TML Coaching Center
đź§ Mau Strategi Memunculkan Performa Puncak? Ikuti Model 5R!
1. Reframing (ubah cara berpikir)
• Masalah utamamu bukan malas, tapi cara berpikir
• Kalau cara berpikirmu berubah = cara hidupmu ikut berubah
Contoh, dulu s**a nunda. Saat kamu mulai sadar waktu terbatas, kamu gak nunda lagi.
2. Reality Shift (cara pandang / persepsi)
• Saat cara pandangmu berubah > realitas yang kamu rasakan juga berubah
• Hal yang dulu berat bisa jadi kini terasa “wajar untuk dilakukan”
3. Routine (rutinitas).
• Hasil hidupmu sangat dipengaruhi rutinitasmu lho
• Kalau rutinitas jelek > hasil ikut jelek
• Kalau rutinitas bagus > performa naik
4. Reward (penguatan / kepuasan).
• Otak akan mengulang hal yang memberi “reward” atau kebahagiaan
• Kalau belajar atau bekerja yang memberi rasa puas > kamu makin konsisten mengerjakannya
• Reward memperkuat kebiasaan baik kamu
5. Result (hasil akhir).
• Hasil bukan titik awal, tapi akibat dari 4R sebelumnya. Tapi uniknya, hasil akhir yang bagus akan memotivasi kamu untuk maju👀
• Bayangin: dari perubahan cara pikir > rutinitas > reward > akhirnya hasil naik. Hasil naik itu akan semakin mengubah cara berpikirmu, dan begitu terus siklusnya
🔥 Intinya:
Performa puncak bukan hanya dihidupi oleh “motivasi”, tapi soal cara berpikir + kebiasaan yang dibentuk ulang
Hoshin Kanri muncul di Jepang setelah Perang Dunia II, saat mereka butuh cara supaya tujuan besar negara dan perusahaan benar-benar bisa dijalankan sampai ke level paling bawah; konsep ini kemudian dipakai oleh perusahaan seperti Toyota untuk menyelaraskan arah dan kerja semua orang..
🌱 Jadi sebenarnya Hoshin Kanri itu apa sih?
Gampangnya:
👉 punya tujuan jelas, lalu semua yang dikerjakan sehari-hari nyambung ke situ
Inj bukan sekedar mimpi, tapi sampai ke tingkat panduan harus ngapain hari ini.
Semua dimulai dari tujuan besar perusahaan
misalnya: meningkatkan kualitas produk
Lalu tujuan itu diturunkan ke semua level:
• Pimpinan: menentukan arah & target
• Supervisor: mengatur proses kerja
• Tim lapangan: menjalankan tugas harian dengan lebih teliti
👉 Jadi bukan cuma “target di atas”,
tapi benar-benar turun sampai ke kerjaan sehari-hari
Menariknya, semua orang ikut berperan juga loh..
Di sistem ini:
• Karyawan nggak cuma disuruh
• Tapi diajak diskusi
• Boleh kasih mas**an
👉 Jadi semua ngerti arah, bukan cuma kerja asal jalan..
Nah, kalau ada masalah, langsung ditangani..
• Kalau ada kesalahan kecil
• Bisa langsung dihentikan & diperbaiki
👉 Tujuannya: biar nggak jadi masalah besar di akhir
Nah, mereka juga selalu melakukan perbaikan
• Dicek rutin
• Diperbaiki sedikit demi sedikit
• Fokus ke proses, bukan cuma hasil
Hoshin Kanri bikin tujuan besar itu nyambung ke kerjaan kecil sehari-hari
Jadi bukan cuma rencana,
tapi benar-benar dieksekusi di lapangan 👍
Keren kan?
Kamu sendiri gimana? Mau menerapkan juga?
Kamu sering stres karena masalah kecil??
Saatnya reframe pikiranmu dan lihat masalah dari sudut yang berbeda!
Frame artinya bingkai.
Sama seperti foto, jika fotonya sama tapi bingkainya diganti, otak manusia akan menafsirkan gambar itu berbeda.
Dalam bahasa fotografi, ini disebut reframe: menggeser sudut pandang atau “bingkai” objek, sehingga maknanya bisa berubah meski objeknya tetap sama.
Prinsip ini juga berlaku untuk masalah hidup: jika kita berpikir dengan frame yang salah, kita bisa mengganti sudut pandang tanpa mengubah objek atau situasinya, dan ini bisa membantu menemukan solusi baru.
Intinya:
Mengubah cara kita melihat masalah (framing) sering lebih efektif daripada mengubah masalah itu sendiri.
Kamu siap ubah sudut pandangmu?
Click here to claim your Sponsored Listing.
Contact the university
Address
Jalan Adiyaksa VII/3M Lebak Bulus
Jakarta