Cara Sehat

Cara Sehat

Share

Indonesia fights 'extraordinary' diphtheria outbreak that has killed 32 10/12/2017

Indonesia memiliki tingkat difteri tertinggi di dunia - walaupun vaksinasi telah membantu meminimalkan kasus global selama 30 tahun terakhir.

Indonesia fights 'extraordinary' diphtheria outbreak that has killed 32 Indonesian health authorities will launch an immunization drive next week to contain a sharp rise in cases of diphtheria, which has killed at least 32 people, including many children, in the world's fourth most populous country this year.

Diabetes Melitus dan Cara Penyembuhannya 21/07/2016

Ada yang bilang penyakit diabetes belum ada obatnya, harus diamputasi.

Diabetes Melitus dan Cara Penyembuhannya Bukti pengobatan diabetes tanpa operasi dan sangat aman. Tanpa bahan kimia. Info / Konsultasi / Pemesanan Obat : 085228790879

Photos from Cara Sehat's post 25/02/2016

Gejala dan Penyebab Disfungsi Ereksi (DE)
Disfungsi ereksi adalah ketidakmapuan p***s untuk mencapai atau mempertahankan ereksi.

Menurut Dr. Ponco, penyebab disfungsi ereksi dapat dibagi menjadi tiga, yakni:
Psikogenik, alamiah, dan campuran (psikogenik dan alamiah).
Penyeab psikogenik tersering adalah kecemasan dan depresi. Kecemasan mengganggu pembentukan dan pengolahan stimulus seksual.
Sedangkan penyebab secara alamiah disebabkan oleh usia, kebiasaan merokok, penyakit kardiovaskular, kencing mais / diabetes, gangguan saraf dan penggunaan obat-obatan.

Gangguan pada sistem kardiovaskular dapat mengganggu aliran darah pada arteri sehingga menyebabkan disfungsi ereksi. Penyebab tersering gangguan darah ini adalah ateroslerosis pada penderita penyakit hipertensi, diabetes mellitus dan dislipidemia.
Sekitar 35-75% penderita diabetes mellitus menderita disfungsi ereksi. Mekanisme disfungsi ereksi pada diabetes mellitus adalah multifaktorial terdiri atas faktor gangguan persarafan di otak dan p***s, serta merupakan manifestasi dari adanya komplikasi mikrovaskular. Mekanisme terjadinya disfungsi ereksi pada penderita diabetes mellitus dimulai dari gangguan pada susuanan saraf pusat. Ditambah lagi dengan penurunan fungsi otot pada p***s akibat gangguan persarafan tepi.
Kelainan pada otak seperti multiple sklerosis, epilepsi, parkinson, stroke dan alzheimer merupakan penyebab disfungsi ereksi akibat gangguan saraf.

Penyebab dari disfungsi ereksi sendiri adalah :
*.Gangguan hormonal karena kelenjar hipofisis, (hormon testosteron).
*.Gangguan artery (pembuluh darah, aliran darah ke p***s berkurang).
*.Kebocoran vena.

Selain beberapa hal diatas, masih banyak lagi penyebab yang mengakibatkan disfungsi ereksi, termasuk kekurangan kalsium.
Kalsium juga berfungsi dalam mengoptimalkan kinerja organ reproduksi baik pria maupun wanita, apabila kebutuhan tubuh akan kalsium terpenuhi, maka akan mempengaruhi fungsi te**is pada pria dalam pembentukan sel sperma dan fungsi ovarium pada wanita.
Kekurangan kalsium dapat terjadi:
• Nyeri pada otot dan persendian
• Tulang keropos
• Kekebalan tubuh menurun
• Daya ingat melemah
• Terganggunya system kerja jantung
Tanda-tanda kekurangan kalsium:
• Tubuh mudah lelah dan lesu
• Nyeri pada perut
• Insomnia
• Kram pada otot

Beberapa jenis obat juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi, diantaranya adalah obat antihipertensi dan beberapa jenis obat antidepresi. Berhati-hatilah dan selalu minta nasihat dokter jika Anda ingin mengkonsumsi obat-obatan tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Bersambung...Cara mengatasi (DE/ED)

Timeline photos 20/02/2016

Penyakit Thalasemia, Gejala, Penyebab, Pencegahan dan Cara Mengobati

Apa itu Thalasemia?
Thalasemia adalah nama sebuah penyakit. Penyakit ini memang kurang familiar di telinga masyarakat karena penyakit ini adalah penyakit genetik dan umumnya menyerang daerah tertentu saja. Namun jangan salah, ternyata angka kejadian penyakit ini di Indonesia termasuk cukup besar.

