Seputar Datarcae
Salah Paham Kasus "Maling Motor" di Cibeureum Berakhir Damai
CIBEUREUM – Ketegangan yang sempat menyelimuti Udin saat dicegat warga di kawasan Cibeureum akhirnya tuntas. Respon cepat dari pihak keluarga, yakni Arip (kakak Udin) dan Iman (kerabat Arip), menjadi kunci selesainya kesalahpahaman ini secara kekeluargaan.
Kronologi Penanganan
Setelah menerima kabar bahwa adiknya diberhentikan warga karena ciri-ciri pakaian yang mirip dengan pelaku curanmor di Kampung Cipicung, Arip tidak tinggal diam. Ia segera berkoordinasi dengan Iman, kerabat dekatnya, untuk bertindak sebagai pendamping bagi Udin di lokasi kejadian.
Kehadiran Iman di lokasi memberikan bantuan moral sekaligus penengah yang efektif antara Udin dan warga yang melakukan pencegatan.
Klarifikasi dan Fakta di Lapangan
Setelah dilakukan dialog, fakta-fakta berikut berhasil meluruskan situasi:
Murni Kebetulan: Penggunaan sweter hitam dan tas yang dibawa Udin hanyalah sebuah kebetulan yang sangat mirip dengan informasi ciri-ciri pelaku maling motor yang tengah dicari warga .
Tujuan Jelas: Udin sedang dalam perjalanan jalan kaki menuju kobong (pesantren) untuk menenangkan diri setelah sempat terjadi selisih paham dengan neneknya di rumah.
Bukan Target: Setelah dicek dan melalui mediasi, terbukti bahwa Udin bukanlah orang yang dicurigai sebagai pelaku kriminal tersebut.
Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Arip dan Iman memastikan bahwa kondisi psikologis Udin tetap terjaga meskipun sempat mengalami momen menegangkan di jalan. pendampingan dari kedua kerabatnya tersebut, warga yang mencegat akhirnya menyadari kekeliruan mereka.
"Alhamdulillah, semua sudah selesai dan clear. Udin bukan orang yang dimaksud (maling). Kami sebagai keluarga bersyukur masalah ini bisa diselesaikan dengan baik tanpa ada tindakan main hakim sendiri," ujar pihak keluarga.
Situasi di lokasi kini telah kondusif. Warga pun kembali dihimbau untuk tetap waspada namun tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah saat melakukan pengamanan di wilayahnya.
Seputar Datarcae: Banjir Genangi Area Jembatan Kampung Ciliman, Warga Diimbau Hati-hati
CILIMAN – Peringatan kewaspadaan dikeluarkan bagi warga yang beraktivitas di sekitar Kampung Ciliman pagi ini, Selasa (18/11/2025). Dilaporkan telah terjadi banjir yang menggenangi area jembatan di kampung tersebut.
Genangan air ini menyebabkan terganggunya akses lalu lintas utama warga desa. Ketinggian air di sekitar jembatan dilaporkan cukup signifikan sehingga menyulitkan kendaraan untuk melintas.
Sehubungan dengan kondisi ini, sebuah imbauan khusus telah disebarluaskan kepada masyarakat setempat.
"Bagi warga desa yang mau melintas [area Jembatan Kampung Ciliman], harap hati-hati," demikian bunyi peringatan yang diterima tim redaksi.
Warga diimbau untuk tidak memaksakan diri menerobos genangan air demi menghindari risiko kendaraan mogok atau hal-hal yang tidak diinginkan. Jika memungkinkan, warga disarankan untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan sampai kondisi air dipastikan surut dan aman untuk dilalui.
14/08/2025
jangan berkecil hati
semoga tahun depan giliran kamu 😇
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the public figure
Telephone
Website
Address
Desa Datarcae
Banten
42363
Opening Hours
| Monday | 07:00 - 17:00 |
| Tuesday | 07:00 - 17:00 |
| Wednesday | 07:00 - 17:00 |
| Thursday | 07:00 - 17:00 |
| Friday | 07:00 - 17:00 |