ManadOne.co.id
12/02/2019
Totalitas Untuk Rakyat Sulut, Inilah Profil Caleg Oktavian M Walintukan dari Partai Golkar...
Keluarga Walintukan-Manumpil
Sulut-ManadOne, secarah Totalitas saya akan abdikan diri saya kepada kedaulatan Rakyat Sulut, Saya ingin membangun Provinsi Sulawesi Utara, saya ingin Sulut yang lebih baik dan lebih maju dari apa yang selama ini masyarakat rasakan," Kata Walintukan.
Bersama Walikota Manado dan Istri
Ia pun mengaku telah mendapat dukungan Penuh dari orang sekitarnya. "Persiapan sampai sekarang ini, Puji Tuhan berjalan baik dan lancar dari keluarga sangat mendukung, kerabat serta teman-teman dan Partai, agar saya mewakili memperjuangkan aspirasi diparlement, lebih dari pada itu topangan Doa dari segenap warga kota Manado menjadi harapan saya dan keluarga". Ungkapnya.
Oktavian M Walintukan
Inilah Profil Pria Mantan Direktur Umum PD Pasar Kota Manado juga Wakil ketua DPD Partai Golkar Sulut.
Nama: Oktavian M. Walintukan Lahir di: Manado 2 November 1974.
Alamat Tinggal: Titiwungen selatan, sario Manado.
Pekerjaan: Wiraswasta
Status: Menikah-Kel, Walintukan-Manumpil.
Istri dan Anak-Anak:
Istri:
dr Meiny O Manumpil ASN di Kota Manado.
Anak-anak:
1.Meivan A.Y Walintukan Bersekolah di SMP Eben Haezar Manado.
2.Vini S.H Walintukan Bersekolah di SD Eben Haezar Manado.
3.Christy M.E Walintukan Bersekolah di SD Eben Haezar Manado.
Riwayat Pekerjaan:
1. Mantan Direktur Umum PD Pasar Mando Th 2009-2011
2. Anggota Dewan Pengupahan Sulut Th 2003-2013
3. Anggota Dewan Ketenagakerjaan Sulut Th 2008-2013.
4. General Afair Novotel Manado Th 1997-2000
5. Asst Personal Manager Novotel Th 2000-2002
6. Asst Personal Manager Arya Duta Hotel Manado Th 2000.
Riwayat Organisasi Keagamaan:
1. Pimpinan Komisi Remaja Gmim Jemaat Abraham Sario Sentra Th 1985-1990
2. Pimpinan Komisi Pemuda Gmim Jemaat Abraham Sario Sentra Th 1990-1995
3. Pimpinan Komisi Pemuda GMIM Wilayah Titiwungen Manado Th 1995-2000.
4. Pimpinan Pemuda GMIM Rayon Manado Th 1995-2000.
Riwayat Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Pemuda dan Olahraga.
1. Wakil Ketua K-SPSI Sulut Th 2000-Sekarang
2. Wakil Ketua Bid OKK DPD AMPI Sulut Th 2018-Sekarang.
3. Wakil Ketua Bid OKK PDK Kosgoro Sulut Th 2015-Sekarang.
4. Wakil Ketua Karang Taruna Manado Th 2015-Sekarang.
5. Wakil Ketua PSSI Sulut/Exco PSSI Sulut Th 2002-2011.
6. Sekretaris Percasi Manado Th 2000-2005.
7. Wakil Ketua Percasi Sulut Th 2005-2010.
8. Wakil Ketua KNPI Sulut Th 2009-2014.
9. Wakil Ketua GAMKI Sulut/ Korwil Manado Th 2000-2015.
Riwayat Organisasi Politik:
1. Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Manado Th 2009- 2012.
2. Sekretaris PD AMPG Kota Manado Th 2003-2009.
3. Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Sulut Th 2013-2016.
4. Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sulut Th 2016-2021.
5. Ketua Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Manado Th 2019-2021.
Riwayat Pendidikan dan Pelatihan:
1. Pendidikan Strategi Pemenangan pemilu Oleh NDI (National Demokratik Institut dari Amerika) Th 2000.
2. Pendidikan peningkatan Ketenagakerjaan Beserta Pemantapan UU Ketenagakerjaan dan Jamsostek Th 2007.
3. Pendidikan Kader Pemuda GMIM Th Th 1995 & Th 1998.
4. Pendidikan Kader Fungsionaris Pemuda Golkar Th 2002.
5. Pendidikan Managamen Persepakbolaan oleh FIFA dan AFC Th 2005.
Riwayat Penghargaan:
1. Penerimah Lencana Permata Bangsa oleh Ketua Mahkamah Agung RI Th 2009.
2. Penerimah Penghargaan Futuro Sepak Bola Dunia Oleh FIFA Th 2005.
3. Penerimah Penghargaan Manager Kampanye dari NDI Amerika Th 2000.
4. Penerimah Penghargaan dari Yayasan Penghargaan Indonesia Th 2009. (Resa Sky)
11/02/2019
Demi Kemanusian Mawikere Siap Mediasi Imigran Asal Afganistan Dengan UNHCR..
