Futazora Shop

Futazora Shop

Share

28/12/2017

Assalammu'alaikum Agen dan Reseller Afrakids!
Kami tunggu dalam grand gathering Afrakids 2018 yaaa!!

Banyak pengisi acara yang seru, dan berpengalaman di bidangnya, loh!
Ada banyak juga informasi terkait Afrakids yang bisa kamu dapatkan!

Jangan sampai melewatkan acara seru ini!
Untuk Agen dan Reseller Afrakids, bisa mendaftar melalui agennya, atau bisa langsung klik link ini untuk mendaftar http://afra.id/gatheringafrakids2018 😊

17/12/2017

copas dari
Afrakids Supermamong

"Ayah, tadi Alif dengar obrolan kakak-kakak SMP. Mereka ngomongin mimpi basah. Mimpi basah itu apa sih yah?" tanya Alif kepada ayahnya.

"Kalau yang kamu dengar soal mimpi basah dari obrolan tadi apa Lif?" ayahnya bertanya balik.

"Gitu yah. Alif banyak gak ngertinya. Tadi Alif denger di warung selintasan yah" Alif menjawab sambil merasa malu.

"Oh, jadi mimpi basah itu tanda kalau kamu sudah Allah anggap sebagai orang dewasa Lif. Kalau kamu mimpi basah, kamu sudah harus menjadi laki-laki yang bertanggung jawab sama diri kamu sendiri. Kamu sudah seperti ayah, ada kewajiban-kewajiban agama yang harus kamu lakukan. Kamu tahu apa akibatnya kalau tidak melakukan kewajiban?" jelas ayahnya.

"Berdosa yah" jawab Alif.

"Benar. Malaikat Raqib dan malaikat Atid di samping kamu sudah mulai mencatat kebaikan dan keburukan yang kamu lakukan, seperti pada ayah. Mimpi basah itu tanda dari Allah kalau kamu sudah baligh" kata ayahnya lalu berhenti sejenak.

Ayahnya melanjutkan, "Saat kamu mimpi basah nanti, kamu bakal bermimpi berhubungan mesra dengan perempuan. Dan saat kamu bangun nanti, kemaluan kamu akan mengeluarkan cairan, yang disebut mani. Habis itu kamu harus mandi wajib, nanti ayah jelaskan cara mandi wajib ya. Sekarang ayah mau tunjukkan mani itu seperti apa. Yuk kita ke dapur, kita buat cairan yang mirip mani, supaya jelas"

"Ayo yah" jawab Alif.

"Yuk lelaki jagoan! Nanti kalau kamu sudah mimpi basah, beri tahu ayah ya. Nanti ayah akan mewisuda kamu, kamu sudah lulus dari anak-anak menjadi pemuda" kata ayahnya.

"Siap yah!"

Bunda ayah, salah satu hal yang perlu kita didik pada anak adalah persiapan aqil baligh. Diantaranya tentang mimpi basah yang menjadi tanda bahwa anak sudah baligh.

Ayah, membicarakan masalah tersebut merupakan tanggung jawab kita sebagai orang tua, yang nanti akan ditanyakan oleh Allah di akhirat. Hal ini masih terasa tabu untuk dibicarakan, namun harus dilakukan karena proses ini sangat penting dalam Islam. Obrolan mimpi basah ini sebaiknya dilakukan oleh ayahnya agar anak mendapatkan pelajaran tentang kemaskulinan ini dari sosok yang sudah mengalaminya.

Bagaimana cara membicarakan mimpi basah dengan anak lelaki?

Berikut ini tips-tipsnya yang disampaikan oleh psikolog, ibu Elly Risman, dimana untuk pertama kali, kita akan membicarakan tentang apa itu mimpi basah, bedanya mani dengan madzi, dan apa yang harus dilakukan jika keluar cairan tersebut.

Agar anak bisa membedakan antara mani dengan madzi, persiapkan terlebih dahulu alat-alatnya :

- Untuk mani : Aduk kanji/tepung sagu dengan air, jangan terlalu encer, hingga masih ada butir-butir kecilnya. Beri sedikit bubuk kunyit, hingga menjadi agak kuning. Taruh di wadah/botol.

- Untuk madzi : Beli lem khusus, seperti lem UHU.

Berikutnya siapkan waktu khusus dengan anak untuk membicarakannya. Apa saja yang harus disampaikan?

