EMU Informasi
jadi kangen masa masa jaya emu😔
28/04/2023
["Credo Quia Absurdum" sebuah frase Latin yang memiliki arti "aku percaya karena itu mustahil"]
Sebelumnya banyak orang telah berusaha untuk membuktikan keberadaan Tuhan—atau setidak-tidaknya membawa-Nya ke dalam batas-batas rasionalitas. Tapi jika kamu cukup puas dengan bukti semacam itu atau argumen yang logis, kamu mengalami kerugian besar dalam iman, dan juga kerugian akan hasrat keagamaan yang menyertainya.
Sebab yang menjadi soal bukan apakah ajaran agama itu benar, melainkan apakah itu benar bagimu. Pemikiran yang sama pernah diungkapkan di Abad Pertengahan dalam pepatah Credo quia absurdum.
"Credo Quia Absurdum" adalah sebuah frase Latin yang artinya "aku percaya karena itu mustahil", yang awalnya secara salah diatributkan kepada Tertullian dalam karyanya De Carne Christi. Frase tersebut diyakini dipetik dari parafrase Tertullian "prorsus credibile est, quia ineptum est" yang artinya "Ini pasti karena ini mustahil", sejalan dengan konteks anti-Marcionite.
Iman adalah faktor terpenting dalam masalah keagamaan.
Kierkegaard menulis: "Jika aku dapat menangkap Tuhan secara objektif, aku tidak akan percaya, tapi justru karena aku tidak dapat melakukan inilah, maka aku harus percaya. Jika aku ingin menjaga imanku, aku harus terus-menerus berpegang teguh pada ketidakpastian objektif, agar imanku tetap lestari."
SC: Dunia Sophie, hal 554-555. P2k stekom
- deis
Click here to claim your Sponsored Listing.
Contact the school
Telephone
Website
Address
Jakarta