Lingkar Kebumen
29/07/2023
Perhatian! Parkir di Jalur Sepeda Bisa Ditilang Polisi, Berikut Penjelasan Kasat Lantas Polres Kebumen
Polres Kebumen - Imbauan hingga penindakan tegas dilakukan Sat Lantas Polres Kebumen kepada para pengguna jalan, khususnya mereka yang memarkir kendaraannya di jalur sepeda kayuh di sepanjang Jalan Soekarno Hatta atau dari Tugu Lawet ke arah barat.
Kendaraan yang diparkir di jalur sepeda yang berwarna hijau, dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin melalui Kasat Lantas Polres AKP Tejo Suwono termasuk pelanggaran lalu-lintas sehingga bisa dilakukan penindakan.
"Sudah sejak lama kami mensosialisasikan kepada pengguna jalan, jalur sepeda bukan tempat parkir. Jadi jika saat ini masih ada yang melanggar, kami lakukan penindakan," jelas AKP Tejo Suwono, Selasa 25 Juli 2023.
Lanjut AKP Tejo, penindakan bukan hanya dilakukan siang hari namun juga malam hari. Seperti malam ini misalnya, petugas Sat Lantas kembali melakukan penindakan kepada warga yang memarkirkan kendaraannya di jalur sepeda.
Petugas Sat Lantas turun langsung menertibkan pengguna jalan yang ngeyel memarkirkan kendaraannya di jalur sepeda padahal telah dipasang traffic cone.
Para pengguna jalan, khususnya pengendara yang berkunjung ke Soekarno Hatta Kebumen diimbau untuk memarkirkan kendaraannya di kantong parkir yang tersedia, di sebelah utara jalan pada saat itu.
Penggunaan jalur sepeda untuk parkir kendaraan, dijelaskan AKP Tejo berdampak pada kemacetan jalan. Selanjutnya, para pesepeda juga mengeluhkan jalurnya digunakan untuk memarkirkan kendaraan, sedangkan di seberang jalan telah disediakan tempat parkir yang cukup luas.
Menurut AKP Tejo, saat ini banyak warga yang terpaksa ditilang karena sosialisasi telah dilakukan sejak diberlakukannya jalur khusus sepeda ontel.
Banyak pengguna jalan terekam kamera ETLE Mobile petugas dengan sengaja memarkirkan kendaraannya di jalur sepeda. Apalagi menurut AKP Tejo, sepanjang Jalan Soekarno Hatta termasuk Kawasan Tertib Lalu-lintas (KTL), sehingga sanksinya lebih berat jika kedapatan melakukan pelanggaran.
Untuk meminimalisir pelanggaran salah parkir, sejumlah juru parkir juga dilakukan sosialisasi untuk membantu masyarakat memarkirkan kendaraannya di tempat yang disediakan.
(Humas Polres Kebumen)
17/06/2022
Seorang nelayan asal Cilacap, Jawa Tengah, Masimin (47) hilang di perairan selatan Kebumen, Kamis (16/6/2022) malam. Hingga kini upaya pencarian masih dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Korban merupakan nelayan asal Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Saat kejadian dia sedang mencari ikan di perairan selatan Kebumen tepatnya di selatan Kecamatan Puring bersama dua nelayan lain Haryadi (35) dan Sanin (32).
“Benar ada laporan nelayan hilang saat mencari ikan di selatan pelatan Pantai Puring” kata Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin.
Informasi yang beredar, saat kejadian perairan selatan Kebumen diguyur hujan lebat disertai petir. Sekitar pukul 18.30 WIB, terjadi petir yang menyambar perahu mereka sehingga korban jatuh tercebur ke laut. Sedangkan dua orang selamat dan tidak mengalami luka.
“Saat akan kembali ke Cilacap, ada petir yang menyambar sehingga korban tercebur dan hilang,” kata melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha.
Kedua rekannya sudah berusaha mencari namun tidak ditemukan. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Tim SAR dan dilakukan pencarian. Namun sampai saat ini korban belum ditemukan. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir sepanjang pantai selatan Kebumen.
06/06/2022
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memeringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dengan menebar 4.000 benih ikan nila di sebuah rawa di Desa Sidoharjo Kecamatan Puring, Minggu (5/6/2022). Selain itu juga ditanam 300 bibit tanaman di wilayah koservasi di Pantai Kembar Terpadu, Tambakmulyo, Puring.
“Mudah-mudahan ikan yang ditebar hari ini bisa berkembang biak,” kata Arif.
Bupati juga melakukan aksi tanam pohon untuk koservasi di Pantai Kembar Terpadu, Tambakmulyo, Puring. Setidaknya ada 300 pohon yang ditanam, seperti 100 pohon cemara, 100 pohon ketapang laut dan 100 pohon kelapa Genjah Entog.
"Lingkungan menjadi hal yang sangat penting untuk kita jaga, karena ini menyangkut kehidupan semesta,” kata dia.
Selama hidup di dunia, manusia juga wajib menjaga kelestarian hewan dan tumbuhan. Caranya dengan merawat lingkungan yang ada di sekitar tempat tinggal. Merawat lingkungan, berarti merawat kehidupan.
Selain di Puring, Pemkab Kebumen juga melakukan penanaman pohon secara masssal sebanyak 2.400 pohon. Pohon yang dibagikan kepada masyarakat terdiri atas pohon kelengkeng, jambu, mangga, rambutan dan durian.
"Dengan menanam pohon, kami ingin menunjukan bahwa kami menyayangi generasi akan datang. Hijau duniaku, hijau duniamu, hijau dunia akan datang," ujar bupati.
Klik untuk baca: https://yogya.inews.id/berita/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-bupati-kebumen-tebar-ribuan-benih-ikan-dan-tanam-pohon.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Kebumen