Asmob Variasi

Asmob Variasi

Share

07/08/2018

Toyota Pastikan Jual C-HR Hybrid di Indonesia


Toyota C-HR Hybrid Bakal Diluncurkan di Tanah Air – Kabar cukup meyakinkan keluar dari pihak PT Toyota Astra Motor (TAM) terkait mobil barunya. Dimana, produsen asal Jepang itu, memastikan akan menjual C-HR hybrid di Tanah Air dengan ketentuan apabila secara regulasi dari pemerintah sudah jelas.

Hanya saja, untuk sekarang ini pihak Toyota Indonesia mengaku belum bisa menjual Toyota C-HR bermesin Hybrid tersebut. Bukan tanpa alasan karena masih menunggu payung hukumnya.

Selain itu, Executive General Manager TAM Franciscus Soerjopranoto pun juga turut menjelaskan apabila pemerintah sudah merilis payung hukumnya, Toyota secara produsen sudah siap membawa produk.

“Bahkan kita sudah punya sejak zamannya Prius dan Camry Hybrid. Jadi C-HR sedang menunggu saja,” ujar Soerjopranoto di ICE, BSD, Tangerang belum lama ini.

Tak sampai di situ saja, bahkan dalam kesempatan lain Soerjo, panggilan akrab Soerjopranoto pun juga turut menambahkan bahwa secara waktu kurang lebih sekitar satu tahun setelah regulasi dirilis, C-HR sudah bisa dipasarkan di pasar Tanah Air.

“Jadi kita harus pelajari dulu segala bentuk regulasinya untuk menentukan harga dan lain sebagainya. Seperti persiapan Euro IV saja, kita kan diberikan waktu selama satu tahun sebelum resmi diterapkan aturannya,” kata dia.

Di satu sisi, Toyota C-HR yang sudah dijual TAM di Indonesia, hanya hanya tersedia satu varian, yaitu dengan mesin 1,800 cc (2ZR-FBE). Patut diketahui juga bahwa untuk model non-hibrida ini dibekali mesin yang cukup handal yang mana mampu menyembutkan tenaga hingga 141 PS dan torsi 17,4 kg.m. Transfer tenaga ke kedua roda depan didukung CVT 7-percepatan.

Di satu sisi, dengan hadirnya kabar terkait C-HR Hybrid yang ditunggu-tunggu para konsumen tersebut, tentu menjadi satu hal yang bakal ditagih oleh para calon konsumen di Indonesia ketika regulasi pemerintah mengenai mobil hyrbid tersebut siap rilis. Dengan begitu, tak ada alasan lain jika PT TAM akan meluncurkan C-HR Hybrid dalam waktu dekat.

03/08/2018

Benarkah Toyota Avanza Akan Pakai Penggerak Roda Depan?

Otosia.com - Saat ini PT Toyota Astra Motor masih mengandalkan Toyota Avanza untuk bersaing di pasar mobil Indonesia. Buktinya, mobil sejuta umat ini berhasil unggul dari Mitsubishi Xpander pada Juni 2018 kemarin.

Dari data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota Avanza terjual 4.648 unit pada bulan lalu. Jumlah tersebut, jauh di atas penjualan Mitsubishi Xpander yang hanya 3.278 unit pada bulan yang sama.

Meskipun begitu, banyak yang berpendapat jika Toyota Avanza memang harus mendapatkan penyegaran.

Dijelaskan Fransiscus Soerjopranoto, Executive GM PT TAM, jika berbicara pasar, pihaknya tetap melayani seluruh konsumen di berbagai segmen. Jika Toyota Avanza memang masih diterima konsumen, berarti mobil penggerak roda belakang masih cukup diterima dengan baik.

"Dengan mengandalkan penggerak roda belakang, Toyota Avanza bisa mengangkut lebih banyak dibandingkan mobil dengan penggedak roda depan, " jelas pria yang akrab disapa Soerjo, di Bluegrass, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018) dalam Liputan6.com.

Lanjut pria ramah ini, jika berbicara bagaimana nasib Toyota Avanza, dan bagaimana model baru yang bakal dihadirkan untuk model jagoannya tersebut, pihak Toyota tetap memberikan jawaban yang klise terkait hal tersebut.

"Saya tidak akan berhenti untuk bilang kita sedang studi terkait hal tersebut (Toyota Avanza baru). Karena yang seperti disampaikan, tidak semua yang terjadi harus diikuti," tegasnya.

Sebelumnya, Soerjo memang mengatakan tengah mempertimbangkan sistem penggerak untuk Toyota Avanza. Namun, masih belum dipastikan, apakah Toyota Avanza baru nantinya menggunakan penggerak roda depan atau belakang?

Pasalnya, konsumen loyal Avanza, menurutnya, tak setuju jika penggerak roda Avanza diubah ke depan. Jika diubah, artinya sama saja tidak menghargai konsumen loyalisnya.

