AutoDigest.co

AutoDigest.co

Share

02/08/2021

test

12/12/2019

PT. Eurokars Motor Indonesia selaku ATPM Mazda meluncurkan SUV terbarunya yakni Mazda CX-8 untuk pasar Indonesia. Kehadiran CX-8 tersebut tak lain sebagai pengisi lini antara CX-5 dan CX-9, bukan sebagai alternatif CX-9 seperti di Jepang. Jika dibandingkan dengan CX-9, penampilan CX-8 lebih terkesan low profile namun dengan fitur tidak kalah menariknya dengan CX-9.
_
Seperti biasanya, styling mengusung bahasa desain KODO yang notabene wajib diterapkan di lini produk SKYACTIV Mazda. Jika dibandingkan dengan CX-9, penampilan CX-8 lebih kalem dengan gril lebih kecil, begitu juga pernik krom tidak se-mencolok CX-9. Hanya saja corak gril seperti Mazda6 sebelum facelift terkesan dated dan wajar mengingat CX-8 belum facelift dari awal diproduksi sejak 2017.
_
Dasbor seperti CX-5 dengan sejumlah fitur yang terkesan mewah dan berkelas, namun juga terkesan seperti CX-5 dipanjangkan jika berada di jok depan. Semenjak CX-8 7-Seater perbedaannya baru terasa ketika duduk di jok tengah, terutama ketika memilih tipe termahal karena ada captain seat, dan legroom yang lapang untuk tinggi badan sekitar 177 cm. Jok baris ketiga walaupun jok baris kedua sudah paling maju, masih terasa sempit untuk orang dewasa pada umumnya namun wajar mengingat CX-8 merupakan SUV.
_
Mesin memakai 2500cc berkode PY-VPS naturally-aspirated seperti mesin Mazda6 dan juga CX-5. Tidak memakai turbo seperti pasar Jepang, namun faktanya varian 2500cc naturally-aspirated juga tersedia untuk pasar Jepang. Hal tersebut tak lain untuk menjaga posisi CX-9 sebagai flagship Mazda Indonesia disamping faktor kebutuhan pasar.
_
CX-8 dibanderol mulai dari harga Rp. 664.800.000,- untuk tipe Touring dan Rp. 746.800.000,- untuk tipe Elite dengan konfigurasi jok baris tengah captain seat 2+2. Misalnya memilih warna Soul Red Crystal dan Machine Grey, seperti biasanya harus menambah Rp. 4.000.000,- dari harga jual. Harga yang cukup sebanding karena mobil berdimensi panjang membutuhkan sentuhan proper engineering ketimbang sekedar memanjangkan sasis atau menambah fiturnya.

www.autodigest.co
bit.ly/2PAbABP

12/12/2019

PT. Honda Prospect Motor (HPM) selaku ATPM Honda kembali mengadakan acara apresiasi pemilik kendaraan bermotor Honda, Honda Fastival 2. Lebih kentara aspek car culture menjadi salah satu branding acara tanggal 24 November 2019 di Hall D2 JIEXpo Kemayoran tersebut. Lantas bagaimana car culture menjadi sebuah branding ATPM?
_
Di Indonesia lini produk Honda sangat kentara dengan modifikasi mobil bahkan Honda termasuk mobil yang tidak begitu mengenal istilah “retro”. Artinya tidak peduli usia mobil Honda tersebut, tetap saja banyak diminati konsumennya termasuk modifikasi dan masih terkesan kontemporer. Mobil modifikasi bukan hanya menjadi mobil display, tetapi juga sebagai bagian dari kegiatan interaktif seperti photobooth dengan Honda HR-V.
_
Memelihara mobil klasik atau retro bisa mengarah kepada aspek branding, seperti yang terlihat di sepanjang selasar indoor Hall D2 JIExpo Kemayoran. Oleh karena itu penyelenggara merangkul pemilik mobil klasik atau retro Honda dengan kondisi mulus untuk mendisplay mobilnya. Mobil klasik atau retro tersebut dipajang untuk menunjukkan sejarah perjalanan 2 model terpopuler Honda yakni Civic dan Accord.
_
Semenjak motorsport merupakan “roh” Honda di Indonesia, tidak lengkap jika tidak ada sarana untuk memacu kendaraan yang telah dimodifikasi. Oleh karena itu kompetisi time attack di jalan lurus sepanjang 100m dan kompetisi slalom merupakan bagian dari konten acara. Semenjak Honda, bukan hanya performa tetapi juga suara mesin yang kerap menjadi daya tarik penonton.
_
“Acara ini merupakan apresiasi bagi para pecinta dan komunitas Honda yang merupakan konsumen loyal kami.” ujar Takehiro Watanabe, Presiden Direktur PT. HPM. “Dirancang sesuai dengan karakter mobil Honda yang sporty, sangat stylish untuk dimodifikasi, dan memiliki karakter khas yang tak lekang zaman.” tambah Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT. HPM.
_
www.autodigest.co
bit.ly/2EbFEyd

