Solusi Problem Anda
وللتوبة بداية ونهاية ، فبدايتها التوبة من الكبائر ثم الصغائر ثم المكروهات ثم من خلاف الأولى ثم من رؤيته الحسنات ثم من رؤيته أنه صار معدودا من فقراء الزمن ثم من رؤيته أنه صدق في التوبة ثم من كل خاطر يخطر له من غير مرضاة الله . وأما نهايتها فالتوبة كلما غفل عن شهود ربه تعالى طرفة عين
" Taubat mempunyai permulaan dan akhiran, taubat dimulai dari dosa-dosa besar, kemudian dosa-dosa kecil, lalu hal-hal yg dimakruhkan, lalu dari khilaful aula, kemudian taubat dari pandangan baik terhadap dirinya, kemudian dari pandangan bahwa dirinya termasuk orang2 fakir dimasanya, kemudian taubat dari pandangan bahwa taubatnya sudah benar, lalu taubat dari sesuatu yang terlintas dalam hati yang tidak diridhoi oleh Allah Swt. Adapun puncak dari taubat adalah bertaubat ketika lupa kepada Allah sekejap mata" (Minahussaniyah hal 2)
Memaknai Mahabbah pada Nabi Muhammad Saw sebatas mengikuti sunnah adalah upaya merubah hakikat cinta sebagai material-fiaik belaka. Sekadar urusan kebendaan yang hampa nilai Ruhaniyah.
Sejatinya hakekat ittiba' (mengikuti) sunnah Nabi merupakan salah satu dampak dari cinta (mahabbah) kepada Rasulullah SAW. Mahabbah kepada Nabi adalah luapan kerinduan dan kecondongan kepada Beliau SAW. Itulah sebabnya jiwa-jiwa yang dekat dengan Nabi selalu merindukan Beliau.
" Orang yang melihat Rasulullah SAW secara fisik (jasmaniyah) saja, tidak akan punya sambungan Ruhaniyyah kepada Beliau SAW. Ia tidak akan mampu memahami dan menggambarkan kemuliaan Ruhaniyyah, sebab jiwa mereka terkurung dalam sel material kebendaan "
(Zulfan Syahansyah : Rasulullah Titian menuju Allah)
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Address
Jalan Pesantren 108 Sepande Candi
Sidoarjo
61271