Lalu sebenarnya apa itu Thalasemia?
Thalasemia merupakan anemia hemolitik herediter yang diturunkan dari kedua orang tua kepada anaknya secara resesif. Pada penyakit ini terjadi kelainan gen yang mengakibatkan kerusakan sel darah merah. Untuk pengertian mudahnya Thalasemia dapat menyebabkan anemia, mulai dari yang tingkat ringan hingga berat. Penyakit ini dapat diturunkan kepada anak bila kedua orang tua membawa gen Thalasemia, dengan presentase 25 % normal, 50 % pembawa atau karier (memiliki 1 gen cacat, disebut Thalasemia Minor), dan 25 % menderita Thalasemia Major (memiliki 2 gen cacat). Jika hanya 1 orang tua saja yang membawa gen maka anak tersebut hanya menjadi pembawa tetapi tidak menunjukkan gejala-gejala dari penyakit ini. Thalasemia pada umumnya digolongkan berdasarkan rantai asam amino yang terinfeksi, yaitu alfa- thalasemia (melibatkan rantai alfa) dan beta- thalasemia (melibatkan rantai beta). Pada umumnya, kebanyakan orang Indonesaia mengalami jenis beta- thalasemia.
WHO menyebutkan 250 juta penduduk dunia (4,5 %) membawa genetik Thalasemia. Di Indonesia sendiri jumlah penderita Thalasemia hingga tahun 2009 naik menjadi 8,3 %, dan sayangnya 90% penderita tersebut berasal dari kalangan masyarakat kurang mampu. Angka kejadian Thalasemia sampai saat ini belum bisa terkontrol dengan baik karena tersandung oleh faktor genetik dan belum maksimalnya tindakan screening.

Gejala Thalasemia
Semua penyakit Thalasemia memiliki gejala yang mirip, namun tingkat beratnya gejala bervariasi. Mayoritas penderita akan mengalami anemia yang ringan. Anemia inilah yang menyebabkan wajah pucat, tubuh lemas, nafsu makan turun, dan insomnia atau susah tidur.
Pada beberapa kasus terjadi penebalan dan pembesaran tulang, terutama pada tulang kepala dan wajah. Selain itu tulang-tulang panjang menjadi lemah dan mudah patah. Hal ini karena sumsum tulang yang berperan penting dalam menghasilkan hemoglobin tersebut. Jika terjadi kelebihan zat besi bisa terkumpul dan mengendap dalam otot jantung, sehingga dapat mengakibatkan gagal jantung. Penderita yang terkena Thalasemia sejak kecil maka pertumbuhannya akan lebih lambat dibandingkan anak normal lainnya. Penderita beta- thalasemia mayor bisa mengalami gejala yang lebih berat yaitu terjadi sakit kuning (jaundice), luka terbuka di kulit (ulkus atau borok), pembesaran limpa, dan batu empedu.

Penyebab Thalasemia
Satu-satunya penyebab penyakit Thalasemia adalah gen cacat yang diturunkan oleh orang tua. Disini yang perlu digaris bawahi adalah penyakit Thalasemia bukanlah penyakit menular, tetapi penyakit keturunan. Cara diagnosis Thalasemia yang efektif biasanya berdasarkan kepada pola herediter dan pemeriksaan hemoglobin khusus.

Cara Mencegah Thalasemia
Bagi pasangan yang akan menikah, dianjurkan untuk memeriksakan darah agar mengetahui apakah ada penyakit keturunan. Jika kedua orangtua merupakan kerier Thalasemia, dengan berat hati dianjurkan untuk tidak mempunyai anak. Atau jika memang akhirnya memiliki anak dan menderita Thalasemia, maka seumur hidup anak memerlukan transfuse darah atau kemungkinan lain anak akan meninggal dalam kandungan ibu.

Cara Mengobati Thalasemia
Hingga saat ini belum ada obat yang mampu menyembuhkan Thalasemia. Namun sebagai manusia hendaknya kita tetap terus berusaha untuk menyembuhkan penyakit ini. Berikut adalah beberapa cara yang umum dilakukan untuk mengobati Thalasemia :
*.Atasi anemia dengan transfusi
*.Mengonsumsi suplemen folat pada Thalasemia yang berat
*.Hindari obat-obatan yang mengandung zat besi dan pengoksidasi untuk penderita yang menjalani transfuse, karena zat besi yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan
*.Hindari stres
*.Konsumsi Obat Herbal / suplemen yang berkaitan dengan semua kebutuhan sel-sel organ tubuh si penderita Thalasemia.
Pada pengobatan teknologi medis modern, pengobatan Thalasemia dapat dilakukan dengan cara transplantasi sumsum tulang yang allogenic. Namun tentu saja anda harus mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter.

