SentraColo
24/07/2023
Edge Data Center: Pengertian, Manfaat, Kriteria Dan Kehadirannya di Indonesia
Data Center adalah bagian yang tidak bisa terpisahkan dari berbagai macam tren teknologi yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir seperti Internet of Things, Big Data, Cloud Jasa Streaming, dan yang lainnya. Saat ini, para penyedia dan end user membutuhkan akses dimana pun dan kapan pun untuk aplikasi, jasa dan data. Sehingga, hal tersebut yang menjadi alasan mengapa masalah seperti latensi tidak boleh terjadi lagi, dan untuk menjawab permasalahan tersebut salah satu solusinya adalah dengan hadirnya Edge Data Center.
Pengertian Edge Data Center
Edge Data Center adalah data center dengan fasilitas lebih kecil yang terletak dengan populasi yang dilayani, sehingga memberikan sumber daya Cloud Computing dan konten cache ke end user lebih cepat. Sehingga, dengan memproses data dan layanan sedekat mungkin dengan pengguna akhir, Edge Computing memungkinkan organisasi mengurangi latensi dan meningkatkan User Experience. Edge Data Center memiliki beberapa keuntungan yang membuatnya unik dan bernilai bagi bisnis seperti, meminimalisir latensi, meningkatkan keamanan dan privasi, serta meningkatkan reabilitas.
Manfaat Edge Data Center
Dalam Dalam hal ini ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari penggunaan Edge Data Center diantaranya yaitu :
1) Meningkatkan Kecepatan Akses Ke Data Dan Layanan
Dengan terletaknya data center di lokasi yang terdekat dengan pengguna, kecepatan akses ke data dan layanan yang tersimpan di data center juga turut akan mengalami peningkatan. Hal ini tentunya dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna dan mampu meningkatkan produktivitasnya.
2) Menurunkan Biaya Operasional
Biaya operasional yang bisa digunakan oleh Perusahaan dengan memanfaatkan Edge Data Center ini akan dapat dikurangi secara signifikan dan bisa membuat lebih efisien.
3) Menurunkan Risiko Kegagalan Sistem
Dengan terletaknya data center di lokasi yang terdekat dengan pengguna, risiko kegagalan sistem dapat dikurangi dan jika terjadi masalah dengan data center, hanya pengguna terdekat dengan data center tersebut yang akan berpengaruh. Sehingga, dampak yang didapat dari kegagalan sistem ini sangat terbatas.
4) Meningkatkan Keamanan Data
Edge Data Center biasanya dilengkapi dengan perangkat keamana yang canggih untuk menjaga keamanan data yang tersimpan. Dengan begitu, data yang tersimpan di Edge Data Center akan lebih terlindungi dari ancaman keamanan.
5) Mampu Menyediakan Layanan Yang Disesuaikan Dengan Kebutuhan Lokal
Edge data center dapat menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, seperti layanan internet dengan kecepatan tinggi untuk wilayah tertentu. Dengan adanya manfaat tersebut bisa membantu meningkatkan akses ke layanan internet di suatu wilayah serta dapat memberikan pengalaman yang lebih baik untuk penggunanya.
Kriteria Edge Data Center
Edge Data Center juga memiliki beberapa kriteria yang berbeda – beda dan berikut ini kriteria yang perlu diketahui:
1) Menggunakan 75% Koneksi Internet Lokal
Salah satu kriteria Edge Data Center bertujuan untuk memberikan akses konten yang lebih dekat ke pengguna seperti halnya pada sistem Content Delivery Network (CDN) yang tentunya dengan koneksi internet lokal di suatu wilayah tertentu. Sehingga dapat lebih mempercepat akses terhadap suatu aplikasi berbasis cloud terutama yang memuat content multimedia.
2) Tingkat Keamanan Lebih Tinggi
Dengan desain data center yang terisolasi, Edge Data Center lebih memberikan kemampuan mengisolasi jaringan dari serangan Distributed Denial-of Service (DDoS) yaitu serangan yang dilakukan dengan cara membanjiri lalu lintas jaringan internet pada server, sistem, atau jaringan. Hal ini dapat menjadi manfaat yang besar bagi organisasi yang ingin menggunakan penyedia layanan cloud.
