CAR 3i-Networks

CAR 3i-Networks

Share

24/06/2020

" Waspada! 5 Hal Ini Bisa Buat Masa Depan Suram "

Sadar atau tidak manajemen finansial punya peran penting dalam mencapai tujuan dan mewujudkan masa depan cerah. Tapi sebagian besar orang justru punya masalah finansial seperti utang, gaya hidup konsumtif, dan sebagainya.
Nah, sebagai alarm yuk kita lebih waspada! Jika ingin mencapai tujuan yang membawa bahagia dan sukses, pastikan Anda hati-hati dengan 5 hal ini.
#1 Tidak Punya Tabungan
Biasanya, saat tahu masih memiliki uang, keinginan untuk belanja semakin tinggi. Apalagi jika memiliki kartu kredit yang menawarkan kemudahan pemakaian. Nah, demi masa depan cerah nanti, yuk mulai menekan keinginan ini itu yang kurang perlu dan mulai menabung.
#2 Tidak Punya Rencana Masa Depan
Keinginan menikmati hidup dan bersenang-senang saat muda itu bisa jadi jebakan juga. Anda jadi kurang memikirkan rencana masa depan dan menyepelekan keadaan finansial. Jika ini terus dibiarkan, Anda bisa terjebak berbagai persoalan finansial yang membuat rumit kehidupan.
#3 Tidak Punya Investasi Sama Sekali
Ketika masih muda cobalah berinvestasi apapun bentuknya. Investasi ini akan menjaga nilai kekayaan Anda. Jika suatu saat butuh uang, Anda pun tak lagi kebingungan karena memiliki tabungan berupa investasi.
#4 Gaya Hidup Konsumtif
Faktanya, semakin besar penghasilan semakin besar p**a keinginan untuk membeli ini dan itu. Coba rem diri sendiri dengan belanja sesuai prioritas kebutuhan saja. Jika masih ada sisa alihkan saja untuk hal yang lebih bermanfaat di masa depan seperti menabung, bisnis, investasi, dan sebagainya.
#5 Utang yang Tak perlu
Ini adalah satu hal paling berbahaya dalam finansial seseorang. Sebisa mungkin hindari, bahkan untuk hal-hal yang tidak mendesak. Jangan mudah tergiur berbagai bentuk penawaran yang justru menjebak Anda dalam utang.
Jika Anda sudah terlanjur melakukan 5 hal di atas dan memiliki persoalan finansial tak perlu khawatir. Ada sejumlah solusi yang bisa dicoba dan salah satunya adalah bergabung bersama 3i nnetworks .
Semoga bermanfaat!

07/01/2019

Hal yang paling menantang dalam masalah keuangan adalah inflasi, bahasa sederhananya kenaikan harga.
fakta ini tidak bisa dibantah oleh siapapun di indonesia rata-rata inflasi diantara 7-10% pertahun.
tahun 2000 uang 1 juta bisa mencukupi kebutuhan keluarga untuk sebulan, bandingkan dengan hari ini 1 juta hanya bisa memenuhi kebutuhan satu orang saja dalam sebulan itupun di cukup-cukupkan.
Inflasi tidak hanya terjadi diharga barang saja, inflasi juga terjadi di biaya pendidikan yang rata-rata bisa mencapai 10-15% pertahunnya, belum lagi di biaya rumah sakit dll.

hal ini tidak sebanding dengan kenaikan gaji yang hanya berkutat pada level 5-7% saja.
bicara soal pensiun untuk saat ini pemerintah hanya mengkrop tunjangan atau gaji pensiun 70% dari gaji pokok, tinggal di kalkulasi saja berapa gaji pokok hari ini. tambah rumit jika kita bicara lapangan kerja yang semakin hari semakin sulit didapatkan.

Inilah fakta yang memicu kenapa kita harus berinvestasi?.
karena hanya investasi yang bisa mengalahkan inflasi. dihitung rata-rata presentasi kenaikan hasil investasi mencapai 14-20% pertahunnya.

