Fallingleaf Coffeeshop
Hari ini jadwal PMWI 2021 ( Pubg Mobile World Invitation ) akan berlangsung sampai dengan 25 juli mendatang, diikuti oleh 32 negara antara lain asia tenggara, eropa, asia selatan, afrika tengah, amerika , jepang dan korea. Khususnya indonesia lagi-lagi di wakilli oleh
Tapi sayangnya kami tidak bisa menanyangkan pertandingan besar ini di karenakan akan tutup sementara waktu. Bahkan akan tutup beberapa minggu kedepan.
Yaa keputusan yang berat bagi kami, untuk itu bagi temen2 yang sudah berlangganan, sering nobar, dan mabar di tempat kami . Kami ucapkan terimakasih
karena banyak teman2 yang bertanya. Jadi kami crew fallingleaf memposting tulisan singkat ini hanya sekedar pemberitahuan.
Okey guys, see you next time, stay healhty and stay safe :)
====
Song : theme pmwi 2021( breathing flame )
Sc Vid : pmgc , Pei , pmpl sea
31/05/2021
"Ketika kata-kata tak lagi banyak berbicara, secangkir kopi bisa jadi perantara dan mencairkan suasana."
Coffee makes everything better
25/05/2021
ROK Presso GC (pada awalnya bernama Presso saja) merupakan sebuah espresso maker manual yang telah melalui perjalanan panjang sebelum mencapai bentuknya saat ini. Alat ini pertama kali diciptakan oleh sebuah agensi desain di kota London pada 1997. Ide awalnya berawal dari keinginan sederhana sang Creative Director, Patrick, yang juga seorang penggemar kopi, untuk mendesain sebuah alat pembuat kopi manual rumahan dan tanpa listrik. Perlu waktu bertahun-tahun bagi Patrick dan rekan-rekannya untuk mendesain, menjalani serangkaian prototype termasuk terus melakukan sejumlah perbaikan di sana-sini sembari waktu berjalan hingga akhirnya desain ROK Presso GC saat ini diperkenalkan ke publik pada 2018 lalu.
Sc : otten
03/05/2021
Halo kak, ☺️Terimakasih sudah menjelajahi fanspage fallingleafcoffeshop kami. yuk kak jangan lupa menyukai fanspage kami. karena kami akan mensajikan artikel/konten yang tidak kalah menarik dan pastinya membuat kamu terhibur😉
Terimakasih 😗😗
03/05/2021
Jenis-jenis Kopi yang Wajib Kamu Ketahui
Ada 25 jenis kopi yang buahnya paling komersil, tetapi hanya ada 4 jenis kopi yang paling terkenal di dunia jual beli biji kopi. Dan keempat jenis kopi tersebut adalah kopi arabika, kopi robusta, kopi liberika, dan kopi ekselsa.
1. Kopi Arabika
Kopi arabika awalnya berasal dari negara Brazil. Kopi arabika merupakan jenis kopi pertama yang ditemukan dan dibudidayakan oleh manusia hingga sekarang.
Kopi arabika memiliki ciri-ciri morfologi tanaman sebagai berikut : kopi arabika memiliki perakaran yang lebih dalam, daunnya tipis, percabangan tanaman yang lentur, ukuran biji kecil dengan warna hijau tua hingga merah gelap. Tanaman kopi jenis ini membutuhkan waktu 9 bulan untuk berbunga dan berbuah. Kopi arabika tumbuh di ketinggian 700-1700 m dpl (diatas permukaan laut) dengan suhu 16-20 derajat celcius.
Kelemahan dari jenis kopi arabika ini adalah salah satu jenis kopi yang rentan terhadap serangan penyakit HV Hemileia vastratix atau penyakit karat daun. Namun, kualitas bijinya jauh lebih baik dari kopi liberika dan robusta. Dan juga, kopi jenis arabika terkenal nikmat dan memiliki aroma yang sedap dan kuat.
Kopi arabika saat ini telah menguasai sebagian besar pasar kopi dunia dan harganya jauh lebih tinggi daripada jenis kopi lainnya. Di Indonesia sendiri kita dapat menemukan jenis kopi arabika ini dari mulai Aceh sampai di Papua.
2. Kopi Robusta
Kopi robusta awalnya ditemukan di negara Kongo. Jenis kopi ini dapat tumbuh baik di ketinggian 400-700 m dpl (diatas permukaan laut) dengan suhu 21-24 derajat celcius. Jenis kopi robusta lebih tahan terhadap serangan penyakit karat daun. Umumnya, jenis kopi ini memerlukan waktu 10-11 bulan untuk proses pembuahan dari bunga hingga menjadi buah.
Kelemahan dari kopi berjenis robusta ini adalah rasanya yang kurang mantap dan cenderung lebih pahit dibandingkan dengan arabika. Harganya pun jauh lebih murah dibandingkan dengan kopi berjenis arabika, sehingga di Indonesia kopi berjenis ini dikenal juga dengan “kopi murah”.
3. Kopi Liberika
Kopi liberika berasal dari Liberia, Afrika barat. Kopi liberika dapat tumbuh sekitar 9 meter dari tanah. Jenis kopi ini memiliki ukuran daun, bunga, cabang, buah, dan pohon yang lebih besar dibandingkan dengan jenis arabika dan robusta. Kopi liberika agak rentan terhadap penyakit HV Hemileia vastratix atau penyakit karat daun.
Memiliki kualitas buah yang relatif rendah, namun kopi berjenis liberika mampu berbuah sepanjang tahun dan dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah. Kopi liberika yang pernah didatangkan ke Indonesia yaitu yang bervarietas Ardoniana dan Durvei.
Life’s too short to drink cheap coffee – Unknown
4. Kopi Ekselsa
Kopi ekselsa berasal dari Afrika barat, pertama kali jenis kopi ini ditemukan di dekat Danau Chad. Kopi jenis Ekselsa ini sangat cocok dibudidayakan di daerah dataran rendah yang basah. Kopi jenis ini sangat mudah dalam hal pembudidayaannya, karena kopi berjenis ekselsa tidak rentan diserang penyakit. Kopi ini juga dapat ditanam di areal lahan gambut.
Di Indonesia, kopi berjenis ekselsa mudah ditemui di kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, karena topografi lahan di daerah sana sangat mendukung untuk ditanami kopi berjenis ekselsa ini. Memang harga dan kualitasnya masih jauh dibawah jenis kopi arabika dan robusta tetapi karena tanaman kopi berjenis ini tidak mudah diserang penyakit, sehingga banyak juga petani kopi yang membudidayakan kopi berjenis ekselsa ini.
source.kopitem.com
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the restaurant
Telephone
Website
Address
Jalan Towua Samping Rs. Samaritan
Palu
94113
Opening Hours
| Monday | 19:00 - 00:00 |
| Tuesday | 19:00 - 00:00 |
| Wednesday | 19:00 - 00:00 |
| Thursday | 19:00 - 00:00 |
| Friday | 19:00 - 00:00 |
| Saturday | 17:00 - 01:00 |