3) Akses Multimedia Lebih Lancar
Di era digital saat ini, sebenernya layanan suatu Perusahaan dapat diukur dari kemampuan untuk memberikan akses multimedia yang berkualitas tinggi seperti Full HD pada Video Streaming atau Retina Web. Hal ini hanya dapat dilakukan jika konten tersebut berada dekat dengan pengguna atau konten dapat diakses dengan koneksi bandwidth lokal.
4) Biaya Dan Manfaat Lebih Terukur
Adanya Edge Data Center, para penyedia layanan harus mampu menawarkan kinerja yang jauh lebih baik dengan biaya yang lebih rendah. Edge Data Center bisa sangat berguna bagi para penyedia data center Indonesia yang akan merambah pada layanan Infrastruktur On Demand (IaaS), sehingga dalam melayani pelanggan yang memiliki data yang penting dan sangat banyak tersimpan tidak terlalu beresiko.
Kehadiran Edge Data Center Di Indonesia
Di Indonesia, kehadiran Edge Data Center memiliki prospek yang cerah karena adanya pertumbuhan pengguna internet yang signifikan. Berdasarkan survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) menyebutkan jika jumlah penduduk Indonesia yang terkoneksi dengan internet pada tahun 2022 mencapai berkisar lebih dari 210 juta orang dibandingkan dengan sebelum pandemi covid-19 hanya mencapai 175 juta orang. Disamping itu Pemerintah juga melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan infrastruktur jaringan internet di Indonesia seperti pengembangan pada layanan broadband dan fiber optik diseluruh wilayah Indonesia.
Hal ini yang dapat menjadi peluang bagi Edge Data Center untuk berkembang. Meski demikian, bisnis Edge Data Center tidak semulus seperti jalan tol yang mana ada banyak tantangan yang harus dihadapi seperti sumber daya manusia yang memahami teknologi dan keterbatasan infrastruktur jaringan internet di beberapa wilayah.
Kapasitas 55 Edge Data Center yang telah dibangun Surge [WIFI] melalui entitas anak usaha Weave di Pulau Jawa dapat menampung hingga 15 rak perangkat data center dan dalam pemanfaatannya, Surge berkolaborasi bersama Huawei untuk percepatan distribusi konten memanfaatkan teknologi Content Delivery Network (CDN). Misi Perseroan adalah memberikan solusi latensi bagi pemilik konten dalam distribusi konten secara cepat dan efisien agar mendapatkan user experience terbaik. Tidak hanya itu, dengan adanya pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat mengakomodir konektivitas dan ekonomi digital di kawasan industri, bisnis, dan pemerintahan, bahkan sampai pada wilayah tempat tinggal, pelaku usaha UMKM, hingga menjangkau masyarakat di Pulau Jawa.
Sumber: blog.surge.co.id
- - -
SentraColo - Solution For Your Data Center
PROMO Mid Year 2023 - Special Price and Disc 50% :
https://sentracolo.com/promo
Colocation Server Only Rp.350K, Colocation Rack Only Rp.2.1 Million
Whatsapp : +628888461990
22/07/2023
Colocation Server: Manfaat, Kelebihan, dan Kekurangannya
Pernahkah Anda masuk ke ruangan server secara langsung? Ruangan server umumnya terdiri atas rak-rak tinggi beraliran listrik dan internet yang penuh dengan server. Biasanya, hanya orang-orang tertentu saja yang memiliki izin untuk mengakses ruangan ini karena ruangan ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan untuk layanan colocation server. Apa itu colocation server?
Pengertian Colocation Server
Colocation server adalah layanan tempat penitipan server milik pelanggan di suatu tempat khusus milik penyedia layanan yang disebut data center. Data center merupakan sebuah ruangan atau tempat khusus yang memang dirancang untuk menyimpan database. Dengan layanan tersebut, pemilik server tidak perlu bingung lagi terkait tempat penyimpanan internal server, karena keamanan server menjadi tanggung jawab penyedia layanan.
