rophe.jus
21/10/2022
5 Makanan untuk Bantu Merangsang Indera Penciuman
1. Bawang putih
Sifat anti-inflamasi yang kuat dari asam ricinoleic penyusun aktif dalam bawang putih mengurangi pembengkakan dan peradangan di dalam saluran hidung. Bawang putih menjadi salah satu makanan untuk mengembalikan indera penciuman.
Adanya sifat anti-bakteri dari bawang putih menambah keuntungannya dengan membersihkan endapan dahak dari saluran hidung dan juga memudahkan pernapasan dengan memperlebar saluran hidung.
2. Lemon
Kandungan vitamin C, antioksidan, dan sifat anti-mikroba yang kuat dari lemon sangat penting dalam mengobati infeksi yang dan menghilangkan timbunan lendir berlebihan di saluran hidung.
Anda cuma perlu memeras jus satu lemon dalam segelas air hangat dan tambahkan satu sendok teh madu dan minum teh lemon ini dua kali sehari untuk menghilangkan tenggorokan dan hidung tersumbat.
3. Daun mint
Daun mint juga menjadi salah satu minuman dan makanan untuk mengembalikan indera penciuman.
Hal ini terjadi karena aroma daun mint yang kuat. Kandungan mentol bio-aktif dalam daun mint menunjukkan sifat anti-mikroba dan anti-inflamasi yang memainkan peran penting dalam meredakan gejala batuk dan flu yang menyebabkan hidung tersumbat, tenggorokan dan rongga dada.
4. Jahe
Gingerol, bahan aktif dalam jahe memberikan aroma dan rasa jahe yang khas yang membantu merangsang indera perasa dan meningkatkan indera penciuman. Hal ini juga menjadikan jahe sebagai makanan untuk mengembalikan indera penciuman.
Jahe juga menunjukkan sifat anti-mikroba dan pereda nyeri yang ampuh yang membantu mengobati infeksi di saluran hidung dan membersihkan partikel rematik dari hidung.
5. Cabe
Makanan untuk mengembalikan indera penciuman juga bisa bersumber dari cabai rawit atau bubuk cabai.
Capsaicin, yang dikatakan efektif "membersihkan" hidung tersumbat, mengaktifkan indera dan meningkatkan fungsi indera penciuman.
Hanya saja makanan untuk mengembalikan indera penciuman ini tak berarti Anda bakal langsung sembuh atau penciuman akan kembali. Makanan ini akan membantu meringankan gejala dan melatih indera penciuman.
dikutip:cnnindonesia
15/10/2022
4 Kebiasaan yang Tingkatkan Risiko Stroke
1. Makan tidak sehat
"Pola makan tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol telah dikaitkan dengan stroke dan kondisi terkait, seperti penyakit jantung," kata CDC.
Selain itu, pola makan tinggi natrium dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, faktor risiko utama untuk stroke.
2. Kurang gerak
CDC mengungkapkan bahwa kurang aktivitas fisik yang cukup dapat menyebabkan kondisi kesehatan lain yang dapat meningkatkan risiko stroke.
"Kondisi kesehatan ini termasuk obesitas, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes," ujar CDC.
Untuk mengurangi risiko stroke dan masalah kesehatan lainnya, para ahli termasuk American Heart Association merekomendasikan untuk melakukan setidaknya 150 menit aktivitas intensitas sedang, atau 75 menit aktivitas berat, setiap minggu (idealnya tersebar sepanjang minggu).
Contoh aktivitas intensitas sedang termasuk jalan cepat, bersepeda santai, berkebun, dan menari. Contoh aktivitas berat termasuk berlari, berenang, bersepeda, dan mendayung.
3. Obesitas
Obesitas-didefinisikan sebagai BMI (indeks massa tubuh) 30 ke atas-merupakan faktor risiko utama diabetes dan tekanan darah tinggi, dua kondisi yang meningkatkan risiko stroke.
Obesitas juga terkait dengan kolesterol tinggi dan trigliserida tinggi (lemak dalam darah), yang dapat mengeraskan arteri, membuat penyakit kardiovaskular lebih mungkin terjadi.
4. Minum terlalu banyak alkohol
Konsumsi terlalu banyak alkohol juga meningkatkan kadar trigliserida darah, berpotensi mengeraskan arteri dan berkontribusi terhadap serangan jantung atau stroke.
Ini juga dapat meningkatkan tekanan darah Anda, risiko stroke lainnya. Untuk mengurangi risiko stroke dan masalah kesehatan serius lainnya, para ahli merekomendasikan minum alkohol hanya dalam jumlah sedang-tidak lebih dari satu gelas sehari untuk wanita, dan dua gelas sehari untuk pria, atau tidak sama sekali.
sumber : cnnindonesia.com
12/10/2022
Bukan Cuma Iritasi, Mata Merah Juga Karena Gula Darah Tinggi
Ketika mata mulai memerah kebanyakan orang bakal berpikir kalau ini hanyalah sekadar iritasi mata. Namun mata merah juga bisa karena gula darah tinggi.
