Agri Medika Raharja

Agri Medika Raharja

Share

11/09/2015

Saya sedang memproduksi berbagai jenis enzim, khususnya untuk memproduksi bahan energi. Ini dilakukan saat saya mencoba membuat biodiesel ternyata enzimnya ini di pasaran sangat mahal, Produknya tidak mungkin bisa lebih murah dibanding dipakai katalis kimia (NaOH). Jadi saya coba membuat enzim sendiri dan kemudian membuat biodiesel dengan rute non alkohol dengan enzim lipase buatan sendiri dalam keadaan terikat (immobilis). Sebagai pengganti methanol digunakan asam asetat. Ternyata hasilnya relatif jauh lebih tinggi dibanding dengan menggunakan katalis kimia dengan biaya produksi yang lebih murah dan kerjanya lebih sederhana. Ada yang berminat?

Photos from Agri Medika Raharja's post 30/10/2014

Dulu membuat kompos harus ada bahan limbah organik yang me gandung banyak serat seperti jerami, daun- daunan (ratio C/N besar ) dan harus ditambah dengan limbah hewan seperti kotoran sapi, ayam, kuda dsb yang ratio C/N lebih kecil. Dengan demikian ratio C/N kompos yang dihasilkan akan mencapai < 20, biasanya sekitar 10. Di beberapa tempat yang penduduknya tidak memelihara hewan ternak pembuatan kompos agar diperoleh ratio C/N di bawah 20 s**ar dillakukan. Di sebuah perkebunan sawit di Aceh kami sudah membuat kompos (Pupuk Organik Terfermentasi/POT) dengan bahan dasar janjangan/pelepah buah kelapa sawit ditambah potein mikroba sebagai pengganti kotoran hewan. Uji coba pembuatannya dilakukan di Bogor seperti gambar di bawah. Produk yang dibuat di Bogor ini sudah dicobakan di Cianjur untuk tanaman durian dan Papaya. Uji coba untuk tanaman padi, bunga dsb di demplot kami menunjukkan hasil posistif. Tahun depan sumber protein mikroba ini akan mulai dipasarkan.

Photos from Agri Medika Raharja's post 22/10/2014

Sudah saatnya kita makan beras organik yang harganya sama saja dengan beras anorganik. Yang penting buat pupuk organiknya yang benar. Pupuk organik yang belum difermentasi akan menyebabkan beberapa dampak negatif pada tanaman. Di antaranya adalah pupuk ini tidak langsung dapat diserap oleh tanaman, sebaliknya bisa langsung diserap seperti pupuk kimia, Masih mengandung penyakit atau mikroba yang menyebabakan adanya penyakit, Masih ada telur atau benih hewan yang s**a mengganggu tanaman, Masih mengandung serat yang akan mengundang binatang pemakan serat seperti rayap dsb, Pakailah Pupuk Organik Terfermentasi dengan bibit Katalek.

19/10/2014

Ada Pupuk Organik Terfermentasi dan Pupuk Hayati diproduksi untuk tanaman apa saja. Tapi harus dicampur dengan tanah, 1:1, 1 : 2 atau 1 : 3, tergantung pada lahan yang akan ditanami. Apabila tanahnya sudah terlalu banyak pupuk kimia ditandai dengan tanahnya seperti bubur kalau diberi air tetapi dia akan mengeras seperti bata apabila tidak ada air campurkan Antara pupuk dan tanah seimbang (1 : 1). dst. Tanpa penambahan pupuk lain tanaman akan tumbuh normal dan berbunga dan berbuahada waktunya. Tanaman kayu biasanya tumbuh menjadi besar dan tinggi pada beberapa khasus meningkat lebih dari 100%. Produksi sawit juga mencapai lebih 100%. Tanaman Angkrek terus berbunga. Mau coba?

Want your business to be the top-listed Engineering Company in Bogor?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Kmp Benteng RT. 3/RW. 1, Desa Tugujaya, Kec Cigombong, Kab. Bogor
Bogor
16733