"Kalau kita tinggalin penggerak roda belakang, 6 ribu sampai 7 ribu sekarang (penjualan) yang kita miliki lari ke mana," ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, penggerak roda menjadi salah satu pertimbangan konsumen memilih mobil. Jika diubah memakai penggerak roda depan, konsumen belum tentu setuju.

"Orang akan membandingkan itu (dengan mobil lain), karena penggerak roda adalah perbedaan paling signifikan di low MPV. Kalau pindah (ke depan), belum tentu customer mau pakai itu," pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

01/08/2018

Suzuki Ertiga Crossover Saingan Honda BR-V Akan Dijual di India

TEMPO.CO, New Delhi - Maruti Suzuki India dikabarkan sedang menyiapkan Suzuki Ertiga dengan versi baru dengan model Crossover. Kemungkinan Maruti akan memberi nama Suzuki Ertiga Cross yang akan dirilis sekitar Mei 2019. Basisnya tetap menggunakan MPV Suzuki Ertiga namun dipermak ala SUV yang menonjolkan kegagahan.

Desain Suzuki Ertiga 2018 memang telah menonjolkan gaya agresif. Ertiga memiliki tampilan gril baru yang keren dengan lampu model baru termasuk bumper yang keren. Nantinya, versi baru Suzuki Ertiga ini akan mendapat tambahan sisipan bumper dan cladding samping termasuk perubahan ground clearance.

Interior Ertiga Cross akan menggunakan warna kabin hitam yang kontras dengan warna jok krem. Fitur tetap sama dengan Ertiga seperti sistem infotainment SmartPlay dengan navigasi, Apple CarPlay dan Android Auto. Kontrol multifungsi di setir dan fitur keselamatan seperti airbag depan ganda dan ABS dan EBD.

Mesin Suzuki Ertiga Cross tidak berubah menggunakan mesin bensin 1,5 liter K-Series yang menawarkan tenaga 104 bhp dan torsi 138 Nm. Di India, ada juga versi mesin turbo diesel 1,3 liter yang mampu menghasilkan tenaga 89 bhp dan torsi 200 Nm. Mesin ini dikawinkan dengan transmisi manual 6 percepatan.

28/07/2018

Wow! Suzuki Siap Luncurkan Ciaz di Indonesia

Ciaz, Sedan Paling Irit Siap Meluncur di Indonesia – Pada acara Gaikindo Indonesia International Auto Show beberapa hari lalu, Suzuki perkenalkan mobil sedan bermesin bensin. Mobil sedan tersebut diketahui bernama Ciaz. Kabarnya, Ciaz akan segera meluncur di pasaran Indonesia dalam waktu dekat ini.

Mobil Suzuki Ciaz ini ternyata sudah populer di India, bahkan telah dilengkapi dengan mesin yang lebih canggih. Sehingga tidak heran apabila Suzuki bermaksud untuk memperkenalkannya terhadap pasaran Indonesia.

Dari kabar yang diterima dari Suzuki India, mereka telah meluncurkan sedan Ciaz dengan teknologi SHVS atau Smart Hybrid Vehicle by Suzuki. Dengan adanya teknologi SHVS, Ciaz kini memiliki fitur seperti teknologi star-stop, pemulihan energy proses pengereman, dan juga sistem Engine Power Assist.

Menurut Autocar India, dengan adanya sistem ini, Ciaz mencatat konsumsi BBM sebesar 28,09 km per liter. Sistem ini ternyata mampu menciptakan Ciaz menjadi mobil yang paling irit di India. Menurut keterangan, sistem yang dipergunakan Ciaz ini mengandalkan mesin 1.300 cc.

Suzuki berencana, kedepannya seluruh mobil-mobil produksinya akan menerapkan teknologi SHVS. Untuk target waktu dekat ini, jenis mobil yang akan diterapkan sistem ini adalah Suzuki Ertiga.

Apabila diingat, Suzuki juga baru saja merilis mobil Ertiga terbarunya di Indonesia. Untuk pengembangan di India, mobil Ertiga terbaru ini sudah mengalami penambahan ayar 7 inci pada sistem infotainment SmartPlay.

Menurut laporan, Suzuki Ertiga bermesin diesel di India saat ini mencatatkan angka konsumsi BBM sebanyak 20,77 km per liter, namun dengan adanya penambahan teknologi SHVS diperkirakan akan mendekati mobilio yang mencapai 24,5 km per liter. Angka ini termasuk ukuran yang sangat hemat untuk daya konsumsi BBM pada sebuah mobil.

Seperti yang dirangkum pada halaman viva.co.id, Donny menuturkan bahwa motivasi Suzuki menghadirkan Ciaz juga untuk mematahkan mitos yang mengatakan bahwa mobil sedan boros BBM.

Dzire juga dikabarkan sedang dalam masa percobaan menggunakan teknologi SHVS, bahkan apabila dilakukan upgrade dengan SHVS kemungkinan besar akan mengungguli catatan konsumsi BBM dari Ciaz yang mencatat angka 28,09 km per liter tersebut.

Want your business to be the top-listed Shop in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Address


Jakarta
10110