BKSDA Sumatera Barat
28/07/2022
Global Tiger Day Diperingati BKSDA Sumbar Dengan Berbagai Mitra
Global Tiger Day (GTD) diperingati setiap tanggal 29 Juli setiap tahunnya. Tema yang diusung tahun ini yaitu “Keep Wildlife in the Wild”. Tema ini memberi makna agar kita bergandengan tangan untuk menjaga kelestarian harimau agar selalu berada di habitat aslinya.
Dalam rangka menyambut peringatan Global Tiger Day 2022, Balai KSDA Sumatera Barat menggandeng berbagai mitra untuk melakasanakan beberapa rangkaian acara, beberapa rangkaian acara nya yaitu "Visit to school" yang telah dilaksanakan oleh Yayasan Sintas Indonesia yang dilaksanakan di Kabupaten Agam pada 19 - 21 Juli 2022 di enam sekolah dasar (SD) dengan tujuan mengenalkan harimau sumatera kepada siswa/i SD agar dapat menumbuhkan kepedulian dan pengetahuan terkait harimau sumatera serta peranannya bagi lingkungan sekitar.
Bersama Yayasan Arsari Djoyohadikusumo GTD 2022 ini dilaksanakan talkshow dengan menghadirkan narasumber yang berkompetan dibidangnya. Acara talkshow “Konservasi Harimau Sumatera dan Keanekaragaman Hayati” ini dibuka oleh Wakil Menteri KLK Alue dohong yang juga di hadiri oleh Dr. Ir. Wiratno sebagai pemantik diskusi yang dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2022.
Selanjutnya juga dilaksanakan acara di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi (TMSBK) dengan mengundang Bapak Walikota Bukitinggi ke Kebun binatang, disana beliau menyampaikan sambutan dan selamat memperingati Hari Harimau Sedunia dan mengajak untuk bersama-sama menyelamatkan harimau sumatera.
Selain itu, di kabupaten Agam juga dilaksanakan kegiatan peringatan Global Tiger Day 2022 berupa Pengecatan tiga patung Harimau Sumatera yang berada tepat dipusat ibukota kabupaten dan penyebaran selebaran tentang Harimau Sumatera dan Satwa Dilindungi yang dilaksanakan oleh BKSDAbersama Pemkab dan Polres Agam.
Rangkaian acara GTD ini juga dilaksanakan nya talkhsow "Konservasi Harimau Di Mata Jurnalis" dan Pameran Foto yang dipelopori oleh jejakharimau, acara ini dilaksanakan tanggal 26 s.d 29 Juli 2022 dengan pembicara utama Founder Jejak Harimau Andri Mardiansyah.
Memeriahkan acara GTD 2022 BKSDA Sumbar bersama Yayasan Sintas Indonesia melakasanakan Giveaway. Acara ini di lakukan di akun medsos dengan memberikan kuis selama 3 hari (28 s.d 30 Juli 2022) yang akan diumumkan pemenang nya pada tanggal 1 Agustus 2022 dengan memberikan hadiah yang menarik. Diharapkan dari kuis ini, kita bisa melihat sampai dimana pengetahuan masyarakat tentang pelestarian harimau.
25/07/2022
Dalam Rangka Road to HKAN tahun 2022, BKSDA Sumatera Barat Melepasliarkan Satwa Liar Dilindungi ke TWA Saibi Sarabua
Siberut, 24 Juli 2022. Pada hari Minggu tanggal 24 Juli 2022 Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat telah melaksanakan pelepasliaran satwa liar dilindungi jenis Bokkoi / Beruk Mentawai (Macaca siberu) sebanyak 2 ekor dengan jenis kelamin jantan. Kedua satwa tersebut merupakan hasil penyerahan dari masyarakat di kota Padang, Sumatera Barat. Setelah menjalani proses rehabilitasi dan habituasi selama lebih kurang 5 (lima) tahun, sesuai dengan data medis serta pengamatan perilaku dan sifat liarnya maka kedua Bokkoi sudah layak untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di Siberut.
Pelepasliaran ini dilakukan BKSDA Sumbar bersama Balai Taman Nasional Siberut di kawasan hutan TWA Saibi Sarabua, disaksikan oleh Camat Siberut Selatan, Polsek Siberut Selatan, Kepala Desa Maileppet, Kec. Siberut Selatan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tingginya kesadaran dan dukungan semua pihak akan pentingnya perlindungan primata endemik Mentawai ini.
Kepala Balai KSDA Sumbar mengutip pernyataan Prof. Endang Sukara, dari LIPI/BRIN bahwa
Kepulauan Mentawai sangat unik karena terpisah dengan Sumatera daratan hampir satu juta tahun lalu sehingga memiliki keanekaragaman hayati yang berbeda dari pulau Sumatera yang paling mencolok adalah adanya 4 primata yang endemik di Mentawai dimana salah satunya Bokkoi. Untuk itu penanganan satwa primata ini perlu perhatian yang lebih dari yang lainnya.
