Fitrah Based

Fitrah Based

Share

29/04/2026

πŸ“ Reminder

Wahai para Ayah...
Jika profesimu, bisnismu, sosialmu bahkan dakwahmu, mulai menjauhkanmu dari kedekatan dan cinta pada anak istrimu, ketahuilah itu pertanda bahwa anda salah jalan atau keliru misi hidup. Itu cuma topeng obsesimu yang menghantarkanmu pada kehancuran hidupmu.

✍🏻 Ustadz Harry Santosa

Photos from Fitrah Based's post 27/04/2026

udahkah Hidup Kita Benar-Benar Bermakna?

Istilah meaningful dan mindfulness kini sedang populer. Namun, tanpa landasan spiritual yang tepat, pencarian makna hidup bisa terjebak pada pemuasan ego semata yang tidak membuahkan kebahagiaan hakiki.

Sering kali kita terjebak dalam dua kondisi:

1. Mengaku beriman, namun belum memahami misi hidup sebagai hamba dan khalifah.

2. Memahami pentingnya misi hidup, namun standar yang digunakan hanya sebatas kesuksesan karier atau bisnis semata.

Lantas, bagaimana konsep hidup bermakna yang sesuai dengan fitrah, Al-Quran, dan Hadist?

Mari belajar bersama untuk menjawab kegelisahan tentang cara mengenal diri yang benar, memahami betapa pentingnya tujuan hidup serta memahami prioritas antara misi personal dan misi keluarga.

Kita akan membedah materi yang mendalam ini dengan penjelasan yang menarik dan mudah dipahami. Bersama dengan para pengisi materi spesial yang akan berbagi ilmu dan pengalaman berharga, serta siap membuka wawasan kamu.

Join Now! ⬇️
s.id/FBLWebinar
s.id/FBLWebinar
s.id/FBLWebinar

β€”β€”β€”β€”β€”β€”

β€’ Presented by
Fitrah World Movement & Fitrah Research Center

β€’ Supported by
Terang Jakarta & Sekolah Rumah Tangga

β€’ Powered by
Fitrah Based Life

24/04/2026

Ketika tujuan bergeser jadi sekadar kekuasaan dan harta, yang hilang bukan cuma arah, tapi juga rasa.
Misi yang seharusnya menumbuhkan justru berubah jadi obsesi yang menguras.

Pelan-pelan, cinta memudar.
Kebersamaan retak.
Dan yang tersisa hanya ambisi tanpa makna.

Apa sebenarnya niat kita di awal?
Jangan sampai kita menang banyak hal, tapi kehilangan yang paling berharga 🀍

22/04/2026

Ayah bukan sekadar pencari nafkah.
Ia adalah arsitek peradaban dalam keluarga.

Lisannya menanam visi besar,
tentang arah hidup, nilai, dan makna.

Namun telinga hatinya tetap lembut
peka mendengar istri, memahami anak,
dan hadir bukan hanya secara fisik, tapi juga emosional.

Dari rumah yang dipimpin dengan hati seperti inilah,
lahir generasi yang kokoh akarnya dan luas manfaatnya. 🌱

21/04/2026

Reminder

Buruknya komunikasi dengan pasangan atau anak, sering dianggap sebagai penyebab kekacauan dalam keluarga.

Itu benar, namun penyebab sesungguhnya adalah buruknya kualitas komunikasi kita dengan jiwa kita sendiri (fitrah communication - intrapersonal), yaitu terputusnya koneksi ruh dengan Allah, terhalangnya Aqal dari ilmu (wahyu), tertutupnya hati karena noda maksiat serta tidak terawatnya cahaya fitrah dalam jiwa.

Sehingga yang tampil ke permukaan adalah kualitas komunikasi interpersonal yang selalu mengajak kepada keburukan atau komunikasi yang pada akhirnya selalu penuh penyesalan karena lebay atau lalai.

Fitrah Based Official 20/04/2026

Assalamu'alaikum Sahabat Fitrah, Akhir-akhir ini di luar sana banyak tantangan besar yang diam-diam mengintai dalam mendidik ananda.

Dari kecanduan game, pergaulan bebas, sampai krisis kesehatan mental. Semua itu sering berawal kekeliruan ilmu, maupun kurangnya penumbuhan fitrah dari rumah.

Dalam video kali ini Ustadz Harry mengingatkan kita bahwa mendidik anak bukan sekadar mengisi otak, tapi merancang aktivitas agar fitrah tumbuh kuat, terarah, dan terlindungi dari berbagai penyimpangan.

Yuk, Ayah Bunda… jangan sampai kita menyesal karna tidak mendidik anak sebaik mungkin.

Tonton penjelasan lengkapnya di sini πŸ‘‡

Fitrah Based Official 1K likes, 47 comments. "Merancang Kegiatan Anak Berbasis Fitrah - Ust. Harry santosa | Fitrah Based Education"

Photos from Fitrah Based's post 18/04/2026

Jangan hanya mengekor dan mengikuti arus, menerima begitu saja mindset keliru pendidikan yang ada.

Kelak kita akan terkejut melihat betapa anak-anak kita menjadi sangat lambat dewasa. Belajar dan bersekolah tinggi hanya untuk prestise dan mencari pekerjaan semata. Gairah belajar dan bernalar mereka pupus dan tidak inovatif. kecuali untuk sekedar mengais jabatan dan upah.

Mereka galau karena salah jurusan atau salah karir akibat bakat mereka tak pernah digali dan dikembangkan. Sebagian lagi tak siap atau gagap menjadi ayah atau ibu yang baik, fitrah seksualitasnya tersimpangkan, bahkan ada yang terkena virus g4y dan l3sbi. Sebagian lagi sangat egois kekanak-kanakan dan hanya memikirkan kesenangan dirinya. Sebagian lagi berperangai ganda seperti rajin beribadah namun juga rajin korupsi dstnya.

Kalau sudah begitu, kita mau menyalahkan siapa?
Berikan pendapatmu di kolom komentar ⬇️

17/04/2026

Hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, tapi siapa yang paling tahu arah pulangnya.

Kita semua sedang safar…
dan dalam perjalanan ini, jangan sampai ranselmu penuh hal yang tak kamu butuhkan.

Cukup bawa 2 yang paling penting:
🧭 Peta jalanmu: Fitrah β€” agar kamu tahu siapa dirimu & ke mana harus melangkah
πŸ“– Petunjuk jalan: Kitabullah β€” agar langkahmu tetap lurus, meski jalan berliku

Karena sejauh apapun kamu melangkah,
tanpa arah… kamu hanya akan lelah.

Semoga perjalanan ini bukan sekadar jauh, tapi juga benar arah. 🀍

Want your school to be the top-listed School/college in Jakarta?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Address


Jakarta