Besiru

Besiru

Share

15/11/2023

"Bisnis Itu Kayak Game: Mainnya Harus Serius, Bro!"

Pernah nggak sih kalian berpikir bahwa menjalankan bisnis itu mirip main game? Ya, serius! Dalam game, kita harus fokus, strategis, dan yang pasti, mainnya harus serius kalau mau naik level. Nah, bisnis juga gitu, guys!

Setiap Hari Kayak Quest Harian:
Dalam bisnis, setiap hari ada 'quest' atau misi yang harus diselesaikan. Itu bisa jadi ngatur strategi marketing, brainstorming produk baru, atau sekadar ngobrol sama tim. Pokoknya, jangan sampai 'miss daily quest', ya!

Upgrade Skill, Don't Just Grind:
Dalam game, grinding terus-terusan itu membosankan dan nggak efektif. Sama kayak bisnis, kita harus upgrade skill kita terus. Belajar dari pengalaman, ambil kursus online, atau ngobrol sama mentor. Jangan cuma 'grind', tapi upgrade diri terus!

Jangan Cuma Copy-Paste Strategy Orang Lain:
Pernah main game dan nyontek strategi dari player lain? Kadang berhasil, tapi seringnya malah gagal, kan? Di bisnis juga gitu. Lihat strategi orang lain boleh, tapi yang terpenting adalah buat strategi yang sesuai dengan karakteristik bisnis kita sendiri.

Tim Itu Seperti Party dalam Game:
Dalam game, kita sering butuh party atau tim untuk menyelesaikan misi. Bisnis juga sama, kita butuh tim yang solid. Jadi, perhatiin baik-baik siapa saja yang jadi 'party member' kita di bisnis.

Build Your Own Empire:
Setiap player di game punya impian membangun kerajaan sendiri, kan? Nah, di bisnis juga begitu. Kita membangun 'kerajaan' kita sendiri, dengan ciri khas dan gaya kita sendiri. Ini bukan cuma tentang uang, tapi juga tentang menciptakan sesuatu yang bisa kita banggakan.

So, buat kalian yang lagi di jalur bisnis, ingat ya, mainnya harus serius tapi tetap fun. Anggap aja kayak main game kesukaan kalian, tapi ini game kehidupan nyata.
Level up terus, dan suatu hari nanti, kalian pasti bisa jadi 'top player' di game bisnis ini! Let's rock the business world, guys! 🚀🎮💼

10/11/2023

"Kepahlawanan Sejati: Berbuat Tanpa Syarat"

Pahlawan bukanlah gelar yang diberikan oleh orang lain, tetapi sebuah panggilan hati untuk berbuat tanpa syarat. Kepahlawanan sejati adalah ketika kita tidak memikirkan diri sendiri, melainkan orang lain. Ini adalah perjalanan spiritual yang membimbing kita untuk bertemu dengan Sang Maha.

Kita seringkali terjebak dalam dorongan untuk menjadi pahlawan yang diakui oleh dunia. Namun, dalam esensi kepahlawanan sejati, tindakan kita tidak selalu perlu disoroti oleh sorotan panggung besar. Sebaliknya, menjadi pahlawan dalam kehidupan sehari-hari adalah tujuan yang lebih mulia.

Kepahlawanan sejati tercermin dalam tindakan-tindakan kecil yang kita lakukan tanpa mengharapkan penghargaan atau pujian. Itu adalah ketika kita mengulurkan tangan untuk membantu seseorang yang membutuhkan, memberikan bahu untuk menangisi mereka yang sedang berduka, atau sekadar mendengarkan dengan tulus ketika seseorang perlu bersuara.

Ketika seorang tetangga melalui masa sulit, dan tanpa berpikir dua kali, kita menyediakan makanan untuk keluarganya. Atau ketika seorang teman merasa terasing, dan kita memberikan dukungan dan persahabatan tanpa syarat. Itu adalah ketika kita menjadi pahlawan dalam kehidupan mereka, bahkan jika itu tidak pernah mencuat di media sosial atau mendapatkan pujian.

Kepahlawanan sejati bukan tentang penilaian orang lain, melainkan penilaian dari Tuhan. Ketika kita berbuat baik tanpa syarat, kita mengikuti jejak para pahlawan sejati sepanjang sejarah. Mereka yang mengorbankan diri untuk kebaikan orang lain tanpa pamrih.

Jadi, jadilah pahlawan dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah teladan untuk orang-orang di sekitar kita. Ingatlah bahwa kepahlawanan sejati adalah tentang berbuat baik, tanpa menunggu hadiah atau penghargaan. Itu adalah panggilan hati yang akan membawa kita lebih dekat kepada Sang Maha.

