Life & Science

Life & Science

Share

Photos 09/08/2016

KOMPAS.com - Gajah purba atau mammoth terakhir diperkirakan punah karena kehausan. Perubahan iklim membuat jumlah air di danau tempat mereka mencari minum menipis.

Gajah purba terakhir diperkirakan tinggal di Pulau St Paul yang terletak di dekat Laut Bering. Para peneliti menyebut bahwa mereka punah 5.600 tahun yang lalu.

Kawanan gajah purba terakhir di Bumi itu menghadapi ancaman berbeda dengan kerabatnya yang punah 10.500 tahun lalu.

Kebanyakan gajah purba mati karena perburuan. Namun, gajah purba di St Paul diperkirakan mati karena perubahan iklim.

Suhu Bumi yang menghangat membuat tinggi muka air laut naik sehingga p**a menyusut. Pada saat yang sama, air asin mengalir ke dalam p**au, mengikis persediaan air tawar.

Raksasa berbulu itu dipaksa berburu sumber air. Gajah modern membutuhkan 70 - 200 liter air per hari. Bila gajah purba membutuhkan volume air yang sama, tak butuh waktu lama untuk menghabiskan air di satu danau.

Celakanya, kompetisi untuk mendapatkan air mempercepat kepunahan. Saat danau mengering, mereka berkumpul di sumber air.

"Mereka berdesak-desakan sehingga menghancurkan vegetasi disekitar mereka," kata Profesor Russel Graham, Peneliti dari Universitas Negeri Pennsylvania.

Perilaku tersebut selain merusak vegetasi juga memicu erosi sedimen. "Mereka akhirnya berkontribusi pada kepunahannya sendiri," imbuhnya seperti dikutip BBC, Selasa (2/8/2016).

Riset yang mengungkap sebab kepunahan gajah purba itu sekaligus memberi gambaran tentang dampak perubahan iklim pada hewan pop**asi kecil.

"Dalam perspektif yang lebih luas, penelitian ini menyoroti jika pop**asi kecil sangat rentan terhadap perubahan lingkungan," kata Love Dalen, Professor Evolusi Genetik di Museum Sejarah Alam Swedia.

Watch Live Discovery ChannelDaichi TV 20/04/2013

Watch Live Discovery ChannelDaichi TV Daichi TV: Watch Live Discovery Channel

Want your school to be the top-listed School/college in Semarang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Semarang
50251