Red Panda ID

Red Panda ID

Share

13/05/2026

Selama berabad-abad, dunia sains hanya bisa menebak-nebak dan mengandalkan sketsa kasar atau burung awetan yang sudah mati untuk meneliti spesies burung Cenderawasih (Birds of Paradise). Tidak ada satu pun manusia di bumi yang pernah berhasil mendokumentasikan seluruh kerabat spesiesnya di alam liar secara lengkap. Menjawab tantangan tingkat dewa tersebut, Tim Laman dan Edwin Scholes merancang sebuah ekspedisi super brutal pada tahun 2004 yang memakan waktu total hingga 8 tahun lamanya.

Mereka harus keluar masuk hutan perawan Papua yang sangat berbahaya, berhadapan langsung dengan ancaman malaria, lintah babi, cuaca ekstrem, dan medan yang belum pernah dijamah manusia modern. Demi mendapatkan satu sudut pandang jepretan kamera yang sempurna, Tim yang usianya sudah tidak muda lagi nekat memanjat ratusan pohon raksasa setinggi lebih dari 50 meter hanya menggunakan tali pengaman seadanya. Terkadang, mereka harus bersembunyi di dalam tenda kamuflase super sempit di atas dahan pohon selama berhari-hari tanpa mandi dan dilarang mengeluarkan suara sedikit pun, hanya untuk menunggu kedatangan satu ekor burung jantan yang sedang menari.

Dedikasi berdarah-darah ini akhirnya terbayar lunas. Setelah melakukan 18 kali ekspedisi yang menguras fisik dan mental, mereka mengukir sejarah sebagai manusia pertama yang berhasil memotret dan merekam video seluruh 39 spesies burung Cenderawasih yang diakui dunia. Mahakarya fotografi mereka tidak hanya membuat jutaan ilmuwan internasional menangis haru, tetapi juga menjadi tamparan keras sekaligus kebanggaan abadi betapa megah dan tak ternilainya surga kecil yang tersembunyi di tanah Papua.

Want your business to be the top-listed Media Company in Rembang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Rembang
59219