3i Networks, mengambil sebuah langkah cerdas dan merakyat untuk mengatasi persoalan tersebut.
3i memberi jalan keluar yang sangat alternatif bagi semua level masyarakat, dengan programnya Investasi bagi hasil 14-20% pertahun, nasabah juga diproteksi ansuransi jiwa puluhan juta, dan juga memberi solusi bagi setiap nasabah yang bermasalah dengan lapangan pekerjaan, 3i Networks juga memberikan hak bisnis Networks.

08/12/2018

❤💚 TIGA AJARAN AYAH 💚❤

Presiden Xi Jin Ping dari Tiongkok
berkata:

Ketika saya masih kecil, saya sangat egois, selalu mengambil yang terbaik untuk diri saya sendiri. Perlahan-lahan, semua orang meninggalkan saya dan saya tidak punya teman. Saya tidak berpikir itu salah saya tetapi saya mengkritik dan menyalahkan orang lain.

Ayah saya memberi saya 3 kalimat untuk membantu saya dalam hidup.

Suatu hari, ayah saya memasak 2 mangkuk mie dan meletakkan 2 mangkuk di atas meja. Satu mangkuk hadir dengan satu telur di bagian atas mie dan mangkuk lainnya tidak memiliki telur di atasnya.

Ayah berkata, "Anakku. Silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan ”. Telur sulit didapat saat itu! Hanya bisa makan telur selama festival atau Tahun Baru. Tentu saja saya memilih mangkuk dengan telur! Saat kami mulai makan. Saya mengucapkan selamat kepada diri saya sendiri atas pilihan dan keputusan bijak yang saya lakukan dan mendapatkan telur itu. Lalu saya terkejut ketika ayahku makan mie, ada dua telur di bawah mangkuknya, tersembunyi di bagian bawah mie! Saya sangat menyesal! Dan memarahi diriku sendiri karena terlalu terburu-buru dalam keputusanku. Ayah saya tersenyum dan iba kepada saya,

”ANAKKU KAMU HARUS INGAT APA YANG DILIHAT MATAMU MUNGKIN TIDAK BENAR.”
JIKA KAMU BERNIAT MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI ORANG LAIN, KAMU AKAN BERAKHIR DENGAN KEKALAHAN !”

Keesokan harinya, ayah saya kembali memasak 2 mangkuk mie: satu mangkuk dengan telur di atasnya dan mangkuk lainnya tanpa telur di atasnya. Sekali lagi, dia meletakkan dua mangkuk di atas meja dan berkata kepada saya, ”Anakku. Silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan? ”Kali ini saya lebih pintar. Saya memilih mangkuk tanpa telur di atasnya. Yang mengejutkan saya, saat saya memisahkan mie di atas, tidak ada satu pun telur di dasar mangkuk! Sekali lagi ayah saya tersenyum dan berkata kepada saya,

“ANAKKU, KAMU TIDAK HARUS SELALU BERGANTUNG PADA PENGALAMAN, KARENA KADANG-KADANG, HIDUP DAPAT MENGECOHMU ATAU MENIPU KAMU. TETAPI KAMU TIDAK BOLEH TERLALU JENGKEL ATAU BERSEDIH, PERLAKUKAN SEBAGAI PENGETAHUAN YANG KAMU DAPAT SEBAGAI PROSES PEMBELAJARANMU. DAN KAMU TIDAK AKAN MENDAPATKAN PELAJARAN SEMACAM INI DARI BUKU TEKS.”

Hari ketiga, ayah saya lagi memasak 2 mangkuk mie, lagi satu mangkuk dengan telur di atas dan mangkuk lainnya tanpa telur di atasnya. Dia meletakkan 2 mangkuk di atas meja dan kembali berkata kepada saya, ”Anakku. Silahkan kamu pilih. Mangkuk mana yang kamu inginkan?”. Kali ini, aku memberi tahu ayahku, "Ayah, kamu pilih dulu. Ayah adalah kepala keluarga dan berkontribusi paling banyak kepada keluarga." Ayah saya tidak menolak dan memilih mangkuk dengan satu telur di atasnya. Saat saya makan semangkuk mie saya, di hati saya berkata pasti tidak ada telur di dalam mangkuk. Yang mengejutkan saya! Ada dua telur di dasar mangkuk. Ayah saya tersenyum kepada saya dengan cinta di matanya,

"ANAKKU, KAMU HARUS INGAT! KETIKA KAMU BERPIKIR UNTUK KEBAIKAN ORANG LAIN, MAKA HAL-HAL BAIK AKAN SELALU TERJADI PADA DIRIMU!"

