PPL LSQ Ar Rohmah
20/03/2026
تقبل الله منا ومنكم من العائدين والفائزين
Badan Riset Maqāṣid Lingkar Studi Qur'an Ar-Rohmah mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga Allah menerima amal ibadah kita serta menjadikan kita sebagai orang-orang yang kembali ke fitrah dan berhasil meraih riḍā-Nya. Amiin. ✨️
06/03/2026
Malam ini ✨️
02/03/2026
✨ FROM PESANTREN TO BIG BEN 🇮🇩➡️🇬🇧
Siapa sangka…
Langkah yang dimulai dari ruang-ruang sederhana pesantren bisa berlanjut sampai ruang akademik di Inggris?
Yuk! Kita ngulik tesis dan lanskap Studi Qur’an di United Kingdom langsung bareng para alumni dari berbagai kampus ternama di sana!
Buat kamu yang:
📌 lagi kuliah dan kepikiran lanjut studi ke luar negeri
📌 punya mimpi untuk jadi santri yang mendunia
📌 tertarik dengan Studi Qur’an dan dunia akademik
📌 atau sekadar penasaran, “Emang bisa ya, santri kuliah di Inggris?”
Segera daftarkan dirimu, mulai rangkai mimpimu!
📅 27 Februari - 3, 6, 13 Maret 2026
💸 Gratis!
karena perjalanan besar selalu dimulai dari satu langkah kecil..
dan siapa tahu… langkah kecil itu dimulai dari ikut acara ini ✨
📲 Scan QR-nya, catat tanggalnya, dan ajak teman-temanmu.
Dipersembahkan oleh Badan Riset Maqāṣid
Instagram:
Facebook: Badan Riset Maqāṣid
Website: lsqarrohmah.com
02/03/2026
Apakah relasi ayah–anak dalam al-Qur’an sekadar kisah keluarga, atau justru medium utama penyampaian pesan teologis?
Tesis Father-Son Relationships in the Qur’an: An Intratextual and Intertextual Analysis menunjukkan bahwa narasi ayah–anak dalam al-Qur’an berfungsi sebagai perangkat retoris dan teologis yang kontekstual dengan misi kenabian Muhammad. Melalui pendekatan intratekstual (relasi antar-ayat) dan intertekstual (dialog dengan tradisi Biblikal dan pasca-Biblikal), penelitian ini menegaskan bahwa kisah-kisah tersebut bukan sekadar cerita historis, melainkan sarana pembentukan makna dan identitas komunitas awal Muslim.
Analisis dibagi ke dalam empat tema: (1) konflik ayah–anak—seperti Nuh dan putranya, serta Ibrahim dan ayahnya—yang menekankan loyalitas iman di atas ikatan darah; (2) relasi dalam ujian—Ya‘qub–Yusuf dan Ibrahim–putranya—yang menonjolkan kesabaran dan ketundukan total kepada Tuhan; (3) kabar gembira kelahiran—Zakaria–Yahya dan Ibrahim–Ishaq—yang menegaskan rahmat dan kuasa Tuhan; serta (4) transformasi keturunan Ibrahim melalui Ismail yang mengafirmasi Ka‘bah sebagai pusat spiritual berbasis iman.
Secara keseluruhan, al-Qur’an mentransformasi keluarga berbasis nasab menjadi komunitas berbasis iman, sekaligus berdialog dan merevisi tradisi sebelumnya demi membangun identitas mukmin.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Jalan Imogiri Timur KM 9
Bantul