Batang Update

Batang Update

Share

07/06/2026

Sejumlah orang tua murid, para guru dan murid saat ini menolak aksi penggusuran paksa di lingkungan sekolah SDN Wolomoni di Desa Niawula, Kabupaten Ende, Sabtu (6/6/202).

Daerah yang digusur menurut rencana akan dibangun gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Menurut keterangan Heron, salah satu warga Wolomoni, mengatakan saat ini para orang tua murid, para guru, toloh adat (Mosalaki) sedang berada di lingkungan SDN Wolomoni untuk menghalau aksi penggusuran paksa.

"Saat ini mereka sudah lakukan pengrusakan sekolah, yang buat pengrusakan salah satunya anggota Babinsa," terang Heron.

Heron menambahan menurut keterangan kepala desa setempat aksi penggusuran itu atas perintah Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda.

"Tapi saat kami tanya surat ijin mereka tidak bisa jawab," ujarnya.

Sumber: tribunkupangcom
Via: feedmedsos

07/06/2026

Pengakuan santriwati asal Pekalongan di podcastnya Deni Sumargo sungguh membuat kita mlongo dan geram.

Dalam satu jam, dua santri ini menceritakan dari doktrinasi di ponpes P-A di Buaran Kab Pekalongan, hingga bagaimana Pak Kyai AKF melecehkan santri2nya sejak 2012- 2026.

Singkat cerita, korban menceritakan bahwa di ponpes itu mereka didoktrin Pak Kyai ini adalah seorang wali, jadi kalau diperintah harus manut dan jangan menggunakan akal, karena santri tidak tahu hakekat dari perintah itu, yg tahu hanya Pak Kyainya, intinya tidak boleh protes harus khusnudzon.

Pak Kyai bilang "kamu sudah saya nikahi secara hakekat" kepada calon korban agar mau dipegang-pegang hingga dicium.

Di Pesantren itu ada giliran jadwal mijit kyai. Bahkan saat Kyai sedang ngajar ngaji di depan banyak santri2nya, sang kyai tetap dipijit kakinya (pemijat ada di sebelah kyai. Di posisi ini kyai sering mengarahkan tangan santriwati yg mijit untuk megang kemaluannya. "kadang yang mijit tanganya oleh pak kyai diarahkan ke kemaluannya, ya pasti risih tapi gak bisa berbuat banyak," terang korban di podcast tersebut.

Dua santri tersebut menduga korbannya ada ratusan. Herannya saat ini tetap masih banyak yang membela sang Kyai meski mereka termasuk jadi korban ulah bejat kyai itu. Semua berawal dari tradisi "Ndalem, Takdzim, Wali," ratusan santriwati jadi mainannya AKF.

Photos from Batang Update's post 07/06/2026

238 Atlet Ramaikan Kejurda Karate-Do Gojukai Piala Kejari Batang

Batang – Sebanyak 238 atlet dari tujuh kontingen kabupaten/kota di Jawa Tengah mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate-Do Gojukai Se-Jawa Tengah Piala Kejaksaan Negeri Batang di GOR Indoor Abirawa Batang, Sabtu (6/6/2026).

Ketua Umum Gojukai Komda Jawa Tengah, Hendro Dewanto, mengatakan kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk karakter generasi muda melalui nilai disiplin, keberanian, pengendalian diri, dan sportivitas.

“Kejuaraan ini menjadi wadah membangun karakter sekaligus mempererat persaudaraan generasi muda dari berbagai daerah,” katanya.

Menurut Hendro, Kejurda juga menjadi ajang penjaringan atlet terbaik Jawa Tengah untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate-Do Gojukai Indonesia Piala Jaksa Agung III di Makassar pada akhir Juli 2026.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejurda, Tri Adi Susanto, mengatakan kejuaraan yang mempertandingkan nomor kata dan kumite dari kategori usia dini hingga veteran tersebut menjadi momentum penting pembinaan atlet karate di Jawa Tengah.

“Kejuaraan ini menjadi ajang seleksi atlet menuju Kejurnas Piala Jaksa Agung di Makassar,” ujarnya.

Tri menambahkan, atlet terbaik hasil Kejurda akan mengikuti seleksi lanjutan sebelum ditetapkan sebagai wakil Jawa Tengah di tingkat nasional. Kejuaraan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya KEK Industropolis Batang, Bhimasena Power Indonesia, PLN, Bank Jateng, PDAM, dan Arsyla Farm.

06/06/2026

Keterangan resmi kepolisian terkait vidio viral di Batang.

🎥:

Photos from Batang Update's post 06/06/2026

Wajah Baru Pedestrian Alun-Alun Batang: Belanja Lebih Nyaman, Nongkrong Kian Aman

Kawasan Alun-Alun Batang kini memiliki daya tarik baru dengan hadirnya gerai Indomaret Fresh pertama di Kabupaten Batang yang berlokasi di Jalan A. Yani. Kehadiran gerai ini tidak hanya menawarkan konsep belanja yang lebih lengkap, tetapi juga dibarengi dengan pembenahan fasilitas publik di sekitarnya.

Sebelumnya, area pedestrian di lokasi tersebut menjadi lebih rendah setelah proyek peninggian jalan raya. Kondisi itu membuat kendaraan dari arah timur Alun-Alun menuju barat cenderung melebar ke kiri sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Selain itu, fungsi trotoar, akses difabel, dan drainase juga terdampak.

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan sekitar, PT Indomarco Prismatama melakukan penataan ulang infrastruktur publik tersebut. Proyek renovasi kini telah rampung 100 persen, sehingga trotoar, akses difabel, dan drainase kembali berfungsi optimal.

"Semoga dengan pengembalian pedestrian berupa trotoar, akses difabel dan drainase, konsumen serta masyarakat Batang jadi lebih nyaman dan aman saat akan berbelanja maupun hanya sekadar melepas kepenatan," ujar Nuryono, Deputi Branch Manager Operasional PT Indomarco Prismatama Cabang Semarang, Sabtu (6/6/2026).

Selain menghadirkan pedestrian yang lebih aman dan nyaman, Indomaret Fresh Alun-Alun Batang juga menawarkan konsep belanja sekaligus ruang bersantai bagi masyarakat. Berbagai produk dan layanan tersedia, mulai dari Point Coffee, Say Burger, dimsum, serta aneka roti segar Saybread, hingga buah potong, sayuran segar, dan jajanan pasar.

Menurut Nuryono, kehadiran gerai konsep fresh ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi masyarakat Batang.

"Selamat datang di Fresh Indomaret Alun-Alun Batang dan temukan pengalaman menarik saat berbelanja. Kami hadir bukan hanya sebagai sarana belanja, tetapi juga sebagai tempat berkumpul yang lebih berkesan," pungkas Nuryono.

Want your business to be the top-listed Media Company in Batang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Batang
51262