Historical Life
08/06/2026
Pada masa kemajuan Kepandjen (dekat Malang) dan Wlingi: dibangun jembatan Bailey. 1948
08/06/2026
Sejarah Singkat Yamaha RD125
Yamaha RD125 adalah motor sport 2-tak (two-stroke) berkapasitas 125 cc yang diperkenalkan pada awal tahun 1970-an sebagai bagian dari keluarga RD (Race Developed) milik Yamaha Motor Company. Seri RD terkenal karena performanya yang tinggi untuk ukuran mesin kecil dan menjadi salah satu ikon motor sport 2-tak pada zamannya.
Timeline Perkembangan
1973–1974
RD125 lahir sebagai penerus seri AS3/AX125.
Menggunakan mesin 2-silinder, 2-tak, berpendingin udara dengan teknologi reed valve (Torque Induction).
Mulai menggunakan rem cakram depan yang saat itu tergolong modern untuk motor 125 cc.
1976
Mendapat penyegaran desain menjadi lebih kotak dan modern.
Karakter tenaga diperbaiki, knalpot diperpanjang untuk mengurangi kebisingan, serta rangka diperkuat.
1978–1980
Perubahan pada warna, grafis, dan beberapa komponen.
Beberapa versi mulai menggunakan velg cor (cast wheel).
Menjadi salah satu motor sport 125 cc paling populer di Eropa.
1982
Seri RD125 bermesin twin 2-tak berpendingin udara digantikan oleh Yamaha RD125LC, yang menggunakan mesin satu silinder berpendingin cairan (liquid cooled).
Keunggulan Yamaha RD125
Mesin 2-tak responsif dan bertenaga.
Bobot ringan sehingga lincah dikendarai.
Teknologi sport yang maju untuk era 1970-an.
Menjadi dasar bagi berbagai motor balap Yamaha berkapasitas kecil.
Fakta Menarik
Nama RD berarti "Race Developed", menunjukkan bahwa teknologi yang digunakan terinspirasi dari pengalaman Yamaha di dunia balap.
Saat ini RD125 menjadi motor klasik yang cukup diburu kolektor karena suara khas mesin 2-taknya dan nilai historisnya.
Infografis Singkat
🏍️ YAMAHA RD125
📅 Produksi: 1973–1980
⚙️ Mesin: 125 cc, 2-silinder, 2-tak
❄️ Pendingin: Udara
🏁 Arti RD: Race Developed
🔧 Teknologi unggulan: Reed Valve & Rem Cakram Depan
⭐ Kelebihan: Ringan, kencang, sporty
🏆 Status: Motor klasik legendaris Yamaha
07/06/2026
Sejarah Mobil Hardtop di Indonesia
Ketika orang Indonesia menyebut "Hartop" atau "Hardtop", yang dimaksud hampir selalu adalah Toyota Land Cruiser FJ40 dan varian dieselnya, Toyota Land Cruiser BJ40. Nama "Hardtop" berasal dari model dengan atap keras (hard top), berbeda dengan versi atap kanvas yang bisa dibuka-tutup.
Awal Mula Land Cruiser
Sejarahnya berawal dari kendaraan militer Toyota bernama Toyota Jeep BJ yang diperkenalkan pada tahun 1951. Pada tahun 1954, nama tersebut resmi berubah menjadi Land Cruiser. Setelah itu Toyota mulai mengekspor kendaraan ini ke berbagai negara dan mengembangkan generasi-generasi berikutnya.
Masuk ke Indonesia
Menurut berbagai catatan otomotif, Land Cruiser Seri 40 mulai dikenal di Indonesia pada dekade 1960-an. Salah satu kisah yang sering disebut adalah kunjungan pejabat militer Indonesia ke Jepang yang melihat penggunaan Land Cruiser FJ40 sebagai kendaraan militer. Sejak saat itu kendaraan ini mulai masuk dan digunakan di Indonesia.
