Batamtourism

Batamtourism

Share

Photos from Batamtourism's post 15/10/2022

Kendi Jenever Zaman Belanda Koleksi Terbaru Museum Batam Raja Ali Haji. Dilaunching pada malam puncak Peringatan Hari Jadi Museum Batam Ke- 2 dan Hari Jadi Museum Indonesia Tahun 2022 oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yusfa Hendri bersama Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, Anggota DPRD Kota Batam, Asnawati Atik, Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam, H. R. Muhammad Amin dan Kepala UPT. Museum Batam, Senny Thirtywani, Jumat (14/10/2022)

Photos from Batamtourism's post 02/09/2022

Menelusuri Jejak Jepang di Pulau Galang untuk Dijadikan Destinasi Wisata

Disbudpar Batam - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam mengajak komunitas Batam Japan Club menelusuri jejak peninggalan Jepang di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, Batam, Kamis (1/9/2022). Tepatnya, mengunjungi tugu Minamisebo yang menjadi penanda tewasnya ratusan serdadu Jepang saat menunggu kepulangan pasca Jepang kalah di tangan sekutu pada tahun 1945 lalu.

"Kami terus mengoleksi c***r budaya maupun informasi tentang Batam yang nantinya bisa diangkat menjadi paket perjalanan wisata sejarah di Kota Batam," ujar Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, saat mengunjungi tugu Minamisebo bersama Direktur Batam Japan Club, Suzuno Akira yang didampingi Manager PT. Sanipak Indonesia, Parlindungan Girsang.

Menurutnya, jejak sejarah Jepang di Batam tersebut nantinya dapat memperkaya paket perjalanan wisata sejarah bagi para wisatawan, utamanya wisatawan mancanegara (wisman) dari Negeri Sakura.

"Kami juga mengangkat jejak sejarah Jepang ini di Museum Batam Raja Ali Haji, sehingga masyarakat luas dapat mengetahuinya," jelas pria yang akrab disapa Ardi tersebut.

Untuk diketahui, Minamisebo atau dikenal sebagai Tugu Jepang yang berada di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, dibangun pada tahun 1981 oleh Rempang Friendship Association (RFA), sebuah lembaga non profit yang dibentuk oleh warga Jepang untuk mengenang ratusan serdadu Jepang yang tewas tersebut. Saat monumen ini dibangun, Batam masih berada di bawah Provinsi Riau dengan ibukota di Tanjungpinang.

"Dari 112.708 serdadu Jepang, ada 128 serdadu yang meninggal saat menunggu kepulangan ke negaranya tersebt," terangnya.

Kini, jejak-jejak bekas peninggalan Jepang itu diwujudkan dalam bentuk monumen berdiameter 3x3 meter yang terpampang nama-nama bekas tentara Jepang lengkap dengan foto-fotonya masing-masing.

Sementara itu, Direktur Batam Japan Club, Suzuno Akira, mengaku baru mengetahui tentang monumen ini dari Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata.

Photos from Batamtourism's post 15/06/2022

Pemerintah Kota (Pemko) Batam antusias menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) di Pelabuhan Batam Center, Rabu (15/6/2022). Penyambutan Wisman dari Singapura ini sebagai tanda s**a cita atas dibukanya kembali Pelabuhan Harbourfront Singapura setelah dua tahun lebih ditutup akibat pandemi Covid-19.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, CIQP pelabuhan Batam Center, Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Batam, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kepri, dan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Batam mengalungkan bunga dan memberikan cinderamata sebagai bentuk penyambutan kepada tiga pelancong asal Australia, Anderson John, Aron, dan Catty yang baru turun dari feri Majestik.
Alunan musik dari grup band Batam, Malaykustik, turut mengiringi penyambutan wisman tersebut.

Want your organization to be the top-listed Government Service in Batam?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address


Batam