Pertama, sampaikan kepada mereka bahwa saat ini mereka telah tumbuh berkembang menjadi remaja, dengan adanya perubahan-perubahan pada fisik mereka. Dan sebentar lagi mereka akan memasuki masa puber/baligh. Contohnya, "Nak, ayah lihat kamu sudah semakin besar saja ya. Tuh coba lihat kamu sudah makin tinggi, suaramu sudah agak berat. Wah, anak ayah sudah mau jadi remaja nih. Nah ayah mau bicarain sama kamu tentang hal penting menjelang seorang anak menjadi baligh"

Kedua, ketika berbicara dengan anak laki-laki yang belum baligh, gunakan the power of touch. Sentuh bahu atau kepala mereka. Hal ini telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad yang sering mengusap bahu atau kepala anak laki-laki yang belum baligh. Hal ini dapat menumbuhkan keakraban antara ayah dengan anak.

Ketiga, gunakan juga jangkar emosi, yaitu panggilan khusus, yang bisa mendekatkan hubungan ayah dengan anak, misalnya "nak, buah hati papa, jagoan ayah" Dan lain-lain.

Keempat, sampaikan kepada anak kita tentang mimpi basah & mani, sebagai berikut :

- Bahwa karena ia telah memiliki tanda/ciri memasuki masa puber, maka pada suatu malam nanti, ia akan mengalami mimpi sedang bermesraan dengan perempuan yang dikenal ataupun tidak dikenal. Dan pada saat terbangun, ia akan mendapatkan cairan yang disebut mani. Ayah nantinya akan memberitahukan kepada anak contoh cairannya, yaitu cairan tepung kanji yang telah kita persiapkan. Peristiwa itu disebut mimpi basah.

- Jika seorang anak laki-laki telah mengalami mimpi basah, tandanya ia sudah menjadi seorang remaja muda. Dan mulai saat itu, ia sudah bertanggung jawab kepada Tuhan atas segala perbuatan yang ia lakukan, baik berupa kebaikan maupun keburukan. Pahala dan dosa atas perbuatannya itu akan menjadi tanggungannya. Dalam agama Islam, ia disebut sudah mukallaf.

- Beritahukan kewajiban yang harus dilakukan setelah mengalami mimpi basah, yaitu :
1. Bersihkan kemaluan dari cairan sperma yang masih menempel.
2. Cuci kedua tangan.
3. Berniat untuk bersuci ("Aku berniat mensucikan diri dari hadats besar karena Allah").
4. Berwudhu.
5. Mandi, minimal menyiram air ke bagian tubuh sebelah kanan tiga kali, dan ke bagian sebelah kiri sebanyak tiga kali, hingga seluruh anggota tubuh terkena air.
6. Cuci kaki sebanyak tiga kali.

Kelima, jika ia melihat hal/gambar yang tidak pantas dilihat oleh anak (gambar yang tak senonoh), maka bisa jadi, ia akan mengeluarkan cairan yang disebut madzi. Ayah nantinya akan memberitahukan kepada anak contoh cairannya, yaitu lem UHU. Yang cara membersihkannya cukup dengan mencuci kemaluan, mencuci tangan, lalu berwudhu.

Hal-hal diatas harus dilakukan. Ingatkan pada anak, jika ia tidak melakukannya, ia tidak bisa sholat dan tidak bisa membaca Al-Quran.

Setelah ayah terangkan, mintalah anak untuk mengulangi apa yang telah disampaikan. Itulah tips menyiapkan anak menghadapi mimpi basah dari ibu Elly Risman.

Selamat menyiapkan anak lelaki menghadapi salah satu fase kehidupan terpenting dalam hidupnya!

supermamong.agenafrakids.com

18/10/2017

Repost Afrakids

Di Surga Ada Dufan Nggak Yah? (Usia 7+)

Liburan sekolah kali ini, Alif pergi ke Dufan bersama keluarga besarnya. Selain orang tuanya, paman bibi dan sepupu-sepupunya ikut juga. Alif merasa sangat senang bisa menaiki berbagai macam wahana yang seru dan menegangkan.

Saat tiba waktu makan siang, mereka makan bersama di satu restoran cepat saji. “Seru ya hari ini, Lif,” kata ayahnya membuka pembicaraan.

“Iya. Seru banget Yah. Apalagi pas tadi naik bumper car!” seru Alif kegirangan.

“Iya, ayah juga ingat waktu ayah masih kecil. Senang sekali bisa ke sini,” kata ayahnya.

“Yah, Alif mau tanya. Kalau di surga nanti ada Dufan nggak ya? Seru banget tuh kalau ada,” tanya Alif.

“Lif, di surga nanti, Allah mengabulkan apa pun yang penghuni surga minta,” jawab ayahnya.

“Apa pun, Yah?” Alif ingin menegaskan.

“Iya Lif, apa pun yang penghuni surga mau, Allah akan berikan. Lif, yang ada di dunia itu gak ada apa-apanya kalau dibandingkan surga. Apa pun hal-hal yang seru dan indah di dunia, di surga itu adanya yang jauh lebih indah dan jauh lebih seru dari itu,” ayahnya menjelaskan.

