KUNCI ILMU
27/12/2017
DAGELAN AKHIR ZAMAN
Setelah reda berkembangnya broadcast dimedsos tentang tips dan trik untuk mendapatkan “bibit” baru untuk pecinta anak dan prilaku menyimpang dari fitrahnya sebagai manusia. Masih mencoba eksis namun dengan modus operandi berbeda. Agar terlihat besar merekapun berkomunitas bergotong royong berbagi ilmu horror, menciptakan terror dan membesarkan nama agar kesohor. Seperti mengaduk nila kedalam belanga susu, tak terasa berita yang awalnya dibaca dengan senyuman kecut nan sinis, kini menjadi sebuah kesimp**an yang membuat degup jantung para orangtua mendadak kembang kempis terutama yang masih punya anak manis.
Ditambah lagi berita mutakhir penolakan suatu kekuatan hukum tinggi negeri ini terhadap permohonan jeratan hukum kepada para pengabdi syahwat yang melakukan hubungan badan diluar nikah, mulai kumpul kebo sampai kumpul homo seolah semakin memberi kebebasan bagi insan... [duh bingung apa bahasa yang tepat, sebagai “penikmat” atau “penderita”.. yah pokoknya itulah] membabi buta melakukan pembenaran terhadap tindakan yang mereka lakukan.
Yang punya anak banyak hatinya dibuat mendadak ngga enak, yang punya anak sedikit pikirannya dibuat cekat-cekit menggalau saat buah hatinya ditinggal cari duit. Yang sudah nikah tapi belum punya anak malah takut bakal kena penyakit jantung akut jika suatu saat diberi amanah oleh ALLAH untuk punya anak banyak, semuanya malah rusak. Yang belum menikah ikut-ikut jadi pengecut ..kalau-kalau nanti berjodoh tetiba salah pilih… yang ada nantinya malah bikin malu nama keluarga dan jadi berita heboh.
Disitulah kadang kita merasa orang zaman sekarang sedang dibuat bodoh karena keluar dari koridor keimanan dan berkiblat pada kekinian zaman. Lupa dibalik setiap kejadian, ada ALLAH yang Maha Berperan. Adanya kekinian zaman mengapa malah membuat kesan “kebodohan pengetahuan” kita terjebak dalam ilusi, fantasi, halusinasi, yang beranggapan bahwa setiap kejadian yang ada adalah ulah kita. Berpikir bahwa apapun yang ada didepan mata bukanlah campur tanganNYA.
Sejarah telah memberikan kita banyak kisah untuk dijadikan pelajaran. Sehingga masa-masa “pembodohan” tak lagi terulang dihari kemudian. Karena Alqur’an diturunkan untuk kemaslahatan seluruh alam dan menjadi kebaikan hingga akhir zaman. Seorang utusan pun telah lama wafat pertanda “masa bakti” kepadaNYA berakhir dan ia pun dibebas tugaskan. Saat ini Sang teladan tengah menunggu diruang penantian untuk meregistrasi umat hingga gerbong terakhir dari utusan akhir zaman. Pesan-pesan yang pernah terucap dan terbingkai jadi landasan sebagai motivasi dan peta kehidupan, mengamalkan Alqur’an sebagai tuntunan bukan tontonan apalagi pajangan.
Sejarah Alqur’an turun adalah sama dengan sejarah kenabian. Jadi tak ada alasan untuk mengabaikan bagaimana Sang utusan ini hadir dan menjadi sebaik-baiknya teladan generasi akhir zaman. Berbagai fase kehidupan dilalui sejak beliau dilahirkan hingga diwafatkan terbingkai indah dalam kisah, jadi tak perlulah kita mencari contoh lain yang terlihat didepan mata bergelimang iming-iming kata sukses mulia. Padahal kita tak pernah tahu apa yang terjadi saat kita tak berada disampingnya. Karena sebaik-baik teladan adalah mencontoh orang yang telah hidup dimasa lampau namun nama baiknya tak pernah musnah hingga ajal menjemput amal.
=====
Depok, 27122017 | untuk
08/06/2017
Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.
(Q.S. 51:56)
=============
Selamat pagi, semangat lagi dan semangat menebar manfaat kemanapun pergi pagi ini..
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Pesona Alam Residence
Depok
16431