PAKAR - Pakuan Raptor

PAKAR - Pakuan Raptor

Share

03/05/2020
Photos 09/09/2016

LEMPARKAN SAJA PARTNER ANDA KEJURANG !

Sebuah impian dan cita-cita setiap Falconer itu adalah sang partner yang tumbuh dengan baik dan ia dapat memahami sedikitnya apa yang diinginkan oleh Falconer, dari mulai pertumbuhan bulu yang terus dijaga kerapihannya, kebersihan bahkan sampai kesehatan sang partner selalu menjadi prioritas. Belum lagi soal kesabaran dan ketekunan para Falconer entah itu melakukan perjalanan jauh yang mungkin saja kepanasan atau kehujanan hanya untuk membawa sang partner kedokter hewan atau sekedar perjalanan kesana-kemari yang tak peduli sebuah jarak yang begitu jauh ketika makanan seperti Tikus Putih, Kelinci, Burung Emprit atau Puyuh yang biasa dibeli kososong ditoko langganan, bahkan terkadang Falconer merelakan waktu istirahatnya sep**ang bekerja ia langsung bergegas menuju tempat dimana partner bertengger “seakan” anak istri menjadi prioritas kelas dua.

Dan yang paling menyayat hati para Falconer itu adalah mereka yang diluar sana (Personal, Aktivis, Dsb) tetap tidak mau melihat setiap gerak dan perjuangan kami terhadap partner, seolah-olah hanya Falconerlah yang membuat terjadinya kepunahan Raptor, bukan kami tidak mau disalahkan tetapi mungkin alangkah lebih bijak jika dalam menilai setiap persoalan khususnya Raptor yang sesungguhnya menurut kami masih banyak hal yang lebih berbahaya dari Falconer soal cara singkat yang membuat raptor punah atau migrasi total dari suatu wilayah endemik seperti perusakan dan pembukaan lahan hutan serta aktifitas perburuan konvensional atau perburuan modern yang itu notabene memburu segala macam satwa.

Akan tetapi kami tetap berbesar hati atas semua tuduhan-tuduhan itu, ini semata demi pilihan sebuah kecintaan kami terhadap Raptor. Karena satu hal utama tugas Falconer dalam menangani seekor Raptor ialah ia harus mampuh menjadikan partner layaknya raptor-raptor yang hidup di singgasana nan megahnya yaitu alam liar, tidak sebaliknya justru partner dijadikan objek exploitasi ego dan gensi pengadopsinya, tidak p**a dijadikan sebagai pajangan atau hiasan hidup.

Agar partner hampir mendekati karakter seperti Raptor yang bebas berkeliaran dihutan dan digunung-gunung, maka seorang Falconer wajib memberikan training insting dan naluri supaya hal itu tetap berpungsi dengan baik, apabila berbagai tahapan training tersebut sudah dianggap dan diterima oleh partner maka inilah hal yang paling inti dari seorang Falconer yaitu Tarining pemberian kepercayaan penuh kepada partner agar ia dapat melesat menembus angin untuk memburu mangsanya atau ia sebatas menunjukan kepiawaiannya dalam “mencumbu angin” (soaring).

Karena tak sedikit para Falconer yang selalu dihantui rasa ketakutan tatkala melepaskan tali pengikat (jesse) sang partner, ia takut sang partner dengan lugas meninggalkannya, lalu bagaimana partner bisa Soaring atau Hunting apabila terus diikat. Disinilah persoalan sebenarnya yang menjadikan para Falconer selalu terpojok dan menjadi objek tuduhan-tuduhan itu, andai saja setiap orang yang mau “terjerumus” kedalam lembah hitam Falconer mereka tidak berprinsif bahwa ketika ia mengadopsi bukan berarti merampas abadi kebebasan Raptor atau dengan kata lain tidak menunggu ia mati sebagai petaklukan, tetapi apabila ternyata memang prinsif anda seperti itu yang selalu takut dan anda terus mengikatnya, maka sebaiknya lemparkan saja partner anda kejurang agar ia dapat bebas dialamnya dan bertemu kembali dengan “selingkuhan”nya.

Bicara soal ketakutan Falconer ternyata masih banyak yang merasa takut ketika partnernya mencakar, mematuk dengan paruh tajamnya padahal itulah pengalaman terindah sebagai bagian dinamika sebagai Falconer. Seperti pada photo ini yang kami menyebutnya sebagai Best Moment antara partner dan owner. Tampak mereka saling percaya dan memahami atas sebuah “sumpah otomatis” yang terbangun diantaranya yang dihasilkan oleh waktu dan kasih sayang dan menempatkan partner sebagai bagian dari sisi lain perjalanan hidup Falconer disamping ia hidup sebagai manusia direstui Tuhan yang berkeluarga dengan manusia lainnya.

Detail Photo Best Moment:
Scientific: Haliaeetus Leucogaster
Name: Leth
Falconer: Hendry Sullivan
Origin : Jakarta

Editing image by: Anantha R Trimala
* Photo sudah memiliki izin dari pemilik.

Salam !




* Bagi kawan-kawan para Falconer lainnya apabila memiliki photo menyerupai, anda dapat mengirimkannya kepada kami melalui kotak pesan. Silahkan...

Photos 05/09/2016

Falconer sejati itu seberapa besar ia mampuh bersahabat dengan partnernya, bukan menaklukannya !

Want your business to be the top-listed Gym/sports Facility in Bogor?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Address


Bogor