Aleppo Juice
11/05/2026
Lhoksukon- Tak banyak yang membayangkan di usia muda bergelut dengan pekerjaan bertani. Tapi, bagi Amal Fasyia (35) warga Desa Cot Seurani, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh , bertani merupakan pekerjaan yang sangat menghasilkan. Sejak lulus dari Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada 4 tahun lalu, Amal menekuni pertanian melon. Tak tanggung-tanggung, dalam setiap panen dia berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp 200 juta.
“Milih menanam melon memang ini tanaman yang memiliki nilai jual tinggi. Satu kilogram harganya bisa Rp 10.000. Satu buah melon itu bisa mencapai 3 sampai 4 kilogram. Tinggal kalikan per buah yang kita tanam,” katanya saat ditemui di stan pameran pertanian dalam rangka memperingati hari jadi Gampong Asan Samudera, Senin (11/5/2026)
Dari bertani melon, Amal mengaku telah memiliki rumah sendiri sebagai investasi masa depan. Dia juga menginvestasikan penghasilannya dengan membeli tanah dan emas.
“Mau beli mobil baru dilarang sama istri karena nilai investasi mobil itu akan terus menurun. Saat ini masih disuruh pakai mobil tua saja,” imbuhnya.
Selama kuliah di Universitas Malikussaleh, Amal memiliki teman yang berasal dari Gampong Asan Samudera. Saat bermain ke rumah temannya tersebut, dia mengetahui bahwa orangtua temannya itu bertanam buah melon ketika musim kemarau. Buah melon yang ternyata memiliki nilai ekonomis tinggi membuat dia berangan untuk menanam melon kelak.
“Kepikirannya sudah sejak kuliah, tapi baru berani menanam setelah lulus kuliah sambil mencari referensi di YouTube dan nanya ke PPL yang ada di sini karena selama ini orangtua saya nanamnya setahun penuh itu padi,” jelasnya. Setelah merasa memiliki informasi yang cukup terkait cara menanam buah melon, Amal memberanikan diri untuk mencoba menanam melon di lahan 500 meter persegi milik orangtuanya setelah lulus dari Universitas Malikussaleh . Saat itu, dia mengaku meraup keuntungan yang cukup lumayan.
*Menularkan ilmu ke petani muda*
Saat ini, lahan yang dikembangkan oleh Amal sudah mencapai belasan hektar dengan sistem setengah hektar tanam saat di lahan setengah hektar lainnya mulai panen. Sehingga, hampir setiap bulan bisa panen melon.
Amal mulai berbagi ilmu di bidang tanaman melon kepada generasi muda lainnya di Aceh Utara. Dia membuka lebar pintu rumahnya jika ada anak muda mau belajar bertanam melon. ”Sekarang ada 5 petani pemula yang belajar. Kalau mau belajar daring juga bisa atau datang langsung ke rumah nanti kita akan ajarkan bagaimana bertanam melon secara tradisional sepanjang tahun. Untuk petani pemula gratis karena kita juga ingin anak-anak muda menggeluti pertanian,” ujarnya.
Reporter/Editor: AM
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Aleppo Juice, Jalan Marzuki, RT. 9/RW. 14, Penggilingan, Kec. Cakung
Pulo Gadung
13940
Opening Hours
| Monday | 09:00 - 22:00 |
| Tuesday | 09:00 - 22:00 |
| Wednesday | 09:00 - 22:00 |
| Thursday | 09:00 - 22:00 |
| Friday | 09:00 - 22:00 |
| Saturday | 09:00 - 22:00 |
| Sunday | 09:00 - 22:00 |