Bappeda Garut
17/12/2020
Sebagai upaya membuat perencanaan yang efektif dan efisien dalam rangka pencapaian visi dan misi kepala daerah. Pemerintah Kabupaten Garut melalui Bappeda Garut selenggarakan Sosialisasi dan Asistensi SAKIP Tahun 2020. Untuk semakin meningkatkan kualitas manajemen kinerja pada Perangkat Daerah. Peningkatan tentunya harus dilakukan sampai level terbawah.
Pada kegiatan Sosialisasi dan Asistensi SAKIP tersebut, hadir sebagai narasumber dari Tim Evaluasi Kedeputian Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, yang dilaksanakan selama dua hari, Senin dan Selasa (14-15/12) bertempat di Ballroom Hotel Santika Garut dan ruang maya Zoom Meeting.
Dalam sambutannya Bupati Garut Rudi Gunawan menyampaikan bahwa perencanaan kinerja melalui SAKIP merupakan hal yang penting. Bagaimana Perangkat Daerah selaku pengguna anggaran dapat menterjemahkan keterkaitan visi dan misi kepala daerah menjadi sasaran strategis dan prioritas pembangunan yang harus dicapai. Melalui penjenjangan kinerja organisasi sampai individu serta sinergitas kolaborasi program lintas sektor.
Bupati Garut juga berharap tidak hanya peningkatan kualitas implementasi SAKIP juga reformasi birokrasi agar digemakan di semua lini. Kabupaten Garut berkomitmen untuk selalu meningkatkan dan memperbaiki kualitasi pelayanan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Garut yang Bertaqwa, Maju dan Sejahtera masyarakatnya.
10/11/2020
Tidak cukup hanya mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Tetapi kita harus melanjutkan perjuangan mereka, menjaga dan melestarikan apa yang telah mereka perjuangkan.
Selamat memperingati Hari Pahlawan 10 November 2020
Penataan Situ Bagendit Garut mengusung konsep 5 Prinsip EcoWisata berbasis masyarakat yang merupakan follow up dari Kunjungan Kerja Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Garut.
Lima pendekatan Prinsip EcoWisata dalam Desain Masterplan Kawasan Pariwisata Situ Bagendit antara lain:
1) Konservasi, memiliki kepedualian, komitmen dan rasa tanggung jawab terhadap pelestarian alam.
2) Partisipasi Masyarakat, menjadikan masyarakat sebagai subjek dengan melibatkan secara langsung.
3) Wisata, menciptakan rasa nyaman, aman, memberikan kepuasan dan pengalaman yang menarik kepada pengunjung.
4) Pendidikan (Lingkungan), meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap alam,nilai sejarah dan budaya serta memberikan nilai tambah bagi pengunjung.
5) Perekonomian, memberikan manfaat yang optimal bagi peningkatan per-ekonomian masyarakat setempat maupun pemerintah yang berkelanjutan.
03/11/2020
Diawali kunjungan kerja Kunjungan Kerja Presiden Joko Widodo ke Kabupaten Garut. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan usulan penataan Situ Bagendit.
Revitalisasi atau penataan kawasan wisata Situ Bagendit di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, resmi dimulai pada 1 November 2020. Merupakan tindak lanjut atau follow up dari usulan Gubernur Jabar tersebut.
Penataan Situ Bagendit sendiri mengusung Konsep EcoWisata berbasis masyarakat. Konsep EcoWisata dalam Desain Masterplan Kawasan Pariwisata Situ Bagendit menerapkan lima pendekatan kawasan.
Pendekatan kawasan konservasi, memiliki kepedulian, komitmen dan rasa tanggung jawab terhadap pelestarian alam. Pendekatan Partisipasi Masyarakat, menjadikan masyarakat sebagai subjek dengan melibatkan secara langsung.
Pendekatan kawasan lainnya yang digunakan tentunya pendekatan sebagai kawasan Wisata, menciptakan rasa nyaman, aman, memberikan kepuasan dan pengalaman yang menarik kepada pengunjung.
Situ Bagendit juga dilakukan pendekatan kawasan Pendidikan (Lingkungan), meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap alam,nilai sejarah dan budaya serta memberikan nilai tambah bagi pengunjung.
Kesemuanya itu akhirnya bermuara pada pendeketan Perekonomian yang dapat memberikan manfaat yang optimal bagi peningkatan per-ekonomian masyarakat setempat maupun pemerintah yang berkelanjutan.
"Penataan Situ Bagendit menjadi kebahagiaan tersendiri untuk warga Garut." ungkap Bupati Garut Rudy Gunawan. *** (ZFRY/Ekon)
02/11/2020
Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas Tri Dewi Virgianti melakukan kunjungan kerja ke Lokasi rumah dengan skema Pembiayaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Selasa (27/10).
Kunjungan dimaksudkan untuk mengecek lokasi pembangunan rumah yang dibiayai oleh skema BSPS dari Kementerian PUPR yang diterima oleh Kabupaten Garut pada Tahun 2020. Kabupaten Garut mendapat tambahan kuota BSPS Tahun 2020 sebanyak 80 unit.
Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya ini menyasar pada warga yang telah memiliki rumah namun kondisinya tidak layak huni. Dana bantuan stimulan yang diberikan sebesar Rp.17.500.000 untuk belanja bahan dan upah kerja.
Selain itu ada dana swadaya lagi yang disediakan baik dari warga maupun lingkungan sekitar. Untuk sample rumah yang disurvey terdapat 4 rumah dengan kondisi antara 70% sampai dengan 80%.
"Diharapkan bantuan ini senantiasa tepat sasaran serta dapat meningkatkan kualitas dan taraf hidup warga yang mendapat bantuan.", jelas Virgianti dalam kunjungannya.
Turut mendampingi dalam kunjungan kerja tersebut Kepala Bidang Infraswil Bappeda Jabar, Kelapa Bidang Infrasbangwil Bappeda Garut, Camat Samarang, Kepala Desa Sukakarya Samarang, Dinas Perumahan dan Permukiman Garut dan Koordinator Fasilitator BSPS. *** (EFIT/IPW)
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the organization
Telephone
Website
Address
Jalan Patriot No. 8
Garut
44151
Opening Hours
| Monday | 07:30 - 16:00 |
| Tuesday | 07:30 - 16:00 |
| Wednesday | 07:30 - 16:00 |
| Thursday | 07:30 - 16:00 |
| Friday | 07:30 - 16:30 |