Saat jumpa pers
Sulut-ManadOne, Kepala Rumah Dintensi Imigrasi (Imigrasi) Manado Arthur Mawikere nyatakan sikap. Dirinya siap memediasi ke 12 Imigran asal Afghanistan yang kini berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado dengan United Nations High Commissioner for Refugees
(UNHCR) yakni Komisioner Tinggi PBB, Hal ini dikatakan Mawikere usai jumpa pers, Senin (11/2/2019) siang di Rudenim di bilangan Ringroad Manado.
"Saya siap memediasi, asalkan para imigran mau membuka diri dan menerima aturan yang berlaku," tutur dia.
Saat wawancara dengan Imigran
Sedangkan kedua imigrasi saat ditemui awak media di waktu dan tempat yang sama mengatakan, mereka siap dan bersedia bila pihak UNHCR melakukan wawancara kembali.
"Kami bersedia," ujar keduanya
Kandasnya harapan para deteni Afghanistan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Manado untuk memperoleh status Refugee (pengungsi) dari pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), akhirnya memicu Mohammad Karim bersama rekannya nekad melakukan aksi mogok makan dan bakar diri diruang penampungan pada beberapa hari lalu.
Lanjut Kepala Rudenim Manado, Arthur Mawikere menjelaskan kalau belasan deteni yang mengajukan permohonan status ke UNHCR sejak 2000 lalu, hingga kini masih ada yang mendapat penolakan.
Bahkan, Arthur mengemukakan, baru-baru ini pihaknya telah menerima surat dari UNHCR Nomor 19/NESHCR/3057 tentang konfirmasi status UNHCR pertanggal 31 Januari 2019, yang menyatakan belasan deteni Afghanistan di Rudenim Manado, tidak lagi menjadi perhatian UNHCR.
“Meskipun permohonan suaka mereka telah ditolak pada tahap pertama di tahun 2000 oleh UNHCR, pihak UNHCR telah beberapa kali berusaha untuk kembali mewawancara kedua keluarga tersebut dalam rangka mempertimbangkan kembali status mereka berdasarkan kondisi saat ini di Afghanistan,” terang Arthur.
Namun, saat staf UNHCR bertandang ke Manado, sekitar Desember 2016 dan April 2017, dengan tujuan mengambil data yang diperlukan. Namun kedua keluarga menolak diwawancarai.
“Jadi dengan ditolaknya mereka oleh UNHCR kemudian mereka menyerahkan kepada pihak imigrasi, institusi negara yang menangani warga negara asing. Hak mereka atau kebutuhan dasar mereka kami setiap hari berikan seperti makan dan minum,” tuntasnya.
Patut diketahui, gejolak Warga Negara Asing (WNA) di Rudenim Manado melalui aksi demo dan mogok makan, beberapa tahun belakangan ini memang gencar terjadi, tujuan pergerakan mereka hanya untuk mendapatkan status Refugee.
Sebab, dengan diperolehnya status tersebut, mereka memiliki hak untuk dikirim ke Community House yang berada di Makassar atau Jakarta, sebelum dideportasi ke negara tujuan. Dan tidak merasa terpenjara di Rudenim Manado.
Dan kini, belasan deteni Afghanistan di Rudenim Manado harus mengubur mimpi indah mereka ke Australia. Begitu UNHCR mengeluarkan surat penolakan untuk kesekian kalinya.
Berikut ini nama-nama deteni Afghanistan di Rudenim Manado yang tidak lagi menjadi perhatian UNHCR, yakni Mohammad Jacob, Mohammad Karim, Sadrajat, Sara, Akeledori, Nor Mohammad, Amira, Mosolah, Anar, Fatenah dan Ali. (Resa Sky)
Demi Kemanusian Mawikere Siap Mediasi Imigran Asal Afganistan Dengan UNHCR.. | Manado One
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Telephone
Website
Address
Jalan Drive Sutomo Wenang
Manado
95111