Wartaphoto.Net
09/07/2026
Kebut Infrastruktur, Pemkab Pati Rampungkan Perbaikan Sejumlah Ruas Jalan Rusak
WARTAPHOTO.NET. PATI – Kabar baik bagi masyarakat Bumi Mina Tani yang mendambakan akses jalan halus. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bergerak cepat membenahi infrastruktur jalan yang rusak. Pada tahap pertama tahun ini, sejumlah titik ruas jalan sudah masuk tahap pengerjaan fisik.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, menegaskan bahwa belasan paket pengerjaan tersebut kini telah mengantongi kontrak resmi dan siap dikebut. Total panjang jalan yang diperbaiki pada tahap awal ini mencapai puluhan kilometer.
"Untuk tahap pertama, sudah ada 14 paket yang berkontrak. Salah satunya adalah Jalan H. Munadi yang ikut dalam pengerjaan tahap satu ini. Total panjang penanganan jalan rusak di tahap pertama ini mencapai kurang lebih 28 kilometer," terang Hasto, Kamis (9/7/2026).
Daftar Jalur yang Diperbaiki pada Tahap I
Beberapa jalur utama yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian warga dan sempat dikeluhkan karena mengalami kerusakan, kini mulai disentuh perbaikan. Di antaranya meliputi Jalan Guyangan-Runting, kantor Kawedanan Kayen (barat RSUD kayen), Prawoto batas Kudus, Boloagung-Trimulyo, jalan H. Munadi (depan terminal), dan Guyangan-Juwana.
Pemkab Pati tampaknya tidak ingin menunda-nunda waktu. Sembari menyelesaikan tahap pertama, DPUPR Pati kini tengah bersiap meluncurkan perbaikan jalan tahap kedua.
Hasto menyebutkan, ada sekitar 12 titik ruas jalan baru yang dijadwalkan menandatangani kontrak kerja dalam waktu dekat.
"Rencana minggu depan berkontrak 12 paket lagi. Oktober sampai November," imbuh dia.
Berdasarkan data menyeluruh, total jalan rusak di Kabupaten Pati memang terbilang cukup panjang, yakni mencapai 250 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan.
08/07/2026
Plt Bupati Pati: Masa Tunggu Haji Capai 29 Tahun, Jemaah Diminta Syukuri Kesempatan ke Tanah Suci
WARTAPHOTO.net. PATI – Sukses menjalani kesempatan menunaikan ibadah haji adalah anugerah yang patut disyukuri. Terlebih, masa tunggu keberangkatan haji hingga tahun 2026 ini mencapai 29 tahun. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, pada Tasyakuran Jemaah Haji Kabupaten Pati 1447 H dan Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (8/7/2026).
"Hari ini kita patut bersyukur karena Bapak-Ibu telah memperoleh kesempatan yang sangat istimewa. Saat ini masa tunggu keberangkatan haji sekitar 29 tahun. Karena itu, nikmat ini harus disyukuri dan dijaga sebaik-baiknya," ujar Chandra.
Dalam kesempatan itu, Chandra menyampaikan rasa syukur atas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang berlangsung lancar. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga para jemaah dapat kembali ke Kabupaten Pati dalam keadaan sehat dan selamat.
"Saya berharap seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur, membawa keberkahan bagi keluarga, lingkungan. Saya juga memohon doa dari seluruh jemaah agar Kabupaten Pati senantiasa diberi keberkahan, semakin maju, dan masyarakatnya hidup makmur," tutur Chandra.
Acara ini diikuti oleh 1.337 tamu undangan, dimana 1.274 orang diantaranya adalah jemaah haji 2026.
Sementara itu, dalam mauidzah hasanahnya, KH. Moh. Imam Al-Mukromin, M.Ag mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kemabruran haji dengan terus meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak setelah kembali ke Tanah Air. Menurutnya, kemabruran tidak berhenti di Tanah Suci, tetapi harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
"Istiqamahlah dalam salat, zikir, selawat, dan amal saleh. Jadilah teladan di tengah keluarga maupun masyarakat, serta jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang dapat mengurangi nilai ibadah. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal haji dan melimpahkan kesehatan serta keberkahan kepada kita semua," tutur KH Moh Imam Al Mukromin.
08/07/2026
Jarak Bukan Penghalang: Perjuangan Febi, Siswi MAN 2 Pati Tempuh Puluhan Kilometer Demi Menjadi Punggawa Paskibraka Kabupaten
WARTAPHOTO.NET. PATI – Jarak geografis yang membentang jauh dari pusat kota tidak menyurutkan api semangat seorang siswi asal wilayah utara Kabupaten Pati untuk mengabdi kepada negara. Melalui perjuangan fisik dan mental yang menguras energi, ia membuktikan bahwa dedikasi mampu menaklukkan puluhan kilometer rintangan demi mengenakan seragam kebanggaan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Rangkaian seleksi ketat Paskibraka tingkat Kabupaten Pati tahun 2026 kini telah resmi berakhir. Dari ratusan peserta yang mendaftar, panitia menetapkan 47 siswa terbaik yang dinyatakan lolos. Dua di antaranya mendapatkan kehormatan untuk melaju ke Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng), sementara 45 pelajar lainnya bersiap mengemban tugas suci pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81 di pusat Kota Pati pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Di balik gemerlap pengumuman kelulusan tersebut, terselip kisah inspiratif dari Febi Rahma Adiya (16), siswi kelas XI Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pati. Sebagai warga Desa Gerit, Kecamatan Cluwak, Febi tercatat sebagai salah satu peserta dengan domisili terjauh.
Demi mengikuti setiap tahapan seleksi yang panjang hingga pembekalan materi intensif dari pelatih, ia harus menempuh jarak tidak kurang dari 30 kilometer dari rumahnya menuju pusat Kota Pati setiap harinya.
"Perasaan saya bahagia sekali dan bangga terhadap diri saya karena dapat memberi bukti kepada sekolah bahwa saya layak lolos. Tantangan terbesar menurut saya adalah jarak rumah yang sangat jauh ke Pati, sehingga hal itu sempat menjadi pertimbangan berat bagi saya sebelum memutuskan ikut bergabung," ungkap Febi. Selasa (7/7/2026).
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Jalan Jakenan Winong KM 2 Jakenan Pati
Pati
59182