INSOMNIA ENT

INSOMNIA ENT

Share

Photos from INSOMNIA ENT's post 12/06/2026

Di usia 21 tahun, saat banyak musisi masih mencari bentuk, Gabriëlle justru memilih untuk langsung menyerang.

Lewat EP debut Animals, yang dirilis melalui Repertoart Records, ia meninggalkan pendekatan clean vocal di single sebelumnya Falling For An End dan beralih ke sesuatu yang jauh lebih kasar, lebih keras, dan lebih jujur scream vocal yang membawa kemarahan ke permukaan.

Langkah ini bukan tanpa risiko. Gabriëlle baru mengenal musik metal sekitar empat tahun lalu, dan teknik extreme vocal baru ia pelajari dalam dua tahun terakhir.

Namun di Animals, keterbatasan waktu itu justru terasa seperti bahan bakar mendorongnya untuk tidak bermain aman dan langsung menempatkan dirinya di spektrum modern metal dengan pengaruh hardcore yang agresif.

Gabriëlle
—————————

Photos from INSOMNIA ENT's post 11/06/2026

Musisi asal Pamulang, Tangerang Selatan, Jescara, akan merilis single terbarunya berjudul “Berbalik Arah” pada 15 Mei 2026 lalu di seluruh platform musik digital.

Lagu ini hadir sebagai karya akustik pop yang reflektif dengan balutan gitar hangat, piano yang emosional, dan lirik yang dekat dengan keresahan banyak orang di era sekarang.

“Berbalik Arah” bercerita tentang seseorang yang takut melangkah ke tahap berikutnya dalam hidupnya karena terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain.

Di tengah era media sosial, perasaan selalu tertinggal, tidak cukup baik, hingga rendah diri menjadi hal yang semakin sering dirasakan banyak orang. Padahal, dirinya sendiri pun sedang berjuang dan menjalani proses terbaik yang ia bisa.

Namun terkadang, proses yang panjang dapat membuat seseorang merasa lelah, hingga pikiran untuk menyerah terasa seperti jalan pintas yang paling mudah diambil.

Melawan suara keraguan dalam diri menjadi tantangan bagi setiap orang. Terkadang, justru mimpi terbesar yang ingin kita capai adalah hal yang paling sering memunculkan rasa takut dan ragu, bukan? Tapi bagaimana kita bisa menjalaninya? Melewatinya? Bukankah proses itu sendiri adalah bagian dari pelajaran hidup, untuk mengenal diri kita lebih baik?

Jescara
——————

Photos from INSOMNIA ENT's post 10/06/2026

Band rock asal Lancaster, Pennsylvania, From Ashes to New resmi merilis album terbaru mereka bertajuk “Reflections” melalui Better Noise Music.

Album ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan “Blackout” (2023) yang sebelumnya berhasil menduduki posisi #1 di berbagai chart rock dan metal global.

Bersamaan dengan perilisan album, From Ashes to New juga merilis video musik untuk single terbaru mereka, ‘Forever’. Lagu ini menghadirkan perpaduan verse yang kontemplatif dengan chorus dan breakdown yang eksplosif, menegaskan kekuatan dinamika khas band ini.

“‘Forever’ adalah lagu yang selesai di tahap paling akhir dalam proses album ini, seolah menunggu semuanya berada di tempat yang tepat sebelum akhirnya bisa tercipta. Ada rasa final di dalamnya, seperti berdiri di tengah sisa-sisa sesuatu yang sudah tidak bisa diperbaiki,” ujar vokalis Matt Brandyberry.

“Lagu ini menggambarkan perasaan ketika penyesalan terus menghantui dan tidak mau pergi.”

Ia juga menambahkan bahwa band ini secara sadar mendorong batas kreativitas mereka dalam album ini.

“Kami mendorong diri kami lebih jauh dari sebelumnya. Tujuannya bukan untuk bermain aman, tapi untuk berkembang dan menciptakan sesuatu yang benar-benar membekas. ‘Forever’ tidak berakhir dengan rapi namun ia tetap menggantung, dan memang itu yang kami inginkan.”


—————————

Photos from INSOMNIA ENT's post 10/06/2026

Khlorine resmi memperkenalkan maxi single / EP terbaru bertajuk Nirantara - sebuah perjalanan emosional yang merangkum proses tenggelamnya seseorang ke dalam raga, rasa, dan ruang sunyi yang tak lagi memiliki batas.

“Nirantara” Berisikan tiga track: “Telusur”, “Luruh, Raga dan Rasa” dan “Nirantara” Track pembuka, Telusur, menjadi fase awal ketika sebuah rasa mulai masuk secara perlahan namun intens.

Bukan ledakan emosi yang datang tiba-tiba, melainkan sesuatu yang merayap diam-diam melalui celah pikiran dan tubuh.

Lirik seperti “telusuri nadiku” dan “dari celah fikirku menggambarkan bagaimana sesuatu dapat tumbuh di dalam diri hingga perlahan mengambil alih kesadaran.

Perjalanan kemudian berlanjut menuju Luruh, Raga dan Rasa, sebuah interlude yang menjadi titik transisi. Di fase ini, tubuh dan perasaan mulai kehilangan bentuknya sedikit demi sedikit. Tidak hancur sekaligus, namun luruh secara perlahan - menyisakan ruang kosong, pasrah, dan rasa menghilang tanpa penjelasan.


———————

Want your establishment to be the top-listed Arts & Entertainment in Serang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Serang
42115