MJM 018
22/07/2025
Kopda Bazarsah Dituntut Hukuman Mati karena Tembak Mati Tiga Polisi di Arena Sabung Ayam Way Kanan
Palembang, Update Nusantara β Oditur Militer menuntut hukuman mati terhadap Kopral Dua (Kopda) Bazarsah, prajurit aktif TNI AD, dalam sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Senin (21/7/2025). Ia didakwa menembak mati tiga anggota Polres Way Kanan saat penggerebekan arena sabung ayam di Lampung.
Peristiwa penembakan terjadi pada 17 Maret 2025 di Dusun Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan. Tiga korban yang tewas dalam insiden tersebut adalah Kapolsek Negara Batin AKP Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda Ghalib.
Letkol (Chk) Darwin Butar Butar selaku oditur militer menyatakan, Kopda Bazarsah terbukti melakukan pembunuhan berencana dengan senjata api ilegal, serta terlibat dalam aktivitas perjudian. Ia dituntut pidana mati dan diberhentikan secara tidak hormat dari dinas militer.
βPerbuatannya mencoreng institusi TNI dan melanggar hukum berat. Tuntutan ini sebagai bentuk keadilan bagi para korban,β kata Darwin di ruang sidang.
Dalam dakwaannya, oditur menjelaskan bahwa senjata yang digunakan Bazarsah merupakan senapan rakitan dari bagian senjata militer jenis SS1 dan FNC. Ia disebut telah mempersiapkan penembakan sebelum polisi tiba di lokasi judi sabung ayam.
Keluarga korban menyambut baik tuntutan tersebut. Kuasa hukum keluarga, Putri Maya Rumanti, berharap majelis hakim menjatuhkan vonis maksimal sebagai bentuk penghormatan terhadap nyawa para korban yang gugur dalam tugas.
Sementara itu, pihak terdakwa menyatakan akan mengajukan pleidoi (nota pembelaan) dalam sidang lanjutan yang dijadwalkan pada Senin, 28 Juli 2025.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan anggota TNI aktif dan membuka dugaan keterlibatan oknum aparat dalam jaringan perjudian ilegal. TNI menyatakan akan bertindak tegas terhadap anggotanya yang melanggar hukum dan etika militer.
Sumber : Antara, Suara.
04/07/2025
Turunnya angka kelahiran ternyata bukan karena orang nggak mau punya anak, tapi karena banyak yang nggak mampu secara ekonomi.
Hal ini diungkap dalam laporan Situasi Kependudukan Dunia (State of World Population) oleh UNFPA tahun 2025. Bersama YouGov, UNFPA melakukan survei di 14 negara di dunia, termasuk Indonesia, soal jumlah anak yang diinginkan.
Hasilnya, secara global, sebanyak 62 persen perempuan dan 61 persen laki-laki sedianya ingin punya dua anak atau lebih. Di Indonesia angkanya bahkan lebih tinggi yakni mencapai 74 persen untuk perempuan dan 77 persen laki-laki. Namun, keinginan tersebut harus pupus karena isu sosio-ekonomi.
Menurut laporan, ada tiga alasan utama yang membuat orang enggan punya banyak anak. Pertama adalah soal kondisi keuangan. Kedua adalah masalah tempat tinggal seperti sulitnya punya rumah yang layak untuk keluarga besar. Terakhir adalah masalah ketidakamanan pekerjaan (job security) dan masalah pengangguran.
15/06/2025
πβ¨ BUMI MEMILIKI MAGNET YANG MELINDUNGI DARI RADIASI β¨π§²
ββββββββββββββββββββ
Tahukah kamuβοΈ
- Planet tempat kita tinggal ini tidak hanya indah, tapi juga luar biasa pintar dalam menjaga penghuninya! π‘οΈπ
γγBumi memiliki medan magnet yang kuat, dikenal sebagai medan magnet bumi atau magnetosfer. Medan ini bekerja seperti perisai tak terlihat yang melindungi kita dari radiasi berbahaya dari matahari, seperti angin matahari dan partikel bermuatan tinggi βοΈ.
γγTanpa perlindungan ini, kehidupan di bumi bisa sangat terancam! Untungnya, medan magnet ini membelokkan radiasi tersebut dan menjaganya agar tidak langsung menghantam permukaan bumi.π
β€ Fenomena indah seperti aurora di kutub utara dan selatan adalah bukti nyata bahwa medan magnet bumi bekerja keras untuk kita setiap hari! πβοΈ
β€ Begitu luar biasa perlindungan alami yang diberikan oleh bumi, bukan? Maka dari itu, yuk jaga bumi dengan lebih baik lagi! π³π―
ββββββββββββββββββββ
>
30/05/2025
Nasehat emak
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Semarang
50137