Ucha Collections
01/11/2021
Hati-hati, Kasus Selingkuh Virtual Meningkat pada Masa Pandemi Virus Corona!
Akibat pandemi virus corona yang mengharuskan setiap orang untuk tetap di rumah, hubungan percintaan bisa terkena imbas. Hal ini lebih berdampak terutama bagi mereka yang tak terbiasa menjalani LDR (Long Distance Relationship). Akhirnya, muncullah godaan selingkuh virtual (micro-cheating).
Aplikasi Kencan Memudahkan Selingkuh Virtual
Akibatnya, tidak jarang ada pasangan yang justru mencari pelampiasan dengan melakukan perselingkuhan secara virtual melalui aplikasi kencan.
Melansir Popbela, Chief Strategy Officer di Ashley Madison, Paul Keable mengatakan, pihaknya telah menerima lebih dari 17.000 pengguna baru setiap harinya sejak pandemi virus corona.
Laporan ini menyebutkan sebanyak 30 persen perempuan secara aktif mencari seks virtual dari pasangan mereka, sementara 14 persen laki-laki melakukan seks virtual bersama dengan selingkuhannya.
Situs itu juga melakukan survei terhadap anggotanya dan bertanya apakah mereka telah mencoba untuk meningkatkan kehidupan seks bersama pasangan selama karantina di rumah. Tiga perempat dari anggota tersebut mengatakan “tidak”.
Bukan hanya perselingkuhan saja yang meningkat, tapi aktivitas pertemuan dengan orang baru secara virtual bagi mereka yang jomblo alias single pun juga meningkat.
Tidak Bertatap Muka, Apakah Termasuk Selingkuh?
Menurut Ikhsan Bella Persada, M.Psi., Psikolog, meski tidak bertatap muka secara langsung, texting atau calling secara virtual masih bisa dibilang selingkuh. Menurutnya, meski tidak melibatkan emosional, tapi bila memiliki niat untuk mengunduh aplikasi di ponsel itu saja sudah termasuk dalam kegiatan berselingkuh.
“Jadi, tidak bertatap muka maka bukan alasan Anda tidak selingkuh. Bertatap muka atau tidak itu sebenarnya caranya saja. Tapi, ada unsur pendukungnya, yaitu dengan texting atau calling orang asing sebagai pelampiasan rasa bosan dengan pasangan yang sekarang,” ujar Ikhsan.
Ciri-ciri Pasangan Berselingkuh Secara Virtual
Ada pun beberapa ciri yang menunjukkan pasangan Anda berselingkuh secara virtual di belakang Anda, yaitu:
Komunikasi yang Kurang
Kalau biasanya Anda selalu bertelepon atau video call bersama pasangan, kini pasangan jadi punya 1.000 alasan untuk menghindari telepon dan video call Anda. Selalu saja ada alasan untuk menolak ajakan komunikasi.
Punya Jam Tidur yang Tiba-tiba Berubah
Bila biasanya pasangan memiliki jam tidur yang larut, maka Anda patut curiga kalau belakangan ini ia memiliki jam tidur yang lebih cepat. Apalagi kalau kebiasaan ini terjadi cukup sering.
Namun, perlu dilihat lagi apakah pasangan Anda memiliki aktivitas yang padat di siang harinya. Jika ya, maka ini bisa juga karena ia kelelahan atau sedang sakit.
Salah Panggil Nama
Punya panggilan kesayangan umumnya memang dimiliki setiap pasangan. Hati-hati bila sesekali pasangan Anda justru salah menyebut nama panggilan, ini bisa jadi tanda awal ia punya selingkuhan.
Tapi, jangan langsung main tuduh. Lebih baik cari tahu terlebih dahulu, ya!
Bisakah Selingkuh Virtual Dimaklumi?
“Selingkuh dengan cara dan alasan apa pun tidak bisa dimaklumi. Kegiatan berselingkuh itu pasti dilakukan secara sadar. Anda atau pasangan memiliki niat untuk mencari pelampiasan ke orang lain melalui aplikasi kencan online. Itu tentu tidak bisa dimaklumi sama sekali,” tegas Ikhsan.
Kalau memang salah satu pihak sudah ketahuan berselingkuh, coba bicarakan dulu dengan kepala dingin. Cari tahu alasan mengapa berselingkuh dan cari solusinya.
Komunikasi yang baik adalah salah satu kunci keberhasilan sebuah hubungan. Coba saling terbuka dengan pasangan agar terhindar dari selingkuh virtual (micro-cheating) di tengah pandemi virus corona.
31/10/2021
JAM NGEMIL YANG TEPAT
Ladies, siapa sih yang tidak s**a ngemil? Kebiasaan yang menyenangkan dilakukan diwaktu senggang atau diluar jam makan utama. Ngemil adalah saat dimana kita makan makanan ringan tapi di zaman modern seperti ini menu cemilannya justru makanan yang berat seperti burger, siomay, otak-otak, cilok, batagor hingga bakso pun dianggap sebagai makanan ringan bagi sebagaian orang. Yang ada berat badan bertambah karena ngemil yang tidak terkendali.
Ternyata ada waktu yang disarankan untuk Anda ngemil dan makanan apa saja yang sebaiknya disantap. Berikut informasi selengkapnya:
Jam 10:00 - 10:30 –
Jam ini sering disebut dengan Brunch atau Breakfast-Lunch. Para ahli gizi menyarankan bahwa pada waktu ini sebaiknya kita tidak ngemil lebih dari 200 kalori. Camilan yang sebaiknya dikonsumsi adalah kacang-kacangan yang kaya akan serat, protein dan lemak sehat. Selain kacang-kacangan, Anda bisa mengonsumsi roti gandum dengan irisan alpukat dan selai kacang. Karena roti gandum memiliki kandungan serat yang tinggi dan dipadukan dengan makanan mengandung protein dan lemak, maka nutrisi akan terpenuhi. Selain itu, perut akan terasa kenyang untuk waktu yang lama.
Ngemil di jam-jam ini akan membantu Anda menjaga gula darah dan energi tetap stabil. Jadi, jika melewatkan makan siang, kandungan gizi pada tubuh akan tetap terjaga.
Jam 16:00 - 16:30
Di antara jam makan siang dan jam makan malam, pastinya ada jam di mana Anda merasa lapar dan ingin ngemil. Menikmati camilan sebelum makan malam bukan hal yang terlarang, apalagi jika ingin mengurangi porsi makan malam. Pada jam ini, gula darah akan turun, sehingga tubuh memerlukan energi tambahan.
Untuk camilan sore, sebaiknya makan apel atau pisang dengan selai kacang sebagai protein ekstra. Jika kamu ingin makan yang lain, makanlah kurma dan keju, atau popcorn dengan sedikit tambahan mentega tawar.
Selamat Mencoba!
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Penggilingan
Jakarta
13940