“Wah, jadi lebih seru dari di sini ya, Yah,” Alif menimpali.

“Iya Lif,” kata ayah sambil mengusap-usap kepala anak lelakinya ini, “Jagoannya Ayah, nanti kita sama-sama ke surga sekeluarga ya.”

“Iya, Ayah!” seru Alif.

Ayah Bunda,

Surga adalah janji Allah bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa kepada-Nya. Mengenalkan surga kepada anak merupakan bagian dari pendidikan untuk memotivasi anak berbuat baik.

Setelah anak mengenal surga, bisa jadi anak akan bertanya-tanya di surga ada apa saja. Anak bisa jadi akan bertanya apakah hal-hal yang dia sukai di dunia ada juga di surga. Misalnya apakah di surga ada es krim, apakah di surga ada mainan, dan berbagai kesenangan yang pernah dia rasakan.

Ada 2 jawaban yang terasa benar, namun bisa berakibat buruk.

Yang pertama adalah jika kita menjawab, “Ada, itu ada di surga.” Jawaban ini kita berikan dengan menggunakan logika qiyas, dengan harapan bisa memotivasi anak untuk mengejar surga. Sayangnya jawaban ini tidak tidak berdasarkan ilmu, hanya berdasarkan kira-kira kita saja.

Sementara itu, bisa jadi kita menjawab, “Tidak ada, Nak. Tidak ada dalilnya.” Jawaban ini bisa jadi malah meruntuhkan motivasi anak. “Ah, aku gak mau ke surga kalau begitu,” anak bisa jadi menjawab seperti ini.

Jawaban kedua ini akibatnya malah lebih buruk. Saat anak bertanya tentang agama, kita harus memperhatikan kondisi psikologis anak, jangan terbatas pada kata-kata yang anak ucapkan.

Lalu, saat anak bertanya tentang surga sesuai imajinasinya? Jawaban seperti apa yang bisa kita berikan?

Pertanyaan seperti ini bisa kita jawab dengan kaidah berikut ini.

1. Jika ada jawaban berdasarkan dalil khusus maka harus di jawab dengan jawaban tersebut. Misalnya jika anak bertanya apakah di surga kita bisa minum susu sepuasnya?

Kita bisa menjawab di surga nanti ada sungai susu, sesuai ayat Quran yang artinya, “…Ada sungai-sungai dari susu yang rasanya tidak berubah” (QS Muhammad: 15)

2. Jika tidak ada dalil khusus yang kita ketahui, kita bisa menggunakan dalil umum. Contohnya pada pertanyaan Alif, “Apakah di surga ada Dufan?” Tentu saja tidak ada dalil syar’I tentang hal ini.

Namun kita harus menjaga jiwa anak-anak sambil juga menjaga agar jawaban kita sesuai syariat. Untuk itulah kita bisa mengambil ayat atau hadits umum tentang kenikmatan surga seperti jawaban ayah di atas, “Di surga nanti kamu bisa meminta apa pun,” “Yang ada di surga jauh melebihi yang ada di dunia.”

Ini sesuai ayat-ayat Quran yang artinya.

“Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki, dan pada kami ada tambahannya.” (QS Qaf: 35)

“Katakanlah: ‘Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS An-Nisa’ : 77)

Motivasi anak untuk bersama-sama memperjuangkan surga. Karena kita butuh bantuan anak-anak kita untuk meninggikan derajat kita di surga nanti.

Semoga Allah mengumpulkan kita semua di surga-Nya kelak. Aamiin Ya Allah.

Pustaka: Ashari, Budi, Lc. 2016. Buku Panduan Menyiapkan Masa Baligh: Remaja, Antara Hijaz dan Amerika. Depok: Pustaka Nabawiyyah.

Cek bazarafra.com

Photos from Futazora Shop's post 15/06/2017

Lebaran bersama AFRAKIDS yuk

Yang mau lihat kolesinya silahkan klik.di ...isnafutazora.bazarafra.com

Atau mau jadi pengedar nya juga bisa
isnafutazora.agenafrakids.com

Want your business to be the top-listed Clothing Store in Banjarmasin?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Website

Address


Jalan Nakula 14 No. 6 RT. 26 Komplek Bumi Pemurus Permai
Banjarmasin
70248

Opening Hours

Monday 10:00 - 21:00
Tuesday 10:00 - 21:00
Wednesday 10:00 - 21:00
Thursday 10:00 - 21:00
Friday 10:00 - 21:00
Saturday 10:00 - 21:00
Sunday 10:00 - 21:00