PVBasecamp
12/05/2022
Pejuang Energi,
Indonesia Solar Summit (ISS) 2022 adalah serangkaian acara multistakeholders yang bertujuan untuk memobilisasi potensi investasi energi surya Indonesia dan mengakselerasi pemanfaatan PLTS untuk mencapai target Kebijakan Energi Nasional (KEN) dan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).
ISS 2022 menjangkau dan melibatkan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, pelaku bisnis, lembaga keuangan, asosiasi, pengembang energi surya, dan masyarakat umum. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama dengan Institute for Essential Services Reform (IESR)
Dari momen tersebut setidaknya terdapat 31 perusahaan (dari pelanggan C&I dan kawasan industrial, project developer, EPC dan PV manufaktur) yang bersama-sama dan mendeklarasikan project pipeline mereka secara kolektif dalam pengembangan dan dukungan gigawatt-order solar yang akan dibangun pada tahun 2023! Total secara komulatif ada 2.3GWp project pipeline pada tahun 2023 yang diumumkan.
Namun ditengah euforia dan momen kebangkitan energi bersih untuk Indonesia tersebut, sayangnya ada beberapa kendala dari internal yang membuat polemik yang berimbas pada terhambatnya implementasi PLTS di Indonesia. Salah satunya dengan pembatasan kapasitas PLTS yang menjadi 10% dari koneksi daya listrik yang tersambung.
Bagaimana pandangan Daniel sebagai solar analis dan Yurnalis sebagai solar developer yang terkena dampaknya langsung dilapangan? Solusi seperti apakah yang bisa kita sampaikan berkaca dengan beberapa kebijakan dinegara Asia Tenggara lainnya? Sehingga muncul pertanyaan, ''What's Next After Indonesia Solar Summit 2022"??
PVBasecamp Podcast #19 - Press Play and Enjoy!
Proyek PLTS 2.3GWp Sampai Tahun 2023? Apakah Peraturannya Sudah Jelas? - YURNALIS & DANIEL KURNIAWAN Pejuang Energi,Indonesia Solar Summit (ISS) 2022 adalah serangkaian acara multistakeholders yang bertujuan untuk memobilisasi potensi investasi energi surya ...
26/03/2022
Hai Pejuang Energi,
Banyak dari kalian yang mungkin bertanya-tanya, apakah kerja diindustri tenaga surya ini bakal menjanjikan untuk masa depan. Apakah industrinya sudah matang, peluang karirnya bagus bahkan apakah pendapatannya bisa menjanjikan? Kenyataannya, ada hal yang lebih besar dari hal itu semua yang bisa membuat kalian terus berkontribusi.
Pak Ronny Haloho memulai karirnya awal tahun 2011 dimana saat itu belum banyak orang tau tentang sistem PLTS, regulasinya, dan keamanannya. Sampai saat ini beliau sudah bekerja lebih dari 10 tahun dan bertahan dengan pada satu perusahaan yang sama, Sedayu Solar. Dari sana Pak Ronny telah banyak berkontribusi dalam penerapannya di Indonesia, mentor dari banyak solar engineer yang ada sekarang dibanyak perusahaan yang membuat ekosistem industrinya semakin berkembang
PVBasecamp Podcast #15 - Press Play and Enjoy!
https://youtu.be/lDefc3Iv-v8
Cara Agar Tetap Terus Relevan Kerja 10+ Sebagai Solar Project Manager - Ronny Haloho Hai Pejuang Energi,Banyak dari kalian yang mungkin bertanya-tanya, apakah kerja diindustri tenaga surya ini bakal menjanjikan untuk masa depan. Apakah indust...
23/02/2022
Hai Perjuang Energi,
Tahun lalu ada sebuah artikel dikoran dan tersebar diseluruh social media dengan headline, "Lebih Separoh PLTS Atap Di Indonesia Dibangun Oleh Alumni Teknik Elektro UIN Suska Riau". Meskipun tidak sepenuhnya dibangun karena ada campur tangan alumni dari kampus-kampus ternama di Indonesia, tapi berita ini sempat membuat orang heboh dengan kebenarannya.
Pak Kun Kunaifi, salah satu Dosen Teknik Elektro dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau adalah sosok yang membuat begitu banyak alumni kampusnya berada dibeberapa perusahaan besar bidang tenaga surya di Indonesia saat ini. Seusai menyelesaikan studi Master-nya di Murdoch University dalam jurusan Renewable Energy pada tahun 2009, beliau mendirikan konsentrasi energi pada 2010 yang saat itu bisa dibilang salah satu yang pertama di Indonesia.
Kali ini beliau menceritakan perjalanannya membangun konsentrasi tersebut dan topik-topik seputar energi terbarukan di Indonesia. Sebagai alumni, video kali ini kami khusukan untuk memperkenalkan jurusan Teknik Elektro UIN Suska Riau untuk kalian semua.
Press Play and Enjoy!!
https://youtu.be/F4AutO39Sr8
Kampus Pertama Di Indonesia Yang Punya Kurikulum Sustainable Energy??? - Kunaifi, PhD Hai Perjuang Energi,Tahun lalu ada sebuah artikel dikoran dan tersebar diseluruh social media dengan headline,"Lebih Separoh PLTS Di Indonesia Dibangun Oleh ...
13/02/2022
Pejuang Energi,
Dr Ichsan Ichsan adalah bagian organisasi Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), bidang Rural Electrification. Selain itu beliau juga menjadi Dosen, advisor dibeberapa perusahaan energi terbarukan, dan bagian dari Koperasi Energi Terbarukan Indonesia (Kopetindo).
Beliau menceritakan perjalanan awal karirnya dari perusahaan oil & gas di Belanda, sampai akhirnya berkenalan dengan energi terbarukan dan sampai sekarang masih berjuang membuat energi terbarukan untuk bisa diterapkan lebih masif lagi terutama di daerah-daerah 4T di Indonesia.
Selain itu masih banyak pembicaraan tentang carbon credit, rasio elektrifikasi dan juga peluang greenjobs untuk masa depan Indonesia
Press Play & Enjoy !!
https://youtu.be/nWgx0GP4yL4
Konsep Koperasi Energi Terbarukan, Carbon Credit & Rasio Elektrifikasi Indonesia - Dr Ichsan Pejuang Energi,Dr Ichsan adalah bagian organisasi Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), bidang Rural Electrification. Selain itu beliau juga menjadi...
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Address
Jakarta