Masa Kejayaan Tahun 1970–1980-an
Pada era 1970-an hingga 1980-an, Hardtop menjadi simbol kendaraan tangguh dan prestisius. Mobil ini banyak digunakan oleh:
Instansi pemerintah
TNI dan kepolisian
Perusahaan pertambangan dan perkebunan
Penggemar petualangan dan off-road
Kemampuan 4WD (penggerak empat roda), konstruksi yang kuat, dan kemudahan perawatan membuatnya sangat cocok untuk medan berat Indonesia.
Mengapa Dijuluki "Mobil Penc*lik"?
Bagi generasi 1980–2000-an, Hardtop sering muncul dalam film dan sinetron Indonesia sebagai kendaraan para penj4hat atau penc*lik. Karena itu muncul julukan populer "mobil penc*lik", meskipun tentu saja kendaraan ini sebenarnya digunakan untuk berbagai kebutuhan resmi dan sipil.
Akhir Produksi dan Status Legenda
Land Cruiser Seri 40 diproduksi sejak 1960 hingga pertengahan 1980-an. Produksi globalnya dihentikan sekitar tahun 1984–1986, lalu digantikan oleh generasi Land Cruiser yang lebih modern. Namun di Indonesia, nama "Hardtop" tetap melekat kuat pada Seri 40.
Hardtop Saat Ini
Kini Hardtop menjadi kendaraan koleksi yang sangat dicari. Unit yang direstorasi dengan baik bisa bernilai ratusan juta hingga lebih dari satu miliar rupiah, tergantung kondisi, keaslian, dan kelangkaannya. Di kalangan pecinta otomotif Indonesia, Hardtop dianggap sebagai salah satu ikon mobil klasik paling legendaris.
07/06/2026
Apa ada yg tau soekarno di mana ?
06/06/2026
Potret seorang 4nak dengan tentara Belanda yang sedang memindahkan barang ke pedati di Muara Enim, sekitar Juli 1948. • 📸: Nationaal Archief - Bosman/DLC
05/06/2026
🔥 Suara mesin 2-taknya khas dan sulit ditiru motor modern.
🔥 Tarikan spontan yang bikin sensasi berkendara lebih seru.
🔥 Desainnya sederhana, tapi punya aura motor legenda.
🔥 Banyak kenangan bagi generasi 90-an hingga 2000-an.
🔥 Komunitasnya masih besar dan solid sampai sekarang.
🔥 Nilai jualnya tetap tinggi, bahkan beberapa unit makin diburu kolektor.
RX KING UMURNYA SUDAH TUA, TAPI KENAPA MASIH BANYAK YANG MENCARINYA?
Ada motor modern yang lebih irit, lebih nyaman, dan lebih canggih. Tapi sampai hari ini RX King tetap punya tempat di hati banyak orang.
Kalau disuruh pilih GRATIS:
🏍️ RX King Original Mulus atau
🏍️ Motor Matic Baru?
Jawab di komentar dan kasih alasannya! 👇🔥
05/06/2026
Air terjun Sindoelang Tjitjalengka Bandoeng-Sumedang, sekitar tahun 1925. • 📸: Leiden University Libraries
04/06/2026
Apa Yang Mereka Obrolin Saat Itu Ya ?
Di Garis Status Quo Medan. Sersan Piet de Moor memeriksa dua pejalan kaki yang kembali dari daerah republik di seberang sungai Asahan. 10 Juni 1946
04/06/2026
Pria Indonesia yang diik4t t4li, diinterogasi oleh pria Indonesia berpeci. Sementara di belakang, tentara Belanda mentertawakan. Reportase: Cianjur, Sukabumi dan Bogor (Jawa-Barat). 13 Desember 1947 Colorized oleh oud indie
02/06/2026
Warga Dan Kerbau pedati di stasion Padang, Sumatra-Barat, 1890 -1892 📷 KITLV
Editor By
Arsyad Kita Peduli
Arsyad Generations
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the museum
Website
Address
Banjarmasin
72276