BenuaPost.com

BenuaPost.com

Share

07/06/2026
04/06/2026

Medan - Penganiayaan pasangan suami istri di kawasan Jl Baru Terowongan Tembung, pada sore hari (3/6/26) diamankan pihak kepolisian Polrestabes Medan.

Menanggapi video viral yang menggemparkan dunia Maya, Polrestabes Medan dalam hal ini Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. mengerahkan personil nya untuk menangkap pelaku.

Tak butuh waktu lama Regu Timsus Jaga Cegah Sigap (timJCS) Satreskrim Polrestabes Medan bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di kediamannya di rumah pada malam hari (3/6/2026)

Kedua pelaku di bekuk dan diketahui bahwa mereka punya sebutan "Pak Ogah" di daerah terowongan Tembung. Keduanya memiliki pekerjaan tukang las dan yang satunya tidak punya kerja atau pengangguran.

Dalam video yang viral terlihat salah satu pelaku memegang senjata menyerupai senjata api yang saat di amankan ternyata senjata Airgun jenis Beretta M84. Jenis senjata ini adalah senjata yang kerap digunakan di dunia olahraga yang menggunakan peluru BB Gotri dan di gunakan Co² untuk menggerakkan pelatuk serta mendorong peluru.

Kedua pelaku lalu di bawa ke markas pusat Polrestabes Medan untuk di lakukan penyelidikan mendalam.

✍️Jurnalis BP: Meiji Gulo

berat

Viral Aniaya Pasangan Suami Istri, Dua Preman Jalanan Dibekuk Polisi 04/06/2026

https://www.benuapost.com/2026/06/viral-aniaya-pasangan-suami-istri-dua.html

Viral Aniaya Pasangan Suami Istri, Dua Preman Jalanan Dibekuk Polisi Benuapost.com menyajikan berita terkini nasional dan internasional, cepat, akurat, dan terpercaya.

03/06/2026

Serang – Dua personel Korps Brimob Polri dilaporkan menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh sekelompok debt collector (DC) di Kota Serang, Banten, Selasa (2/6/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Raya Serang–Cilegon KM 3,5, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula dari upaya penarikan kendaraan milik salah satu personel Satbrimob Polda Banten yang kemudian memicu adu argumen antara kedua belah pihak.

Situasi yang awalnya berupa cekcok verbal kemudian memanas dan berkembang menjadi keributan yang menarik perhatian warga sekitar.

Dua personel Satbrimob yang menjadi korban yakni:

Bripda M. Fajar Dwi, mengalami luka bacok pada bagian kepala dan tangan, saat ini menjalani perawatan di IGD Rumah Sakit Bhayangkara.
Bripda Ahmad Yani, mengalami pendarahan pada bagian hidung, cedera kaki, serta dislokasi bahu kiri dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dradjat Prawiranegara.

Kapak Diduga Digunakan dalam Aksi Pembacokan

Menurut laporan awal, di tengah keributan salah seorang debt collector diduga mengambil kapak dari dalam kendaraan Toyota Fortuner yang digunakan kelompok tersebut.

Want your business to be the top-listed Media Company in Medan?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Address


Jalan HM Puna Sembiring, No A34
Medan
20134