Saya selalu ingat 3 nasehat ayah saya dan hidup dengan melakukan sesuai nasihatnya.
Dan benar, saya bisa sukses.. ❤😊


23/11/2018

GAGAL MENYISAKAN UANG UNTUK ORANG TUA SENDIRI TIAP BULAN ???

Ketahui Sebabnya, Baca ini !!!

Sebagai anak, sudah menjadi kewajaran, ada rasa ingin membantu orang tua dengan menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan..?

Tetapi, kebutuhan hidup yg terus meningkat, dari mulai kebutuhan pokok yg terus naik harganya, biaya anak sekolah yg semakin mahal, listrik & BBM yg terus naik, juga aneka kebutuhan yg tidak terduga yg terus datang bertubi-tubi.

Sebut saja misal biaya perawatan kendaraan, anak minta ganti HP, rumah bocor, iuran anak di sekolah, kondangan, sumbangan lingkungan,dll.

Praktis, akhirnya rencana kirim uang untuk orang tua pun batal. Anda berpikir, ya bulan depanlah untuk orang tua.
Dan rangkaian peristiwa diatas kembali lagi terjadi.

Anda pernah mengalaminya? Atau selalu mengalami ??

Anda berpikir, nanti kalau sudah longgar, saya akan bantu orang tua.

Tahukah anda, hal itu terjadi karena kesalahan mindset didalam pikiran anda.

Pernahkan anda berpikir, apakah orang tua waktu merawat anda, lalu dia akan mengutamakan kebutuhan mereka atau kebutuhan anda sendiri ?

Tidak masalah orang tua tahan lapar, asal bisa lihat anak kenyang.

Orang tua, sendirian bisa merawat anaknya yg banyak.

Tetapi, anak yg banyak, tak sanggup sekedar merawat 1- orang tua..!

Maka, mindset anda harus dirubah !

1. Jangan sisakan dari penghasilan, tapi ALOKASIKAN.

Kalau tujuannya menyisakan, maka yg terjadi anda tidak akan ada sisa.

Tega sekali anda???

Memberi pada orang tua hanya sisanya..!

Apa anda pikir orang tua dulu ketika merawat anda juga memberikan sisa..?
Tidak....!!

Anda diutamakan..! Begitu terima penghasilan, langsung pertama ambil alokasi dana, transfer buat orang tua.

2. Jangan menunda karena masih kekurangan! Anda kekurangan itu karena anda tidak memperhatikan orang tua.

Maka, kalau mau rizqi berlimpah, dahulukan orang tua.

3. Apa yg kau perbuat pada orang tuamu, itulah yg akan diperbuat anakmu kelak. !!!!!

Kau abaikan orang tuamu di hari senjanya, maka lihat saja, nanti anakmu juga akan mengabaikanmu dihari senjamu.

Ajarkan anak mencintai orang tuanya dengan mereka melihat langsung bagaimana anda memperlakukan orang tua.

4. Jangan kau menjadi beban orang tuamu... Sampai kamu sendiri juga menjadi tua...??

Lantas, kapan kamu ingin membahagian kedua orang tuamu...!!

Atau...mungkin kamu menunggu mereka wafat dahulu...?? Baru kemudian kamu menangis dan pura-pura menyesal...??? 😩😩

Jangan sia-siakan waktu yg ada.., karena kematian tidak bisa ditunda dan tidak menunggu kamu menyadarinya dulu

Ingatlah... semakin hari, semakin berkurang usia kita dan usia orang tuamu... Dan semakin mendekati "AJAL MENJEMPUT"

Maka, jika anda membaca tulisan ini, detik ini juga, alokasikan dana untuk orang tua kita.
Bahagiakan Mereka...
Berdoalah selalu untuk Mereka...

Setelah itu, copas tulisan ini, bagikan kepada adikmu, kakakmu, anakmu, sahabatmu, dan biarkan mereka merenung dan memutuskan untuk segera mencintai orang tua dengan tindakan yang Nyata !.

Want your business to be the top-listed Business in Bandung?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Bandung
40287