Umumnya, penyedia layanan menggunakan infrastruktur khusus dengan keamanan tingkat tinggi, baik secara fisik, maupun nonfisik. Server akan disusun pada suatu rak dalam ruangan tertentu yang dialiri arus listrik, power generator, koneksi internet, serta pengontrol suhu udara. Nah, ruangan inilah yang kemudian disebut sebagai data center. Listrik dan internet pada data center harus selalu stabil 24/7, agar server dapat selalu berjalan dengan baik.
Manfaat Penggunaan Colocation Server
Dengan menggunakan colocation server, pemilik server tidak perlu repot mencari lokasi sendiri untuk penempatan server-nya. Selain itu, terdapat beberapa manfaat colocation server lainnya, seperti:
- Biaya lebih efektif dan optimal
- Bandwidth lebih besar
- Waktu respon lebih cepat
- Daya tidak terbatas
- Terdapat sistem pendingin
- Server selalu dipantau dengan baik
Manfaat-manfaat tersebut hanya bisa didapatkan apabila pemilik server menggunakan layanan colocation server. Harga colocation server Indonesia terbilang murah, yaitu mulai dari Rp500.000,- hingga jutaan rupiah per bulan.
Kelebihan dan Kekurangan Colocation Server
Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan colocation server. Kelebihan dan kekurangan tersebut antara lain sebagai berikut.
Kelebihan Colocation Server
Efisiensi
Colocation server membuat Anda bisa lebih hemat tenaga dan biaya, sehingga menjadi lebih efisien. Anda tidak perlu membeli berbagai fasilitas sendiri, seperti rak, pendingin, fire detector, hingga tim pengelola server karena semua fasilitas telah disediakan oleh penyedia layanan data center.
Keamanan
Colocation server merupakan layanan yang memiliki tingkat keamanan tinggi, baik secara fisik maupun nonfisik. Keamanan ini pun terjamin karena penyedia layanan colocation server selalu menyediakan penjagaan keamanan server selama 24 jam nonstop. Jadi, Anda tidak perlu khawatir akan adanya virus atau pencurian data.
Skalabilitas
Dengan colocation server, Anda bisa meningkatkan fasilitas dan infrastruktur server sesuai kebutuhanmu. Website perusahaan yang terus berkembang tentunya memerlukan sistem dan fasilitas yang memadai untuk pemeliharaan server-nya.
Fasilitas
Karena disediakan oleh penyedia layanan, colocation server memiliki fasilitas yang lengkap dan berkualitas untuk menunjang kinerja dari server. Fasilitas tersebut antara lain cooler, climate control system, CCTV, pendeteksi kebakaran, hingga alat pemadam kebakaran.
Reliabilitas
Server yang diletakkan pada colocation server lebih terjaga reliability-nya. Server jadi lebih bisa diandalkan dan terjamin performanya karena layanan ini menggunakan teknologi canggih, seperti generator, baterai cadangan, hingga stabilizer. Dengan bantuan teknologi ini, risiko terjadinya masalah arus listrik bisa dihindari.
Performa
Colocation server juga memiliki performa, kecepatan, dan up-time tingkat tinggi. Bandwidth pada colocation server juga memiliki level lebih besar untuk menunjang keperluan seluruh server.
Kekurangan Colocation Server
Akses
Penyedia layanan colocation server biasanya hanya berlokasi di kota-kota besar saja dan jarang ditemukan di kota-kota kecil. Jadi, jika perusahaan atau tempat tinggalmu berada jauh dari kota besar, diperlukan tenaga, biaya, dan waktu ekstra untuk datang ke lokasi penyedia layanan tersebut.
Kontrol
Umumnya, pengguna layanan colocation server tidak bisa datang ke lokasi penyedia layanan kapan saja. Ada waktu kunjungan tersendiri yang telah diatur oleh masing-masing penyedia layanan. Oleh karena itu, kita tidak bisa mengontrol server secara langsung sesuka hati kita.