Bantu share ya friends, Mention temen kamu yang perlu info ini juga yah :)

20/02/2016

DEFINISI THALASEMIA
Thalassemia merupakan penyakit keturunan, tentu karena dipengaruhi oleh gen diantara kedua orang tua penderita thalassemia.
Pada penderita thalasemia terjadi perubahan atau mutasi gen, yaitu pembawa kode genetik untuk pembuatan hemoglobin. Akibatnya kualitas sel darah merah tidak baik dan tidak dapat bertahan hidup lama, tidak bisa bertahan sepanjang hidup sel darah merah normal. Kelainan atau perubahan pada hemoglobin yang menyebabkan sel darah merah mudah rusak.
PANTANGAN PENDERITA THALASEMIA
*.Penderita thalassemia berpotensi mengalami penumpukan zat besi yang berbahaya bagi kesehatan tubuhnya. Padahal, zat besi yang berlebihan bisa menyebabkan keracunan bagi tubuhnya. Oleh karena itu makanan yang kadar kandungan zat besinya tinggi harus mereka hindari.
Penderita thalassemia biasanya diminta menjalankan diet zat besi.
*.Karena itu, cukup banyak makanan yang harus dipantang oleh mereka. Makanan pantangan itu antara lain daging berwarna merah, hati, ginjal, sayur-mayur berwarna hijau, roti, gandum, alkohol, serta telur ayam dan telur bebek. Namun, tak semua makanan yang punya kandungan zat besi tak boleh dimakan. Kandungan besi pada batas moderat masih bisa dikonsumsi oleh para penderita thalassemia. Misalnya, daging yang berwarna putih seperti daging ayam. Begitu p**a dengan sayur-mayur berwarna cerah seperti sawi dan kol. Makanan yang mengandung zat besi rendah antara lain nasi dan mi, roti, biskuit, serta umbi-umbian(root vegetables) seperti wortel, labu, bengkoang,dan lobak. Segala macam ikan juga mengandung protein yang tinggi namun punya zat besi rendah, sehingga bisa masuk daftar menu harian. Begitu juga dengan susu, keju, dan buah-buahan. Tapi tidak demikian halnya dengan buah kering yang punya kadar zat besi telah jauh melebihi batas normal zat besi yang seharusnya.
Penderita thalassemia umumnya memiliki kadar hemoglobin yang sangat rendah. Itulah sebabnya, transfusi darah untuk mendongkrak hemoglobin wajib ditempuh. Jika belum sampai pada kesimp**an itu, para dokter menyarankan penderita rutin diberi asupan yang salah satunya adalah berbahan kacang merah. Di sini, penderita atau orang tua harus kreatif. Banyak ragam resep agar makanan berbahan tersebut menarik bagi pasien. Sebab, pada anak-anak yang punya penyakit ini cenderung susah dan malas makan. Makanya, tak sedikit anak thalessemia punya berat badan di bawah ukuran normalnya. Pada penderita thalessemia, buah-buahan serta sayur-sayuran yang mengandung asam folat juga dianjurkan antara lain brokoli, susu, dan bayam.
TIPE2 THALASSEMIA
Hemoglobin tersusun dari 2 jenis rantai protein, yaitu rantaiprotein alpha globin & rantai protein beta globin. Bila yang terganggu pembentukannya adalah rantai protein alpha, maka thalasemia yang timbul disebut thalasemia alpha. Bila yang terganggu pembentukannya adalah rantai protein beta, maka thalasemia yang timbul disebut thalasemia beta. Kedua tipe ini bisa ditemukan dalam bentuk ringan hingga berat.
PEMBAGIAN THALASSEMIA dibagi menjadi:
Thalassemia mayor
Tanda dan gejala umumnya muncul beberapa bulan setelah lahir, wajah pucat dan limpa membesar, perubahan bentuk muka, kulit kehitaman, gangguan pertumbuhan, dangizi kurang/buruk. Transfusi berfungsi membantu penderita thalassemia mayor untuk memperbaiki pasokan sel darah merah. Namun biasanya pasien memerlukan transfusi darah dan terapi pengobatannya dilakukan sepanjang hidup. Ada penderita yang memerlukan transfusi setiap dua bulan sekali atau sebulan sekali, tergantung dari berat ringannya.
Thalassemia minor (pembawa sifat)
Gen penyebab thalasemia hanya diturunkan dari salah satu orangtua, umumnya anak tersebut hanya menderita thalasemia dengan manifestasi klinis yang ringan, bahkan kadang tidak ada gejala klinis yang timbul. Orang dengan gen pembawa thalasemia namun tanpa gejala ini disebut pembawa sifat atau karier (carrier) thalasemia. Walaupun tanpa gejala, karier thalasemia tetap akan menurunkan genpembawa sifat thalasemia ini pada keturunannya.
TRANSFUSI DARAH dan KELEBIHAN ZAT BESI pada THALASSEMIA
Kelebihan zat besi pada penderita thalassemia menimbulkan bahaya tersendiri bagi tubuh penderita karena dapat terakumulasi dan merusak organ tubuh mereka. biasanya kelebihan zat besi ini terbawa pada saat transfusi, efek transfusi ini juga perlu mendapat perhatian karena penderita dapat terancam akibat kelebihan zat besi yang masuk dalam tubuh penderita. Namun, pasien tidak perlu khawatir. Pasalnya, kelebihan zat besi tersebut dapat diatasi dengan mengonsumsi obat kelasi besi (menetralisasi zat besi dalam tubuh).

Want your business to be the top-listed Health & Beauty Business in Kebumen?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Website

Address


Kebumen
54381