Beruk bokkoi sangat berbeda dengan Beruk Sumatera baik warna rambut dan ukurannya. Rambut bokkoi berwarna cokelat gelap pada bagian belakang sedangkan pada bagian leher, bahu dan bagian bawah berwarna cokelat pucat. Kaki berwarna coklat.
Perbedaan bokoi dengan beruk jenis lain terletak pada rambut bagian p**i dan mahkota. Bagian p**i bokoi berwarna lebih gelap daripada beruk lainnya, mahkota bokoi berwarna cokelat, rambut pada dahi lebih panjang. Bokoi memiliki kantong p**i yang terlihat jelas.Punggung dan tangannya sering digunakan untuk membawa makanan. Bokoi bersifat diurnal, arboreal dan terestrial. Lebih banyak di tanah, sesekali berada di kanopi bawah. Pakannya terdiri dari Buah dan biji-bijian :73.8%, hewan kecil (serangga, anak burung, kepiting, rayap): 12.2 %, Daun-daunan ; 5.4%, Tunas-tunasan : 3%. Hidup dari pantai hingga pegunungan dengan hidup berkelompok terdiri dari 15-40 individu. Panjang badan jantan dewasa antara 49-56 cm dengan berat badan 6-14,5 kg, sedangkan untuk betina lebih kecil dari ukuran jantan.
Kepala Balai KSDA Sumatera Barat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah membantu dan mendukung upaya pelestarian satwa liar jenis Bokkoi yang menurut Redlist IUCN berstatus Endangered atau langka dan termasuk satwa yang dilindungi oleh pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 106 tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. Semoga Bokkoi tersebut hidup dan berkembangbiak lebih baik di habitat aslinya.
05/06/2022
Tahun ini peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia mengusung tema "Only One Earth" merupakan perayaan ke 50 tahun Konferensi Stockholm.
Konferensi Stockholm tahun 1972 adalah konferensi tingkat dunia pertama yang membahas isu lingkungan. Konferensi Stockholm telah meletakkan dasar untuk pengaturan global mengenai perlindungan lingkungan.
Hari ini telah menetapkan "Satu Bumi Untuk Masa Depan", sebagai tema peringatan Hari Lingkungan Hidup 2022
Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Salam Lestari..
🌏🌱🌳🐅🐊🐘
31/05/2022
Kura-Kura Moncong Babi (Carettochelys insculpta) Telah Dikembalikan Ke Timika Papua.
Dunsanak konservasi, setelah mendapatkan pemetapan dari Hakim Pengadilan Negeri Payakumbuh, barang bukti berupa satwa di lindungi jenis kura-kura moncong babi (Carettochelys insculpta) sebanyak 167 ekor dikembalikan ke habitat aslinya di Timika- Papua. Pengembalian barbuk ke Papua ini dikawal oleh 2 (dua) Polhut BKSDA Sumbar dan 1 (satu) penyidik Polda Sumbar pada tanggal 27 Mei 2022 dan tiba di Timika tanggal 28 Mei 2022. Sesampai di Timika, Papua dilakukan pengecekan satwa dan serah terima dengan BBKSDA Papua. Dari hasil pengecekan bersama Badan Karantina ikan Papua semua satwa semuanya hidup dan selanjutnya akan menjalani masa habituasi di kandang transit Enviromental Departement, PT. Freeport Indonesia sebelum dilepasliarkan ke habitat aslinya.
Keberhasilan pengembalian kura-kura moncong babi ke habitatnya di Papua ini merupakan kerja sama yang apik antara BKSDA Sumbar dengan Ditreskrimsus Polda Sumbar, BKSDA DKI, BBKSDA Papua, Badan Karantina Ikan Padang, Yayasan IAR, dan dukungan penuh oleh Direktorat KKHSG Kementerian LHK. Untuk Proses pemeliharan satwa lebih kurang 80 hari dibantu oleh Komunitas Reptil dan Amphibi Padang dan Fakultas Kehutanan UMSB.
Diketahui sebelumnya terdakwa dengan inisial MIH warga kota Payakumbuh ini diamankan oleh tim Wildlife Rescue Unit (WRU) BKSDA Sumbar bekerja sama dengan Ditreskrimsus Polda Sumbar pada tanggal 7 Maret dengan barang bukti 472 ekor kura kura Mocong Babi dari Papua (Carettochelys insculpta) dan 6 ekor Kura Kura Baning coklat (Manouria emys).
Terdakwa merupakan jaringan sindikat perdagangan internasional yang terancam dengan pasal 21 ayat 2 huruf d juncto pasal 40 ayat 2 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang KSDAHE dengan ancaman pidana penjara paling lama Lima tahun dan denda maksimal seratus juta rupiah.
Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pengiriman kura-kura moncong babi, dan berharap semoga bisa hidup bebas dan berkembang biak di habitat aslinya.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the organization
Website
Address
Khatib Sulaiman 46
Padang
25137
Opening Hours
| Monday | 08:00 - 16:00 |
| Tuesday | 08:00 - 16:00 |
| Wednesday | 08:00 - 16:00 |
| Thursday | 08:00 - 16:00 |
| Friday | 08:00 - 16:00 |