Karsa Soeper
31/01/2022
*Setiap masalah ada masanya, dan setiap masa ada masalahnya*
_berangkat dari hal tersebut menjadi refleksi; kita sebagai manusia seutuhnya yang tak perlu memaksakan semua masalah diselesaikan dengan sempurna_
_Karena setidaknya kita dituntut untuk sanggup bertanggung jawab dan tak mengulang hal buruk yang telah lewat_
_Bahkan terkadang kita juga merasa paling hebat diantara orang lain_
_Sebab, tak selamanya orang lain bisa sehebat dan sekuat dalam mengarungi masalah di tahun yang berat ini_
_Hidup tak cukup hanya untuk menikmati dan menceritakan keindahan yang diterima dalam perjalanan semata_
_Belokan tajam yang ada juga harus dihadapi dan diterima walaupun pahit_
_Ketika semua sudah terlaksana, entah yang sudah terjadwal ataupun Diluar kendali kita sebagai manusia_,
_semua adalah isyarat kehidupan yang mutlak harus kita jalani_
_Kata maaf selalu terucap seiring kesalahan demi kesalahan terulang_
_Sudah selaknya itu menjadi perkara yang patut diakui dan tak diulangi untuk kesekian kalinya_
_teruntuk diri sendiri dan orang yang membersamai_
Oleh : Kiki Novita Ratnasari (Kader PMII RSH'2020)
18/11/2021
Mundurnya Konfercab akibat panitia yang belum siap, Benarkah?
Jepara-Berita mundurnya Konferensi Cabang (Konfercab) cukup mengejutkan, pasalnya acara sakral yang harusnya digelar pada tanggal 13-14 November tersebut diundur sampai tanggal 20-21 November 2021. Pengumuman mundurnya acara tersebut juga terkesan mendadak sehingga menimbulkan banyak spekulasi dari berbagai pihak. Saat diwawancarai oleh tim pers dan jurnalistik Rayon Syariah dan Hukum, Asep Rojudin (Ketua PC PMII Jepara) mengungkapkan alasan mundurnya Konfercab adalah terkait teknis dan kepanitiaan yang msih belum siap. Disisi lain, ketua panitia pelaksana Konfercab , Sahabat Gufron memberikan penjelasan terkait hal tersebut. “Memang ada beberapa hal yang menjadi penyebab mundurnya Konfercab. Yang pertama adalah masalah tempat. Keinginan awal dari sahabat –sahabat yang ada di PC yaitu tidak jauh dari kampus dan memilih di Perpustakaan Lt. 3, tetapi kami mendapat kabar bahwa tidak diperbolehkan menginap . Sehingga harus cari tempat lain, yang disitu mengakibatkan acara berantakan. Sebab lain yang kemudian menjadi alasan mundurnya Konfercab adalah adanya persiapan semester mahasiswa sehingga ditunda setelah semester” tuturnya
Selain memberikan jawaban atas mundurnya event tersebut, Gufron juga mengungkapkan kekecewaannya “Rasa kecewa pasti ada. Karena pembahasan sudah matang, dan situ tidak menyangkut saya pribadi saja, ada kordinatoor seksi kepanitiaan yang sudah mempersiapkan dengan matang.
Benarkah alasan dibalik mundurnya konfercab adalah panitia yang belum siap? Bagaimana dengan alasan tidak diperbolehkannya menginap di area kampus? Dan ungkapan kekecewaan dari ketua panitria akibat beberapa sie. sudah mempersiapkan acara dengan matang? Serta alasan menunggu persiapan semester?
Kendati demikian, Asep Rojudin menanggapi positif terkait banyaknya dugaan dibalik mundurnya Konfercab. “Saya kira wajar karena tanggapanya pun masih bersifat opini dan dugaan shingga itu adalah bagian dri proses pembelajaran kader untuk merespon keadaan dan mengkritisinya” pungkas Asep. Ia juga berharap agar Konfercab bisa berjalan lancar dan semoga sahabat-sahabat bisa bersama ambil peran dan saling bersinergi untuk PMII Jepara khususnya dengan cara bersama menyukseskan Konfercab.
(IkaLaila/RSH)
Sumber : Wawancara tertulis Ketua PC PMII Jepara dan Ketua pelaksana Konfercab
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Website
Address
Jepara