kepada si Kecil. Aktivitas ini juga dapat membuat si Kecil mulai mengenal bahasa dan kata-kata bun.

> Squeaky Toys

Boneka-boneka karet lucu yang berbunyi jika ditekan juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk hadiah kelahiran si Kecil bun. Salah satu alasannya karena dengan mendengar boneka berbunyi saat ditekan, ia jadi bisa belajar tentang aksi dan reaksi. Hal ini tentu baik bagi perkembangan kemampuan kognitifnya, ya!

> Teether (Mainan yang Bisa Digigit)

Di usia 5-6 bulan nanti biasanya gusi si Kecil akan terasa gatal karena gigi susunya mulai tumbuh. Oleh karena itu, mainan teether dapat Bunda pakai untuk membantu proses perkembangannya itu bun. Dengan menggigit mainan, si Kecil tak hanya merasa nyaman, tapi juga bisa ikut melatih kemampuan motorik halusnya.

Nah, begitu kira-kira 5 mainan untuk mengembangkan kemampuan si Kecil bun. Tak harus selalu mahal kok, yang terpenting aman untuknya. Semoga artikel ini bisa membantu Bunda dalam memilih mainan untuk si Kecil, ya. Selamat bermain bersamanya bun!

Photos 18/02/2017

* 8 Manfaat ASI bagi Bayi *

ASI punya manfaat yang dahsyat bagi bayi.
WHO juga menyarankan agar setiap ibu memberi ASI eksklusif untuk bayinya selama 6 bulan, tanpa tambahan cairan apapun, termasuk air putih.
Setelah 6 bulan, Bunda bisa melanjutkan pemberian ASI dengan didampingi makanan pendamping ASI (MPASI) sampai anak usia 2 tahun.
Jadi jangan menyerah ya Bun untuk memberikan yang terbaik untuk si kecil :)

Want your business to be the top-listed Clothing Store in Sidoarjo?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address


Sidoarjo
61221