BOGOR INFO
30/03/2023
Dua perampok berpisau beraksi di salah satu minimarket di Cibinong, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Uang Rp 37 juta dari brankas di minimarket digondol pelaku.
"Kejadiannya semalam sekitar jam 22.40 WIB, ketika minimarket sudah mau tutup. Pelakunya dua orang bawa senjata tajam jenis pisau," kata Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo kepada wartawan, Rabu (29/3/2023).
Dalam aksinya, kedua perampok datang dengan berpura-pura menjadi pembeli. Ketika kondisi sepi, keduanya langsung menodongkan pisau dan meminta kasir menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang.
"Saat kedua orang tersebut telah mengambil barang dan berjalan ke kasir, secara tiba-tiba menodongkan pisau kepada kasir yang berjaga dan meminta kunci brankas," kata Waluyo dalam keterangannya.
"Pelaku kemudian membawa korban naik ke lokasi brangkas di lantai dua dan mengambil uang sebesar Rp 37 juta. Pelaku kabur menggunakan motor," tambahnya.
Saat ini, unit Reskrim Polsek Cibinong masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari pelaku perampokan.
"Kita masih penyelidikan, kalau dilihat dari CCTV pelaku berjumlah dua orang ya. Hanya saja gambar di CCTV agak burem, jadi agak sulit mengenali wajah pelaku. Kita masih dalami siapa pelakunya," kata Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli Pangestu dihubungi terpisah.
"Ketika kejadian di minimarket ada dua karyawan, kita sudah periksa, semalam masih syok juga dua orang itu. Nggak ada penyekapan, nggak ada yang luka atau apa," tambahnya. sumber detikcom
30/03/2023
Satu Dekade, Empat Desa Dilanda Pergeseran Tanah di Kecamatan Sukamamur
Kecamatan Sukamamur menjadi daerah langganan bencana alam pergeseran tanah. Sebanyak empat desa di Kecamatan Sukamamur mengalami pergeseran tanah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.
Empat desa tersebut yakni Desa Cibadak, Desa Sukawangi, Desa Sirnajaya, dan Desa Wargajaya.
Pada tahun 2014, bencana alam pergeseran tanah terjadi di tiga desa sekaligus yakni Desa Cibadak, Desa Sirnajaya, dan Desa sukawangi.
Lokasi paling parah terjadi di Desa Cibadak, Kecamatan Sukamamur. Saat itu, ada 66 rumah rusak dan 591 jiwa penduduk yang terpaksa harus mengungsi.
Rumah-rumah dan fasilitas umum seperti masjid menjadi miring. Bahkan, jalan baru bisa dilalui tiga tahun setelah peristiwa tersebut.
Kemudiam pada tahun 2021, bencana alam pergeseran tanah terjadi lagi. Lokasinya di Desa Sukawangi.
Tahun tersebut terjadi dua kali bencana alam pergeseran tanah, yakni pada bulan februari dan November 2021.
Pada tahun 2022, bencana serupa juga kembali di Desa Sukawangi. Bencana terjadi pada bulan Juni. Namun, saat itu pergeseran tanah tidak terlalu parah dibandingkan dengan pergeseran tanah sebelumnya.
Tahun 2023, pergeseran tanah kembali terjadi dan melanda Desa Warga Jaya yang merupakan tetangga dari desa Sukawangi.
Kasi Kedaruratan pada BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani memaparkan, bencana pergeseran tanah di Desa Warga Jaya mengakibatkan akses jalan terputus dan satu buah vila rusak.
“Saat ini tim BPBD kabupaten Bogor masih di lokasi,” tukasnya. sumber Radar Bogor
29/03/2023
Ada yang sama merasakan gempa? Gempanya terasa sampai ke Bogor
Info Gempa Mag:4.0, 29-Mar-23 12:34:44 WIB, Lok:6.84 LS - 107.08 BT (6 km BaratDaya KAB-CIANJUR-JABAR), Kedlmn: 10 Km ::BMKG
Repost :
28/01/2023
Sesosok mayat pria berinisial GN (43) ditemukan di kamar mandi rumah kosong di kawasan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mayat tersebut ditemukan dalam keadaan membusuk.
"Bahwa ditemukan sesosok mayat laki-laki di dalam kamar mandi rumah kosong sudah dalam keadaan membusuk," kata Kapolsek Jonggol Mulyadi Asep Fajar dalam keterangan pers tertulisnya, Sabtu (28/1/2023).
Mulyadi menerangkan penemuan mayat itu terjadi pada pukul 11.13 WIB. Peristiwa itu berawal saat petugas PLN Jonggol hendak mengecek kelistrikan rumah tersebut.
"Pada saat melakukan pengecekan kWh rumah tersebut, saksi mencium bau busuk dari dalam rumah tersebut," ujarnya.
Kemudian, kata Mulyadi, saksi petugas PLN itu mengecek ke dalam rumah tersebut untuk mengetahui sumber bau busuk. Dia kemudian melihat sesosok mayat tergeletak di kamar mandi rumah kosong.
"Kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut kepada sekuriti perumahan. Barulah setelah itu pihak sekuriti melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian," tuturnya.
Petugas kepolisian segera menuju ke lokasi penemuan mayat itu setelah mendapat laporan tersebut. Mayat tersebut dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk diidentifikasi.
"Bahwa mayat tersebut meninggal dunia diduga dikarenakan sakit. Menurut keterangan keluarga dan kerabat, korban mengidap penyakit yang cukup lama," ujarnya. sumber detikcom
24/01/2023
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Mayor Oking Jaya Atmaja, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Seorang pengendara motor berinisial V (19) meninggal dunia akibat kecelakaan itu.
"Korban meninggal dunia satu orang, mengalami luka di bagian kepala dan wajah, kemudian meninggal dunia," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Angga Nugraha melalui keterangannya, Selasa (24/1/2023).
Peristiwa itu terjadi pada pukul 08.45 WIB tadi. Satu orang lainnya juga mengalami luka akibat kecelakaan itu.
"Korban luka satu orang, penumpang sepeda motor. Mengalami luka di bagian wajah dan luka memar di bibir," ujarnya.
Kecelakaan bermula saat keduanya melaju dari arah Cibinong menuju Citeureup. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara diduga tidak hati-hati.
"Pengendara kemudian hilang kendali membentur trotoar median pemisah lajur dan terjatuh ke kiri," ungkapnya.
Keduanya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bina Husada. Kerugian akibat kecelakaan itu ditaksir mencapai Rp 5 juta. sumber detikcom
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Bogor