Jika Anda menderita diabetes maka rutinlah untuk melakukan kunjungan ke dokter mata. Gula darah tinggi dapat menyebabkan masalah seperti penglihatan kabur, katarak, glaukoma, dan retinopati. Mengutip WebMD, faktanya, diabetes adalah penyebab utama kebutaan pada orang dewasa berusia 20 hingga 74 tahun.
Kondisi ini dikenal sebagai diabetik retinopati. Retinopati diabetik adalah kondisi mata yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan dan kebutaan pada penderita diabetes. Ini mempengaruhi pembuluh darah di retina. Retinopati diabetik mungkin tidak memiliki gejala awal, maka Anda harus waspada terutama ketika Anda sudah punya diabetes.
Apa tandanya? Sekilas mungkin terlihat seperti penglihatan kabur atau blur.
"Penglihatan mereka mungkin lebih baik di pagi hari dan kabur setelah mereka makan besar," kata optometrist Kristi Stalker dikutip dari Cleaveland Clinic.
Hal ini terjadi karena karena kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan lensa mata membengkak sehingga membuat penglihatan menjadi kabur.
1. Katarak
Memiliki diabetes membuat Anda 2 sampai 5 kali lebih mungkin untuk mengembangkan katarak. Itu juga membuat Anda lebih mungkin untuk mendapatkannya di usia yang lebih muda.
Katarak terjadi karena lensa mata yang 'berawan' sehingga menutupi pandangan Anda dengan jelas. Semua orang bisa mengalami katarak, tapi orang yang punya diabetes biasanya lebih risiko mendapatkannya.
2. Glaukoma
Orang dengan diabetes lebih mungkin menderita glaukoma. Masalah ini terjadi karena tekanan menumpuk di dalam mata Anda ketika cairan tidak dapat mengalir seperti seharusnya. Hal ini dapat merusak saraf dan pembuluh darah, serta menyebabkan perubahan penglihatan.
Semua orang dengan segala jenis diabetes bisa mendapatkan retinopati diabetik - termasuk orang dengan tipe 1, tipe 2, dan diabetes gestasional (sejenis diabetes yang dapat berkembang selama kehamilan) bisa berisiko mengalami retinopati diabetik atau mata merah gula darah tinggi.
Sumber : cnnindonesia.com
11/10/2022
Kunyit dan Madu, Tingkatkan Imun Hingga Pangkas Kolesterol
1. Meningkatkan sistem imun
Salah satu manfaat minum kunyit dan madu yang bisa kita dapatkan adalah meningkatnya sistem imun. Sebab, baik kunyit maupun madu sama-sama memiliki sifat antioksidan dan antiperadangan.
Sifat-sifat tersebut akan membantu tubuh lebih siap dalam menghadapi serangan berbagai penyebab penyakit mulai dari bakteri hingga virus.
2. Menurunkan Kolesterol
Kunyit maupun madu juga sama-sama dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL di tubuh. Tingginya kadar kolesterol merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung dan stroke.
3. Menyehatkan Paru-Paru
Rutin mengonsumsi kunyit juga dinilai baik untuk kesehatan paru-paru. Rempah yang satu ini disebut berpotensi meredakan gejala penyakit paru kronis.
Bahkan menurut penelitian, kunyit juga bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif pengobatan untuk asma, fibrosis paru, hingga penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
4. Menjaga Daya Ingat
Madu mengandung polifenol yang dapat membantu meningkatkan fungsi otak yang berkaitan dengan daya ingat secara signifikan.
Sementara itu, antioksidan yang teradapat pada kunyit mencegah terjadinya penyakit Alzheimer. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling banyak terjadi dan membuat pengidapnya pikun.
5. Baik Untuk Pengidap Diabetes
Manfaat minum kunyit dan madu untuk para pengidap diabetes juga tak kalah baiknya.
Kunyit dinilai dapat membantu mencegah terjadinya kenaikan gula darah dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi diabetes seperti diabetic nephropathy atau penyakti ginjal diabetes.
6. Mencegah Kanker
Manfaat minum kunyit dan madu yang terakhir adalah mencegah kanker. Sifat antiperadangan dan antioksidan yang dimiliki oleh keduanya berperan besar untuk mendapatkan khasiat yang satu ini.
Meski alami, kunyit dan madu tetap bisa memicu alergi bagi beberapa orang. Sehingga, Anda tetap perlu berhati-hati dalam mengonsumsinya.
Dikutip : Kompas.com
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Jalan Progo 2 No. 28 Kel. Mlatibaru
Semarang
50122