Bang Janggo
13/05/2026
𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗣𝘂𝗻𝗰𝗮𝗸 𝗝𝗲𝗻𝗱 𝗦𝘂𝗱𝗶𝗿𝗺𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗿𝗲𝗽𝗮𝗿𝗲 𝗧𝗼𝗹𝗮𝗸 𝗣𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗚𝗲𝗿𝗮𝗶 𝗥𝗶𝘁𝗲𝗹 𝗠𝗼𝗱𝗲𝗿𝗻 𝗱𝗲𝗺𝗶 𝗟𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗶 𝗨𝗠𝗞𝗠
PAREPARE – Gelombang penolakan terhadap ekspansi ritel modern kembali terjadi. Kali ini, warga yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Puncak Jend Sudirman, Kota Parepare, secara tegas menyatakan keberatan atas rencana pembangunan gerai baru Alfamart di wilayah mereka.
Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat melalui aksi pemasangan spanduk besar di bahu jalan protokol. Dalam spanduk tersebut, warga meminta Pemerintah Kota Parepare dan DPRD setempat untuk tidak menerbitkan izin pembangunan bagi jaringan ritel tersebut.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Warga menilai, masuknya ritel modern di kawasan Puncak Jend Sudirman akan menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selama ini, para pedagang lokal dan warung kelontong telah menjadi urat nadi ekonomi warga di kawasan tersebut.
"Menolak pembangunan Alfamart di daerah kami, karena akan mematikan UMKM," tulis pernyataan tegas warga dalam spanduk yang kini menjadi perhatian pengguna jalan.
Perwakilan warga mengkhawatirkan terjadinya ketimpangan persaingan usaha yang dapat memicu gulung tikarnya unit usaha kecil milik masyarakat sekitar.
Mereka berharap pemerintah lebih memprioritaskan perlindungan dan pemberdayaan pedagang lokal dibandingkan memberikan ruang bagi pemodal besar di area pemukiman padat UMKM tersebut.
Hingga saat ini, warga masih menunggu respons resmi dari pihak eksekutif maupun legislatif Kota Parepare terkait tuntutan penghentian izin pembangunan gerai tersebut
13/05/2026
𝗔𝗻𝗴𝗴𝗼𝘁𝗮 𝗚𝗲𝗻𝗴 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗱𝗶 𝗠𝗮𝗸𝗮𝘀𝘀𝗮𝗿 𝗠𝗲𝗻𝗮𝗻𝗴𝗶𝘀 𝗦𝗮𝗮𝘁 𝗗𝗶𝗴𝗶𝗿𝗶𝗻𝗴 𝗣𝗼𝗹𝗶𝘀𝗶
MAKASSAR – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan sejumlah pemuda diduga anggota geng motor viral di media sosial setelah mereka diamankan oleh aparat kepolisian di Kota Makassar pada Rabu, 13 Mei 2026. Berbeda dengan aksi garang mereka di jalanan, para pemuda ini justru tampak menangis saat digiring satu per satu ke dalam mobil petugas.
Dalam penangkapan tersebut, polisi juga berhasil menyita sejumlah benda tajam yang diduga kuat digunakan untuk melakukan aksi penyerangan terhadap warga. Penangkapan ini merupakan respon cepat pihak kepolisian dalam menjaga kondusivitas keamanan di wilayah hukum Kota Makassar.
Aksi pengamanan ini menuai beragam reaksi positif dari warganet. Banyak yang mengaitkan tindakan tegas tersebut dengan instruksi terbaru dari Kapolrestabes Makassar. Diketahui, pihak kepolisian telah mengeluarkan perintah tegas berupa prosedur "tembak di tempat" bagi anggota geng motor yang terbukti mengancam nyawa warga maupun petugas di lapangan.
Hingga saat ini, para pemuda tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Pihak kepolisian pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan dari kelompok pemuda yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Pinrang
Opening Hours
| Monday | 08:00 - 16:30 |
| Tuesday | 08:00 - 16:30 |
| Wednesday | 08:00 - 16:30 |
| Thursday | 08:00 - 16:30 |
| Friday | 08:00 - 16:30 |