IMed
27/02/2024
Feeling that burning sensation in your chest after eating? You might have Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
27/05/2020
Join us in brainstorming with the expert.. Nine countries, nine panelists , one moderator, one platform! One common question that brings everyone together, What will be the new normal?
Fortis Healthcare invites you to attend one of the most enlightening sessions with stalwarts of healthcare from across the globe! Don’t forget to attend on 28th May from 4:00 to 5:00 pm IST (5.30 WIB)
Jump to the Link
http://devtest.hidoc.co/ad_campaign/Artofof_living_COVID_webinar
Informasi lebih lanjut/ dapat menghubungi 081927006114/ 081270566022
Like and follow akun social media kami untuk mendapatkan informasi kesehatan dan promo- promo RS luar negeri.
FB : https://www.facebook.com/imedforindonesia/
IG : imedforindonesia.
Salam Sehat,
iMed
25/05/2020
iMed, dalam rangka , kami akan merilis beberapa artikel kesehatan mengenai stroke.
Mengenal Stroke Hemoragik dan Stroke Iskemik.
Gaya hidup yang tidak sehat, seperti, kurang berolahraga, mengkonsumsi minuman beralkohol, dan juga merokok dituding sebagai penyebab dari banyak penyakit kritis, salah satunya stroke.
Ada dua jenis stroke yaitu :
1. Stroke Hemoragik adalah keadaan ketika pembuluh darah pada otak mengalami pecah atau kebocoran. Awalnya, melemahnya pembuluh darah seseorang membuat pembuluh darah pada otak pecah. Darah yang tumpah akibat pecah atau bocor menyebabkan penumpukan dan menghambat jaringan otak. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini dapat menyebabkan kematian atau keadaan koma yang panjang.
Gejala stroke hemoragik pada umumnya adalah kejang-kejang. Perawatannya sendiri lebih menekankan bagaimana mengatasi perdarahan yang terjadi. Penyakit yang sering dituding menjadi penyebabnya adalah tekanan darah tinggi.
2. Stroke Iskemik
Stroke Iskemik terjadi karena ada penyumbatan oleh darah beku pada aliran darah menuju otak yang disebabkan oleh timbunan lemak.
Gejala stroke yang umum terjadi adalah mati rasa sebelah, sulit berbicara sehingga menyebabkan bicara menjadi kacau senyum menjadi naik, kebingungan, dan rabun pada satu mata.
Pengobatan untuk stroke iskemik dilakukan dengan menangani dan menghilangkan gumpalan darah yang terjadi akibat pembekuan darah. Penggunaan obat seperti aspirin bisa dilakukan dalam keadaan darurat. Pemberian aspirin juga dapat dilakukan setelah memastikan bahwa pasien mengidap stroke iskemik. Kolestrol menjadi penyebab utama pada stroke jenis ini.
Jaga diri Anda dengan gaya hidup sehat. Hindari penyebabnya, karena bagaimanapun mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Salam Sehat. (IU)
Informasi lebih lanjut mengenai iMed dapat menghubungi 081927006114 / 081270566022
Like dan follow akun socmed kami untuk mendapatkan berita terbaru.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the practice
Website
Address
Oriental
Batam
29444