Hermanpedia.com
Menurut CEO Go-Jek ini, buat para entrepreneur jangan hanya fokus pada business model, monetization, dan apa yang orang lain lakukan di luar sana. Fokuslah kepada masalah yang sedang dialami para consumer.
Kalau masalah itu tidak dialami banyak orang, kesempatan bisnisnya tidak terlalu banyak. Tetapi kalau masalah itu banyak dialami orang, maka kesempatan bisnisnya akan besar. Setelah itu, pikirkan bagaimana cara kita untuk memecahkan masalah itu, misalnya melalui suatu produk teknologi.
Nah, buat para entrepreneur, bisa nih menerapkan tips Pak Nadiem ini.
Jangan lupa share dan mention temen sesama entrepreneur, ya!
06/02/2019
TAFSIR AYAT
Firman Allah Subhanahu wa ta'ala,
{وَوَجَدَكَ عَائِلا فَأَغْنَى}
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. (Adh-Dhuha: 8)
Yakni pada mulanya kamu hidup dalam keadaan fakir lagi banyak anak, lalu Allah memberimu kecukupan dari selain-Nya. Dengan demikian, berarti Allah menghimpunkan baginya antara kedudukan orang fakir yang sabar dan orang kaya yang bersyukur, semoga salawat dan salam-Nya terlimpahkan kepadanya.
Qatadah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. (Adh-Dhuha: 6-8)
Bahwa demikianlah kedudukan Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam sebelum beliau diangkat menjadi utusan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala Demikianlah menurut apa yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Hatim.
Di dalam kitah Sahihain disebutkan melalui jalur Abdur Razzaq, dari Ma'mar, dari Hammam ibnu Munabbih yang mengatakan bahwa berikut ini adalah apa yang telah diceritakan kepada kami oleh Abu Hurairah yang telah mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam pernah bersabda:
«لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ»
Bukanlah orang kaya itu karena banyak memiliki harta benda, tetapi orang yang kaya itu adalah orang yang jiwanya kaya.
Di dalam kitab Sahih Muslim disebutkan dari Abdullah ibnu Amr yang mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam telah bersabda:
«قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بما آتاه»
Sesungguhnya beruntunglah orang yang Islam dan diberi rezeki secukupnya serta Allah telah menjadikannya menerima seadanya menurut apa yang diberikan oleh-Nya (diberi sifat qana'ah).
Credit by :
__________________
📙 Tafsir Ibnu Katsir
📷
06/02/2019
Allah benar-benar Maha Mendengar Doa
Credit by :
📷
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Jalan Danau Sentani Utara 1 Blok H3E5
Malang
65139