Lingkar.co

Lingkar.co

Share

04/03/2026

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia resmi menerbitkan aturan terbaru terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tahun 2026.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04.00/III/2026 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2026 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan yang ditandatangani pada 2 Maret 2026.

Menteri Ketenagakerjaan, Prof Yassierli mengatatakan bahwa surat edaran yang ditujukan kepada seluruh gubernur di Indonesia itu menegaskan bahwa pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban pengusaha kepada pekerja/buruh.

Kebijakan ini merujuk pada Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa THR Keagamaan diberikan kepada:

Pekerja/buruh yang telah memiliki masa kerja minimal 1 bulan secara terus-menerus.
Pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) maupun Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).
Artinya, pekerja kontrak maupun tetap sama-sama memiliki hak atas THR sepanjang memenuhi syarat masa kerja.

Menaker menegaskan, THR Keagamaan wajib dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Keagamaan. Meski demikian, perusahaan diimbau untuk membayarkan lebih awal guna membantu pekerja memenuhi kebutuhan menjelang perayaan.

Yang tak kalah penting, THR harus dibayarkan secara penuh dan tidak boleh dicicil.

Baca selengkapnya di Lingkar.co

https://lingkar.co/pembayaran-thr-tak-boleh-dicicil-ini-aturan-resmi-menaker/

25/02/2026

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang, Arif Rahman mulai gaspol memanaskan mesin organisasi guna meraih tujuan kemandirian organisasi. Arif bersama jajarannya menggelar rapat koordiansi (rakor) bersama dengan seluruh pimpinan anak cabang (PAC) se-Kota Semarang pada Selasa (24/2/2026).

Menurut Arif Rahman, dirinya perlu menyatukan arah tujuan organisasi bersama dengan seluruh PAC.

Dia menyebutkan, bahwa tindakan ini harus dilakukan sesegera mungkin dan memiliki prioritas tinggi.

“Sebagai mandataris ketua, sembari menunggu proses pelantikan harus segera berkoordinasi dengan pimpinan di anak cabang demi suksesi program Ansor Kota Semarang Mandiri Berdikari. Agar teman-teman tidak kehilangan momentum, organisasi harus tetap berjalan dengan baik, tidak boleh berhenti bergerak. Untuk pelayanan masyarakat, ini penting,” kata Arif Rahman di sebuah kafe di kawasan Simpang Lima.

Dalam rakor bersama dengan PAC kali ini, Ketua PC GP Ansor Kota Semarang mengenalkan beberapa program dan kerjasama ekonomi untuk kemandirian organisasi.

“Malam ini kita kenalkan dan koordinasikan kerjasama antara Cabang dengan PW Ansor Jateng. Kita memiliki beberapa kuota ‘konuku’ yang direncanakan akan segera launching di bulan ramadan ini. Kemudian, Koperasi Ansor, merger produk Kopi Sambung langit serta klinik Ansor. Produk dan amal usaha ini nantinya hasilnya untuk anak cabang dan ranting Ansor. Supaya dapat mandiri,” katanya.

Hal ini, lanjut Arif, agar di organisasi di level anak cabang dan ranting dapat memiliki pembiayaan organisasi yang terstimulus dengan baik.

Arif menyebutkan jika rakor kali ini langsung kepada teknis pembagian produk konuku dan koperasi.

“Kami langsung gerak cepat untuk pembagian dan teknis pendirian konuku dan koperasi Ansor. Ramadan ini bulan baik, insyaallahnya berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Baca selengkapnya di Lingkar.co :

https://lingkar.co/gaspol-kemandirian-organisasi-ketua-ansor-gelar-rakor-bareng-pac-se-kota-semarang/

24/02/2026

Salah satu ruas di Jalan dr Wahidin, tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, ambles dan membentuk lubang besar pada Minggu (22/2/2026) malam.

Peristiwa ini mengganggu akses menuju kawasan permukiman warga, meski dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang, Suwarto, menyebut dugaan awal amblesnya jalan berkaitan dengan pertemuan dua jenis konstruksi saluran berbeda di bawah permukaan.

“Kemungkinan di bawah ada crossing saluran. Yang satu berbentuk box culvert, yang satunya buis beton. Perbedaan bentuk itu bisa menimbulkan rongga dan diduga terjadi rembesan yang membuat tanah terkikis. Ini masih dugaan awal,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, kedalaman saluran berada sekitar tiga meter dari permukaan tanah. Karena itu, penanganan harus diawali dengan pengerukan serta pembongkaran struktur jalan bagian atas untuk mengetahui kondisi sebenarnya di dalam.

“Setelah kita keruk, akan kita bongkar semua supaya terlihat kondisi di dalam. Kalau memang box, nanti kita samakan menjadi box semua agar tidak ada perbedaan bentuk yang menimbulkan celah,” jelasnya.

Suwarto menambahkan, perbedaan konstruksi kotak dan p**a bulat berpotensi memicu terbentuknya rongga. Celah tersebut memungkinkan air masuk dan menggerus tanah di bawah permukaan hingga akhirnya menyebabkan jalan ambles.

DPU juga berencana membongkar bangunan pedagang kaki lima (PKL) yang berada di sekitar lokasi agar proses perbaikan bisa dilakukan secara menyeluruh. Namun, pihaknya belum memastikan apakah seluruh saluran akan diganti karena keputusan baru dapat diambil setelah pembongkaran rampung.

“Kedalamannya sekitar tiga meter. Kita upayakan secepatnya. Mudah-mudahan tidak sedalam kasus yang pernah terjadi di Ngaliyan yang mencapai lima meter,” imbuhnya.

Selama proses perbaikan berlangsung, arus lalu lintas menuju kawasan perkampungan dialihkan melalui akses Kantor Disdik Kota Semarang agar aktivitas warga tetap berjalan.

Baca selengkapnya di Lingkar.co :

https://lingkar.co/jalan-dr-wahidin-semarang-ambles-3-meter-dpu-bongkar-crossing-saluran/

19/02/2026

Ramadan adalah bulan suci yang mengajarkan kesabaran, menahan diri, dan menghormati sesama.

Penegakan aturan adalah tugas aparat penegak hukum, bukan dilakukan secara sepihak dan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Mari jaga suasana ibadah tetap kondusif dengan:
✔ Menghormati perbedaan
✔ Mengedepankan dialog
✔ Menjaga ketertiban bersama

Ramadan harus menjadi momen damai, bukan sumber konflik.

✨ Wujudkan Ramadan yang aman, tertib, dan penuh toleransi.

Want your business to be the top-listed Media Company in Semarang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Patemon RT 02/09 Gunungpati
Semarang
50228