Jenis-Jenis Colocation Server
Colocation server terdiri atas dua jenis, yakni managed colocation dan unmanaged colocation. Untuk mengetahui perbedaannya, simak penjabaran di bawah ini.
Managed Colocation
Managed colocation adalah jenis colocation server yang disewakan menggunakan software tertentu. Software yang digunakan ini fungsinya adalah untuk konfigurasi server. Managed colocation sangat cocok digunakan oleh orang-orang yang masih awam atau memiliki pengetahuan hal-hal teknis yang masih minim.
Kelebihan dari colocation server tipe ini adalah adanya kemudahan dalam pemeliharaan server. Namun, tipe ini juga memiliki kekurangan, yaitu kompatibilitasnya yang tidak terlalu tinggi karena managed colocation hanya mengizinkan pengguna untuk memakai software yang didukung server. Artinya, server bisa saja mengalami kendala jika aplikasi tambahan tidak didukung.
Unmanaged Colocation
Berkebalikan dengan tipe sebelumnya, unmanaged colocation adalah jenis colocation server yang tidak membutuhkan dukungan penyedia layanan dalam menjalankan server. Colocation tipe ini memberikan keleluasaan dalam konfigurasi dan kontrol server. Selain itu, colocation jenis ini juga memberikan fleksibilitas yang tinggi.
Kelebihan dari colocation jenis ini adalah Anda bisa bebas mengatur dan mengotak-atik server. Meskipun begitu, terdapat juga kekurangan unmanaged colocation, yaitu Anda harus menyediakan software dan hardware pendukung secara mandiri.
Perbedaan Colocation Server dengan Dedicated Server
Seperti yang sudah dibahas di atas, colocation server atau colocation artinya server yang dimiliki oleh pelanggan dan disimpan dalam fasilitas data center. Sedangkan dedicated server adalah server yang dimiliki dan dikelola oleh penyedia layanan hosting.
Jadi, jika pada colocation server kita memiliki server kita sendiri secara pribadi, sedangkan pada dedicated server, kita hanya menyewa hosting karena server-nya adalah milik penyedia layanan hosting. Selain perbedaan status kepemilikan server, tidak ada perbedaan lain antara colocation server dengan dedicated server.
Perbedaan Colocation Server dengan Hosting
Lalu, apa bedanya colocation server dengan hosting? Bedanya adalah pada colocation server kita menyewa tempat khusus untuk menyimpan server yang kita miliki. Sedangkan pada hosting, kita menyewa layanan untuk menyimpan situs web atau aplikasi web yang kita miliki sehingga mudah diakses semua orang melalui internet di berbagai perangkat. Dalam situs web tersebut tentunya terdapat berbagai macam file seperti email, dokumen, aplikasi, gambar, foto, dan lain sebagainya.
Pengguna Colocation Server
Semua orang bisa menggunakan layanan colocation server. Namun umumnya, colocation server cocok digunakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang teknologi karena layanan ini dapat mempermudah perusahaan dalam memelihara dan mengelola server.
Sedangkan penyedia layanan colocation server, biasanya adalah perusahaan yang bergerak sebagai penyedia layanan cloud. Pihak yang menyediakan infrastruktur berbasis cloud sangat umum menjadi penyedia layanan colocation server. Dengan colocation server, penyedia cloud dapat menyewakan cloud sekaligus ruangan server kepada pelanggan, sehingga pelanggan bisa mendapatkan dua layanan dari satu vendor yang sama.
Demikian penjabaran mengenai colocation server, meliputi pengertian, manfaat, kelebihan dan kekurangan, hingga perbedaannya dengan dedicated server dan hosting.
Sumber: commercial.acerid.com
- - -
SentraColo - Solution For Your Data Center
PROMO Mid Year 2023 - Special Price and Disc 50% :
sentracolo.com/promo
Colocation Server Only Rp.350K, Colocation Rack Only Rp.2.1 Million
Whatsapp : 0888-8461-990
Click here to claim your Sponsored Listing.
Telephone
Website
Address
Cyber Building 6th & 5th Floor, Jalan Kuningan Barat No. 8
Jakarta
12710