inijurnalis.com
Anak SMP Dijeb*k Polisi Untuk Bawa S*bu Lalu Diminta Tebusan Rp80 JT.
1 Oknum polisi pancing anak SMP tuk temani belanja anaknya ke Alf*mart, lalu anak polisi itu keluar dari market. Karena resah lama nunggu di market, anak SMP itupun ikut keluar tapi sudah dikepung 10 Polisi lainnya.
Lalu 1 oknum polisi awal yang dend*m sama keluarga bocil SMP itu taruh p*ksa s*bu di kantong si bocil. Karena mengelak bukan s*bu miliknya si bocil dih*jar 10 oknum sampai copot 3 giginya.
Selama 3 hari ditah*n, Oknum minta tebusan 80juta atau jaminan rumah keluarga bocil itu. Terp*ksa keluarganya setuju karena kondisi anaknya sudah memperihatinkan.
Setelah keluar kantor polisi, si bocil tak dibolehkan dijemput dan harus jalan kaki ke rumah orangtuanya.
Setelah bocil cerita fakta sebenarnya ke keluarganya otomatis para warga yang juga tahu cerita itu mar*h semuanya dan dikepunglah rumah istri 1 oknum polisi yang di awal tadi.
Video ini adalah rumah istri oknum polisi tersebut (di Jakarta Utara) tapi istrinya malah tod*ngkan s*murai ke warga karena kesal listrik di rumahnya dimatikan warga. Makin sakit aja nih oknum di negara ini.
Sc vt/altaa09_
Via:lintangkejora.789
25/10/2025
Polres Sukabumi akhirnya menetapkan dua tersangka dari enam orang yang ditangkap dalam penggerebekan praktik tambang emas tanpa izin yang dilakukan di Blok Pasir Gombong, Kampung Cipedes, Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu 10 September 2025 lalu.
Keenam orang yang ditangkap terdiri dari pemilik lahan, kepala lobang tambang, dua pekerja, serta dua warga yang diduga sebagai koordinator. Saat itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.
Dalam konferensi pers, Kamis (23/10/2025), Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan dua orang yang ditetapkan tesangka yakni berinisial ΕΚ yang berperan sebagai kepala tambang atau kepala lobang (kalob), dan UT sebagai penyedia atau pemilik lahan tanah yang dilakukan kegiatan tambang.
"Modus operandi para pelaku dilakukan dengan sistem kerja sama antara pemilik lahan dan penanggung jawab tambang. Jadi pemilik lahan menyiapkan lokasi, sementara penanggung jawab tambang mempersiapkan sarana dan prasarana penambangan," kata Samian.
Selengkapnya di
Sukabumiupdatecom
31/07/2025
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menegaskan pihaknya telah membekukan lebih dari 140 ribu rekening dormant atau rekening tidak aktif selama 10 tahun terakhir.
Dari data PPATK total uang yang berada di dalam 140 ribu rekening ini mencapai Rp 428.612.372.321 atau Rp 428,61 miliar.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala PPATK Ivan Yustiavandana kepada CNBC Indonesia. "Iya salah satunya," kata Ivan.
Ivan pun mengungkapkan PPATK tidak merampas rekening ataupun isi dari rekening ini. Tindakan yang dilakukan PPATK adalah untuk melindungi hak dan kepentingan pemilik rekening.
"Ya gak mungkin lah dirampas, ini justru sedang dijaga, diperhatian dan dilindungi dari potensi tindak pidana," ujar Ivan.
"Jika mau mengaktifkan ya bisa tinggal hubungi banknya atau ke PPATK. Rekening dan uangnya 100% aman dan tidak berkurang," tegas Ivan.
Langkah ini, lanjut Ivan, adalah bentuk komitmen bahwa negara harus hadir melindungi masyarakat.
Selengkapnya di...
CNBC Indonesia
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the public figure
Telephone
Website
Address
Kebumen