06/11/2023

"Mitos Selebgram dan Realitas Bisnis Cafe Tongkrongan"

Dalam era digital saat ini, banyak pemilik cafe tongkrongan yang berharap bisa mendapatkan keuntungan instan dengan menggandeng selebgram ternama. Mereka berpikir, dengan endorse dari influencer hits, cafe tongkrongan mereka akan langsung ramai. Namun, realitasnya? Tidak semudah itu

Bayangkan, kamu punya cafe tongkrongan dengan konsep yang biasa-biasa saja, lalu kamu memutuskan untuk menggandeng influencer yang ternyata terkenal di kalangan wibu. Lucu, bukan? Atau, meskipun kamu sudah memilih influencer yang sesuai dengan niche cafe tongkrongan, bagaimana jika ternyata engagement yang mereka miliki tidak asli? Bisa jadi, mereka hanya menggunakan trik-trik tertentu untuk meningkatkan views dan likes. Hasilnya? Cafe tongkronganmu tetap sepi.

Bisnis cafe tongkrongan memang unik. Jika kamu hanya fokus pada penjualan kopi, mungkin kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan. Namun, jika kamu juga menawarkan tempat yang nyaman, fasilitas mewah, dan berbagai fitur lainnya, tentu modal yang kamu keluarkan akan lebih besar. Dan balik modal? Bisa jadi lebih lama.

Sebelum memutuskan untuk membuka cafe tongkrongan, pertimbangkan dulu tujuanmu. Jika kamu benar-benar serius ingin mendapatkan keuntungan, maka kamu harus memikirkan banyak hal. Mulai dari konsep unik, branding yang kuat, kualitas kopi yang enak, strategi promosi yang tepat, hingga pemilihan influencer yang sesuai. Namun, jika kamu hanya ingin membuka cafe tongkrongan sebagai hobi atau tempat hangout pribadi, ya, silakan saja.

Intinya, dalam bisnis, tidak ada yang instan. Semua membutuhkan proses, strategi, dan tentu saja, kerja keras. Jadi, sebelum menyalahkan influencer karena cafe tongkronganmu tidak ramai, mungkin saatnya untuk introspeksi diri dan memikirkan strategi bisnis yang lebih matang.

Namun, ada satu hal yang sering terlupakan oleh pemilik cafe tongkrongan. Yaitu, memahami apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen. Konsumen saat ini tidak hanya mencari tempat untuk minum kopi, tetapi mereka juga mencari pengalaman. Mereka ingin merasa nyaman, diterima, dan menjadi bagian dari komunitas. Oleh karena itu, selain menyajikan kopi yang enak, cafe tongkrongan juga harus menyediakan suasana yang hangat dan ramah.

Selain itu, pemilik cafe tongkrongan juga harus memahami bahwa konsumen saat ini sangat cerdas. Mereka bisa dengan mudah mengetahui apakah sebuah cafe tongkrongan benar-benar otentik atau hanya sekedar mengikuti tren. Oleh karena itu, penting bagi pemilik cafe tongkrongan untuk selalu jujur dan transparan kepada konsumen.

Jadi, apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen dari sebuah cafe tongkrongan? Jawabannya mungkin beragam, tetapi ada beberapa hal yang umumnya diinginkan oleh konsumen. Pertama, mereka ingin merasa diterima dan menjadi bagian dari komunitas. Kedua, mereka ingin mendapatkan pengalaman yang berbeda dari cafe tongkrongan lainnya. Ketiga, mereka ingin mendapatkan value for money, yaitu mendapatkan produk dan layanan yang sesuai dengan harga yang mereka bayar.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membuka cafe tongkrongan, penting bagi pemilik untuk memahami apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen. Selain itu, pemilik juga harus memahami bahwa bisnis cafe tongkrongan bukan hanya tentang menjual kopi, tetapi juga tentang menjual pengalaman.

Dengan memahami keinginan dan kebutuhan konsumen, pemilik cafe tongkrongan akan lebih mudah untuk menentukan strategi bisnis yang tepat. Selain itu, dengan memahami konsumen, pemilik juga akan lebih mudah untuk memilih influencer yang tepat untuk mempromosikan cafe tongkrongannya.

Jadi, jika kamu sedang berencana untuk membuka cafe tongkrongan atau sudah memiliki cafe tongkrongan tetapi merasa kesulitan dalam meningkatkan penjualan, mungkin saatnya untuk kembali ke dasar dan memahami apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah untuk menentukan strategi bisnis yang tepat dan memilih influencer yang tepat untuk mempromosikan cafe tongkronganmu.

Want your business to be the top-listed Business in Mataram?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Address


Jalan Ahmad Yani 3
Mataram
83237