Music by: hooksounds.com

04/12/2019

Menjamurnya tren crossover, setidaknya beberapa hari dari berakhirnya Tokyo Motor Show 2019, membuat Mitsubishi tertarik meng-crossover-kan produk terlarisnya, Xpander. PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku ATPM meluncurkan Xpander versi crossover Xpander Cross pada tanggal 12 November 2019. Xpander Cross menawarkan lebih dari sekedar menjadi crossover dari sebuah MPV karena sampai pada aspek engineering-nya.
_
Pertama dari eksterior yang membuatnya jelas sekali bahwa Xpander Cross merupakan sebuah crossover. Seperti desain bumper yang menyerupai SUV Mitsubishi, begitu juga gril-nya khas SUV Mitsubishi dynamic shield macam RVR dan Pajero Sport. Ubahan tersebut juga sampai pada pelek, roof rail, dan ground clearance lebih tinggi dibanding Xpander biasa.
_
Interior juga dibuat lebih berkelas sekaligus menyiratkan kesan adventure. Warna hitam pada interior tentu tidak membuatnya terlihat cepat kotor terutama ketika sehabis aktifitas outdoor lantas masuk ke mobil. Aksen merah pada interiornya menyiratkan kesan sporti yang tentunya cocok untuk tema crossover-nya.
_
Sektor engineering juga tidak luput untuk menegaskan identitasnya sebagai crossover. Seperti suspensi yang dituning khusus untuk melewati medan lebih berat serta kestabilan berkat katup sokbreker depan-belakang dan itu juga membuat Xpander Cross menjadi 225mm. Tak ketinggalan, Xpander Cross juga dilengkapi sejumlah fitur seperti Active Stability Control mengurangi peluang oversteer dan understeer serta juga cruise control agar nyaman ketika berkendara di jalan tol.
_
Xpander Cross dihargai mulai dari Rp. 267.700.000,- untuk transmisi manual dan Rp. 277.700.000,- untuk transmisi otomatis serta Rp. 286.700.000,- untuk premium package. Semenjak genre crossover atau SUV, berarti saingannya lebih ke Daihatsu Terios, Toyota Rush, Honda BR-V, dan DFSK Glory 560 dengan rentang harga setara dan sama-sama 7-penumpang. Dengan harga relatif mahal dibanding kompetitornya, akankah Xpander Cross berhasil memenangkan pasar?
_
bit.ly/34J4yku
www.autodigest.co

Music: hooksounds.com

04/12/2019

Dari sekian mobil produksi yang sekedar debut di Tokyo Motor Show (TMS) 2019, Daihatsu Rocky merupakan mobil pertama dijual. Di TMS 2019 Rocky sekedar debut dan pada waktu itu Daihatsu belum merilis ke publik termasuk nama mobilnya itu sendiri. Sekitar 29 tahun tidak beredar, Rocky kembali hadir dengan evolusi konsep SUV yang dulunya berkarakter “keras” sekarang menjadi “santai”.
_
Hal tersebut terlihat sekali dari styling yang relatif mengikuti tren SUV zaman sekarang atau bahkan lebih ke crossover ketimbang “jip”. Kalau tahu dulunya Rocky seperti apa, dan itu bukan Rocky keluaran ATPM karena di Jepang namanya Rugger, tentu terkesan jomplang. Untungnya garis bodi tajam serba trapezoidal ditambah two-tone yang membuat Rocky terlihat mencolok dan kontemporer walau berbeda karakter.
_
Interior terlihat lebih futuristik dengan garis-garis trapezoidal yang terlihat tajam serta corak jok terlihat kontemporer nan dinamis. Futuristis tersebut bukan hanya dari bentukan dasbor tetapi juga dari panel instrumen digital yang uniknya bisa gonta-ganti grafisnya. Dari interior juga semakin kentara bahwa sekarang Rocky lebih ke urban SUV ketimbang “jip” seperti pendahulunya.
_
Rocky merupakan SUV pertama Daihatsu serta mobil non-kei car Daihatsu yang memakai platform DNGA generasi terbaru. Rocky dibekali mesin 1000cc turbo dan transmisi D-CVT yang diklaim memiliki kesenangan menyetir mobil 1500cc namun lebih hemat BBM serta lebih ramah lingkungan. Sistem 4WD-nya sebatas dynamic torque control 4WD dimana pembagian torsinya hanya adaptif dengan permukaan jalan.
_
Rocky memiliki kembaran induk perusahaannya yakni Toyota Raize yang notabene pembedanya lebih ke eksterior dan juga harga lebih murah 26.000 Yen untuk base model-nya. Sepertinya kehadiran Rocky lebih menguntungkan Toyota karena tidak punya pendahulu Rocky dari segi nama, lebih murah, dan kesan “mini RAV4”. Dengan harga mulai dari 1.705.000 Yen 2WD dan itu gardan depan, apakah pantas SUV ini mengemban nama Rocky?
_
bit.ly/380hN2i
www.autodigest.co


Music: hooksounds.com

Want your business to be the top-listed Media Company in Bantenan?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Bantenan